|
:: Abstract List ::

Page 3 (data 61 to 90 of 128) | Displayed ini 30 data/page << PREV
1 2 3 4 5 NEXT >>
| 61 |
Pendidikan |
ABS-81 |
|
Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Literasi Digital untuk Mencegah Cybersex pada Remaja Desa Wisata Elais Retnowati, Retno Dwi Lestari, Anan Sutisna, Hanifa Alya Lestiani, Adya Listia Ramadhanti
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Meningkatnya penggunaan internet di kalangan remaja membawa dampak positif maupun negatif. Salah satu ancaman yang kian meningkat adalah cybersex, yang dapat mempengaruhi kesehatan mental dan perilaku seksual remaja. Desa wisata yang menjadi tempat interaksi sosial yang luas juga menjadi titik rawan bagi penyebaran fenomena ini. Oleh karena itu, program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi serta bahaya cybersex melalui pendidikan interaktif dan kampanye digital. Target luaran dari program ini meliputi peningkatan literasi digital, penyuluhan kesehatan reproduksi, serta terbentuknya kelompok remaja peduli internet sehat. Pendekatan yang digunakan adalah penyuluhan, workshop, dan pendampingan komunitas remaja di desa wisata. Dengan adanya program ini, diharapkan remaja lebih bijak dalam menggunakan internet serta mampu menghindari risiko cybersex. Kegiatan diikuti oleh 25 remaja Desa Sukaharja. Hasil kegiatan menunjukkan remaja memahami ancaman KGBO melalui penggunaan media sosial, mengetahui penggunaan bijak media sosial untuk mencegah KGBO, dan mengetahui langkah yang diambil jika mengalami KGBO.
Keywords: Kesehatan Reproduksi, Cybersex, Remaja, Literasi Digital, Desa Wisata
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Retno Lestari)
|
| 62 |
Pendidikan |
ABS-82 |
|
KOLABORASI TEATER TARI SEBAGAI MEDIA DIPLOMASI BUDAYA INDONESIA DAN MALAYSIA Dinny Devi Triana1, Deden Haerudin, Norzizi Zulkafli, Ryan Arthur, Siti Fatmasari, Fikri Nurcahya, Hasanah
Universitas Negeri Jakarta, Indonesai- Universitas Teknologi Mara, Malaysia
Abstract
Teater tari merupakan perkembangan dari seni tradisi yang menjadi perhatian akademisi untuk dianalisis, digali, bahkan dielaborasi dengan seni lainnya, sehingga menjadi satu kemasan pertunjukan yang disebut sebagai seni kontemporer. Kesamaan budaya Indonesia dengan Malaysia dalam teater tari tradisional sudah dikenal di masing-masing negara, bahkan sering menjadi bahan kajian. Pada kegiatan Pengabdian Masyarakat ini, UNJ mengajak berkolaborasi karya yang akan dipentaskan masyarakat Malaysia dalam hal ini mahasiswa UiTM. Proses dari kolaborasi ini akan menjadi media diplomasi budaya untuk bersama-sama saling mengenalkan, memahami, dan mempelajari nilai-nilai budaya di kedua negara. Kegiatan akan dilakukan dalam bentuk workshop yang dilakukan secara daring dan luring. Dimulai dari perencanaan melalui brainstorming dan penggalian ide melalui identifikasi keunikan teater tari MakYong dan Lenong, 2) penyusunan naskah dramatik teater tari yang akan dikolaborasikan, 3) Latihan bersama, evaluasi atau forming, 4) Pementasan. Metode eksplorasi, improvisasi, dan forming dilakukan untuk mendapatkan karya teater tari, dengan responden sebagai penari mahasiwa dari UiTM. Hasil dari karya tersebut diharapkan dapat menjadi bahan ajar diantara kedua negara di masing-masing prodi, serta dapat mengembangkan kerja sama di bidang lainnya antar dua negara. Keterukuran dari keberhasilan kegiatan ini dilakukan melalui testimoni ke dalam bentuk kuesioner kepada mitra, dengan indikator berupa kepuasan, kekurangan, saran, dan tindak lanjut.
Keywords: Workshop- Teatar Tari- Media Diplomasi Budaya- Seni Budaya- Lenong- MakYong
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (D Devi Triana)
|
| 63 |
Pendidikan |
ABS-84 |
|
Creative Pedagogy Training for School Counselors: Strategies to Foster Joyful and Meaningful Learning in Guidance and Counseling Services Susi Fitri (1), Mohamad Saripudin (2) , Irsyad Ridho (3), Carol Carter (4), Paul Gardner (5)
123 Universitas Negeri Jakarta, Jakarta, Indonesia
45 Curtin University, Perth, Australia
Abstract
The professional competence of school counselors in providing guidance and counseling services in schools needs to be improved. An extensive training program is needed to overcome the problem of weak professional competence of school counselors. This community service program aims to develop the professional competence of counselors, especially enriching the methods of providing guidance and counseling services through creative pedagogy. This community service is included in the type of international collaboration between Jakarta State University and Curtin University. The methods used consist of socialisation, training, mentoring, making learning videos, evaluation, and follow-up. The implementation of socialisation is carried out by distributing brochures via a WhatsApp Group. The training was carried out for two days, namely on May 27 and 28, 2025. Mentoring was carried out during two sessions, which were conducted online. Evaluation was carried out during the training process, and the results were. Follow up is the development of other programs to develop counselor competence with ABKIN Jakarta and the development of books containing a collection of RPP/RPL from the results of the training.
Keywords: Creative pedagogy, counselor competence, joyful learning, deep learning.
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Mohamad Saripudin)
|
| 64 |
Pendidikan |
ABS-85 |
|
Implementasi Pendekatan Deep Learning Dalam Pembelajaran Motorik Kasar Anak Usia Dini Di Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta Winda Gunarti
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Istilah Deep Learning menjadi trending topic pasca Mendikdasmen Abdul Mu^ti menyampaikan hal tersebut dalam sebuah dialog singkat. Ibarat sebuah bola salju, istilah deep learning semakin menjadi diskursus di kalangan pengamat dan praktisi pendidikan. Agar tidak terjadi miskonsepsi, pak Mu^ti menyampaikan bahwa deep learning bukanlah sebuah kurikulum, apalagi akan menjadi pengganti kurikulum merdeka, tetapi deep learning merupakan pendekatan pembelajaran yang bisa digunakan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memahami materi pelajaran. Deep learning ditopang oleh tiga pilar, yaitu mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning.
Pendidik PAUD sebagai sosok yang berada di garda terdepan layanan pendidikan anak usia dini, selayaknya harus bisa menjadi sosok yang mampu menjadi ujung tombak dalam mengimplementasikan pendekatan deep learning dalam pembelajaran anak usia dini, termasuk dalam melakukan stimulasi pembelajaran motorik kasar anak usia dini sebagai salah satu aspek perkembangan yang harus distimulasi agar optimal perkembangannya. Ada
Melalui kegiatan Workshop Implementasi Pendekatan Deep Learning Dalam Pembelajaran Motorik Kasar Anak Usia Dini diharapkan para pendidik PAUD dapat meningkatkan kompetensinya dalam merancang program stimulasi perkembangan motorik secara aktif, kreatif dan menyenangkan.
Keywords: Deep Learning- Mindful Learning- Meaningful Learning- Joyful Learning
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Winda Gunarti)
|
| 65 |
Pendidikan |
ABS-86 |
|
INTEGRASI PROSES SENTRIFUGASI DAN ELEKTROKOAGULASI SEBAGAI INOVASI PEMURNIAN BIODIESEL DARI MINYAK JELANTAH BAGI SISWA SMK MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN Mar^atul Fauziyah*, Christina Wahyu Kartikowati, Diah Agustina Puspitasari, A.S. Dwi Saptati Nur Hidayati, Juliananda, Savitri Dini Maharani, Rahmat Ari Setyawan, Ahmad Khoirudin, Danish Arya Firdaus, Anjar Maulana Afriansah, Arif Syuqron Fikransyah
Departemen Teknik Kimia, Universitas Brawijaya, Indonesia
Abstract
Pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku biodiesel merupakan salah satu solusi pengelolaan limbah rumah tangga sekaligus sebagai alternatif energi terbarukan. Namun, biodiesel hasil transesterifikasi minyak jelantah ini seringkali mengandung banyak pengotor berupa gliserol, sabun, dan sisa katalis yang dapat menurunkan kualitas biodiesel. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan inovasi pemurnian biodiesel melalui integrasi proses sentrifugasi dan elektrokoagulasi kepada siswa keahlian teknik kimia industri di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. Proses sentrifugasi dilakukan guna mempercepat pemisahan fase biodiesel dan gliserol, sedangkan elektrokoagulasi untuk mengendapkan pengotor terlarut secara lebih efektif dan efisien. Proses ini menghasilkan waktu pemurnian yang lebih singkat dibandingkan metode konvensional dengan wet dan dry washing. Pelatihan dilakukan secara praktik di laboratorium SMK dengan melibatkan siswa secara aktif dalam persiapan bahan, pengoperasian alat, dan evaluasi hasil. Kegiatan pengabdian ini juga menunjukkan adanya penambahan nilai manfaat bagi mitra berupa peningkatan pengetahuan tentang energi terbarukan, keterampilan penggunaan peralatan laboratorium, dan adanya pengalaman berbasis proyek yang mendukung kurikulum kejuruan.
Keywords: biodiesel- elektrokoagulasi- minyak jelantah- pengabdian kepada masyarakat- sentrifugasi
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Maratul Fauziyah)
|
| 66 |
Pendidikan |
ABS-89 |
|
Pengembangan Kapasitas Kader Kesehatan dalam Upaya Pencegahan HIV/AIDS pada Kelompok Potensial Pekerja Migran (Enhancing Health Cadre Capacity for HIV/AIDS Prevention Among Potential Migrant Workers) Fitri Khoiriyah Parinduri, Nararia Hutama Putra, Karta Sasmita, Puji Hadiyanti, Sri Kuswantono, Joko Adisaputra, Khusni Mubaroq, Ananda Firly Wiyogi, Adi Susilo
a) Faculty of Education, Jakarta State University
Jl. R.Mangun Muka Raya No.11, RT.11/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
*fitri.khoiriyah[at]unj.ac.id
Abstract
The high incidence of HIV/AIDS in Indramayu with 4,970 HIV cases and 581 AIDS cases reported in 2022 underscores the urgent need for effective prevention and intervention strategies, particularly among vulnerable groups such as migrant workers. A capacity-building program for community health cadres has been designed to enhance their role in providing education, counseling, and support to migrant workers. The program aims to equip cadres with communication skills, an understanding of health policies, and evidence-based HIV/AIDS prevention methods, while promoting healthy behavioral changes among the target population. Expected outputs include publication of articles in nationally accredited (ISSN-indexed) journals or national seminars (ISBN/ISSN), articles in mass media, activity videos uploaded to YouTube, signage indicating collaboration with designated partner villages, documented student involvement, and official letters of cooperation from community partners confirming the implementation of community service activities. Additional outputs encompass intellectual property rights (copyrights/patents), activity posters, and community service profiles. Through this program, cadres demonstrate improved awareness, enhanced interpersonal communication skills, and the ability to develop health promotion materials-all contributing to the reduction of HIV/AIDS transmission rates and generating broader societal and academic impact.
Keywords: Migrant Workers- HIV/AIDS- Prevention- Communication- Educational Media
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Fitri Khoiriyah Parinduri)
|
| 67 |
Pendidikan |
ABS-94 |
|
PORTOFOLIO DIGITAL DENGAN SEESAW: TRANSFORMASI ASESMEN AUTENTIK DAN BUDAYA REFLEKSI GURU DI SEKOLAH DASAR Cecep Kustandi- Durotul Yatimah- R.A. Hirmana Wargahadibrata- Athiya Fara Swid- Shaffiya Rasidha Andinnari
Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
Abstract
The transformation of 21st-century education requires teachers to master authentic assessment and reflective practice. However, research indicates that Indonesian elementary teachers continue to face challenges in designing contextualized assessments and cultivating a professional culture of reflection. This community service article reports on the implementation of a digital portfolio program using the SeeSaw application at SD Negeri Jakasetia IV, Bekasi City, involving 30 teachers. The intervention adopted a participatory approach comprising socialization, training, implementation, mentoring, and evaluation stages. Quantitative results demonstrated a significant increase across all competency dimensions. Knowledge scores rose from 2.6 to 4.3, technical skills from 2.8 to 4.2, and reflective attitudes from 3.1 to 4.4 (on a 5-point scale). These findings highlight that digital portfolios function not only as documentation tools but also as formative instruments reinforcing the teachers^ experiential learning cycle. Qualitative findings revealed three key themes: (i) teachers^ new perception of teaching experiences as valuable data, (ii) pride in producing digital artifacts, and (iii) the emergence of school-based communities of practice. The implications suggest that integrating SeeSaw can foster a sustainable culture of professional reflection while strengthening the link between authentic assessment and teacher capacity development. Consequently, this initiative aligns with Indonesia^s Merdeka Belajar reform agenda and enriches the international literature on digital portfolios in teacher education.
Keywords: digital portfolio, SeeSaw, authentic assessment, teacher reflection, elementary education
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Cecep Kustandi)
|
| 68 |
Pendidikan |
ABS-99 |
|
Pelatihan Manajemen Kelas Inklusif Berbasis Psikologi Positif untuk Fasilitator PKBM Alam Jingga Lifeschool Kota Bekasi Aip Badrujaman, Mohamad Saripudin, Nira Prihatin Nufus
Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Kota Bekasi merupakan salah satu kota di Provinsi Jawa Barat yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta. Jika dilihat dari konteks pendidikan, Kota Bekasi sudah masuk dalam definisi kota urban yang menyelenggarakan urban education. Meski demikian, ada beberapa masalah dalam penyelenggaraan pendidikan di Kota Bekasi. Seperti standarisasi sarana dan prasarana penyelenggaraan pendidikan khususnya pendidikan inklusif belum sesuai, keterbatasan aksesibilitas bagi anak berkebutuhan khusus, dan rendahnya pemahaman guru atau fasilitator di sekolah di Kota Bekasi mengenai bagaimana memperlakukan peserta didik yang kerbutuhan khusus dan penyelenggaran pendidikan inklusif. Sebagai Kota yang menjalankan Urban Education Kota Bekasi perlu mempersiapkan diri agar mampu menyelenggarakan pendidikan dengan baik. Salah satunya fasilitator nya perlu dibekali keterampilan dalam menyelenggarakan pendidikan yang inklusif. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pelatihan manajemen kelas inklusif berbasis psikologi positif pada fasilitator PKBM Alam Jingga yang berlokasi di Kota Bekasi. PKM ini telah dilaksanakan pada tanggal 7 Juli 2025. Fasilitator PKBM Alam Jingga sangat antusias mengikuti pelatihan ini.
Keywords: Psikologi Positif, Manajemen Kelas, Urban Education, Pendidikan Inklusif, PKBM-
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Mohamad Saripudin)
|
| 69 |
Pendidikan |
ABS-101 |
|
Meningkatkan kemampuan dosen dalam mengembangkan instrument penilaian for, of, and as dari proses pembelajaran Wardani Rahayu, Iva Sarifah, Agus Agung Permana, Lisa Dwi Ningtyas, Alsavira Safitri, Erwin Sulaeman, Dwi Rismi Ocy,
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Permasalahan yang dihadapi oleh STAI sebagian besar dosen belum memahami pengembangan instrument dan perhitungan CPL sehingga sebagian besar RPS belum dilengkapi instrumen penilaian untuk mengukur aspek pengetahuan, ketrampilan dan sikap serta pernitungan ketercapaian CPL. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan ketrampilan dosen STAI Nurul Iman instrumen assessment for learning, assessment of learning dan assessment as learning. Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Tahapan yang dilaksanakan pada kegiatan ini adalah a) menganalisis kebutuhan pelatihan dengan mengundangkan pimpinan STAI, b) merumuskan kompetensi yang ingin dicapai dari pelatihan pengembangan instrumen assessment for learning, assessment of learning dan assessment as learning, c) mengembangkan media PPT tentang konsep assessment for learning, assessment of learning dan assessment as learning serta pengembangan instrumennya, menyiapkan rencana tugas pelatihan, menyusun self asessment kemampuan pengembangan instrument, menyusun lembar observasi kemampuan pengembangan instrumen, d) pelaksanan pelatihan dengan tahapan dan e) Evaluation, evaluasi pelaksanan pelatihan dan perbaikan. Diharapkan setelah mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat meningkat kemampuan dosen STAI Nurul Iman Parung Bogor dalam mengembangkan instrumen assessment for learning, assessment of learning, dan assessment as learning pada mata kuliah yang diampunya.
Keywords: assessment for learning- assessment of learning- assessment as learning- instruments- Dosen- kemampuan
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Wardani Rahayu)
|
| 70 |
Pendidikan |
ABS-103 |
|
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL SEKOLAH MELALUI PELATIHAN DESAIN DAN IMPLEMENTASI UI/UX WEBSITE SEKOLAH Wiranti Kusuma Hapsari, Ressy Dwitias Sari, Hamidillah Ajie
Pendidikan Teknik informatika dan Komputer, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
Abstract
Perkembangan teknologi informasi mendorong lembaga pendidikan, khususnya sekolah, untuk memiliki kemampuan literasi digital yang memadai dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Namun, masih banyak sekolah di wilayah pedesaan yang belum optimal memanfaatkan media digital, terutama dalam hal desain dan implementasi website yang sesuai dengan prinsip User Interface (UI) dan User Experience (UX). Permasalahan ini ditemukan pada sekolah Yayasan Pendidikan Islam Madinatul Ilmi, Desa Muara Gembong, yang memiliki keterbatasan sumber daya dan pemahaman dalam pengelolaan website sekolah. Menjawab tantangan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui pelatihan desain dan implementasi UI/UX website sekolah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tahapan sistematis meliputi analisis kebutuhan, perancangan materi pelatihan, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi hasil pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep UI/UX, keterampilan teknis dalam mendesain dan mengelola website, serta terbangunnya prototype website sekolah yang lebih informatif dan ramah pengguna. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi digital sekolah sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi informasi sebagai sarana komunikasi dan promosi pendidikan yang lebih efektif.
Keywords: Literasi Digital- User Interface (UI)- User Experience (UX)- Pelatihan Desain- Website Sekolah
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Wiranti Kusuma Hapsari)
|
| 71 |
Pendidikan |
ABS-104 |
|
PSIKOEDUKASI KESADARAN KESEHATAN MENTAL: UPAYA PREVENTIF & PROMOTIF DI LINGKUNGAN SEKOLAH Deasyanti, Ade Siti Maryam, Dewinta Ariani, Kahfi Hizbullah
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Kesadaran kesehatan mental merupakan aspek yang penting dalam mengembangkan lingkungan sekolah yang peduli terhadap kesejahteraan mental semua warga sekolah. Program psikoedukasi kesehatan mental diberikan kepada guru dan tenaga kependidikan di salah satu SMP di Jakarta. Psikoedukasi ini bertujuan agar guru dan tenaga kependidikan memiliki pemahaman dasar tentang kesehatan mental sehingga mampu melakukan deteksi dini masalah mental, mengurangi stigma, serta dapat mendorong individu untuk mencari bantuan profesional. Hasil intervensi psikoedukasi terbukti dari peningkatan skor post-test tentang pengetahuan dasar kesehatan mental. Selain itu, hasil evaluasi pasca psikoedukasi secara kualitatif juga menunjukkan peningkatan pemahaman praktis dalam mengelola masalah psikologis siswa dan diri sendiri. Melalui peningkatan kesadaran kesehatan mental secara kolektif diharapkan dapat tercipta iklim sekolah yang sehat, inklusif, dan suportif.
Keywords: iklim sekolah-kesehatan mental- psikoedukasi- guru- siswa
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Deasyanti Deasyanti)
|
| 72 |
Pendidikan |
ABS-108 |
|
Pelatihan Pengenalan Dasar Pemrograman Untuk Siswa SMP di Kabupaten Sukabumi Menggunakan Scratch Faroh Ladayya (a), Dian Handayani(a), Siti Rohmah Rohimah(a), Nilam Novita Sari(a), Vera Maya Santi(a), Erin Naudy Kemalasari(a), Zahra Ayu Rahmadani(a)
a) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Perkembangan teknologi di abad ke-21 menuntut generasi muda untuk memiliki keterampilan berpikir komputasional, pemecahan masalah, dan dasar pemrograman. Namun, di daerah pedesaan seperti Kabupaten Sukabumi, pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran masih terbatas, sehingga banyak siswa SMP yang belum terpapar dengan konsep algoritma dan pemrograman. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan dasar-dasar algoritma dan pemrograman visual kepada siswa SMP Negeri 1 Kabupaten Sukabumi melalui media Scratch. Scratch adalah software pemrograman berbasis visual yang mudah digunakan bagi pemula, serta mampu menstimulasi kreativitas siswa dalam membuat animasi dan permainan sederhana. Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) pada poin Quality Education dengan membekali siswa keterampilan algoritma dan pemrograman dasar agar lebih siap menghadapi tantangan era digital. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pelatihan tatap muka, penyampaian materi, serta praktik langsung menggunakan modul pembelajaran yang telah disusun. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa antusias mengikuti pelatihan dan mampu memahami konsep dasar algoritma melalui praktik pemrograman visual. Analisis kuesioner pendahuluan dan akhir menunjukkan adanya peningkatan motivasi, wawasan, serta keterampilan siswa dalam memahami algoritma dan pemrograman visual. Selain itu, peserta merasa lebih memiliki sumber belajar yang memadai setelah diberikan modul pembelajaran. Dengan demikian, pelatihan ini berkontribusi positif dalam memberikan bekal awal literasi digital dan pemrograman bagi siswa SMP, yang diharapkan dapat menjadi fondasi untuk pembelajaran teknologi lebih lanjut.
Keywords: Pengabdian masyarakat, Algoritma, Pemrograman visual, Scratch, SMP
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Faroh Ladayya)
|
| 73 |
Pendidikan |
ABS-109 |
|
Implementing a Holistic Learning Model and Enhancing Tutor Competencies in Non-Formal Equivalency Programs: Towards Inclusive, High-Impact, and Character-Developing Education Karta Sasmita, Daddy Darmawan, Adi Irvansyah, Puji Hadiyanti, Nararia Hutama Putra, Setiawan Wibowo, Retno Dwi Lestari, Fitri Khoiriyah Parinduri, Asma Syifa Nabihah, Fera Kuraysia, Sylvia Octaviani Tambunan
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Equivalency Education plays a pivotal role in expanding access to learning for individuals unable to participate in formal schooling. Tutor quality is a key determinant of program success. This community service program aimed to strengthen tutors^ capacity to implement a Holistic Learning Model that integrates academic content, socio-emotional development, character values, and real-life skills, thereby improving tutor competence at PKBM Jingga, Bekasi City. The methods included intensive tutor training, the introduction of interactive learning media, and regular evaluations. The program yielded a 40% increase in tutor competence and a 30% rise in learner motivation. Inclusive and meaningful learning improved the overall quality of education at PKBM Jingga, with tangible outputs including a guidebook, training modules, and a sustainable e-learning platform. In conclusion, implementing this model can enhance inclusive, impactful, and character-building learning in Equivalency Education.
Keywords: Holistic Learning Model- Tutor Competence- Inclusive Education- Life Skills- Interactive Learning Media.
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Karta Sasmita)
|
| 74 |
Pendidikan |
ABS-110 |
|
Penguatan Kompetensi Profesional Guru SMK Bisnis melalui Pelatihan Penguasaan Model Model Pembelajaran Yasnita Yasnita, Chiquitita Nikita Budi Putri,Henu Ari Wijanarko,Ibrahim Caesarromeo Sasongko, Nur Rini Tri Desvania
Univeristas Negeri Jakarta
Abstract
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) ini dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Negeri Jakarta di SMK Bina Vokasi Nusantara, Kabupaten Bogor, dengan tujuan meningkatkan kompetensi profesional guru melalui penguasaan model-model pembelajaran. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari rendahnya motivasi belajar siswa, hasil belajar yang belum memuaskan, serta minimnya penguasaan guru terhadap variasi model pembelajaran.
Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan kolaboratif melalui seminar, diskusi, workshop, simulasi, dan presentasi yang dirancang interaktif dan aplikatif. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif guru, dengan skor rata-rata evaluasi 4,83 (sangat tinggi), terutama pada aspek pemahaman model pembelajaran aplikatif, dorongan inovasi, dan penguatan kompetensi profesional. Luaran kegiatan berupa publikasi artikel ilmiah dan media massa, video dokumentasi, serta rekognisi dari mitra.
Dampak nyata dari kegiatan ini adalah meningkatnya wawasan, keterampilan, dan kesiapan guru dalam memilih serta menerapkan model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran di SMK mitra serta mendukung pencapaian tujuan SDGs nomor 4 tentang pendidikan bermutu.
Keywords: kompetensi guru, profesional, model pembelajaran, pelatihan, pengabdian masyarakat
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Dr. Yasnita,S.Pd.,M.Si. Yasnita)
|
| 75 |
Pendidikan |
ABS-115 |
|
PELATIHAN ANALISIS STATISTIK MENGGUNAKAN WEBSITE INTERAKTIF UNTUK MENDUKUNG PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERBASIS DATA PENDIDIKAN BAGI GURU SMA MATEMATIKA DI KABUPATEN SUKABUMI Dania Siregar, Suyono, Vera Maya Santi, Auria Yusrin Fathya, Sinta Rahmadani, Jaisy Aulia, Maulida Audia Firdaus
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
The main challenge in educational decision-making is the limited statistical literacy and skills among teachers in processing data, particularly through interactive technology. This was evident from the pre-training questionnaire, in which most teachers expressed doubt or disagreement about their knowledge, and the majority had never used an interactive website for statistical analysis. This community service program aimed to enhance teachers statistical literacy through training in data analysis using an R-Shiny-based interactive website. The training was conducted on August 13, 2025, with participants consisting of senior high school mathematics teachers in Sukabumi Regency, in collaboration with the Sukabumi Senior High School Mathematics MGMP as the community service partner. The training materials covered descriptive statistics, inferential analysis, hypothesis testing, and regression. Post-training evaluation showed a significant improvement: more than 80% of participants agreed or strongly agreed that the materials were systematic, easy to understand, and relevant, and that the application was accessible and user-friendly. Furthermore, 75% of participants strongly agreed that they gained new knowledge useful for data-driven decision-making in education. In conclusion, interactive technology-based training effectively improved teachers competence, strengthened their motivation, and fostered a data-driven decision-making culture in schools.
Keywords: Community Service, Statistical Analysis, Interactive Website, Educational Data, Teachers Statistical Literacy
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Dania Siregar)
|
| 76 |
Pendidikan |
ABS-119 |
|
Pendampingan Penyusunan Instrumen Baku Mata Pelajaran Untuk Bank Soal Aplikasi Adaptif Test Bagi Guru SMA Nurul Iman Islamic Boarding School Parung Kab. Bogor Anan Sutisna1*, Aip Badrujaman2, Dinny Devi Triana3, Mahdiyah4, Faisal Madani
Program Studi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta. Jl. Rawamangun Muka Komplek Kampus A UNJ Jakarta Timur 13220. Indonesia
Abstract
Abstrak
Tujuan paper ini melakukan pendampingan penyususan instrumen baku mata pelajaran yang akan diinput dalam Bank Soal Aplikasi Adaptive Test bagi guru-guru SMA di Yayasan Al-Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School - Parung Kab. Bogor. Permasalahan yang ada berhubungan dengan profesionalisme guru dalam penyususan instrumen baku mata pelajaran, diantaranya dalam merencanakan penyusunan instrumen baku mata pelajaran untuk tes adaptive, karena selama ini instrumen penilaian yang digunakan soal tes yang belum terkalibrasi. Metode yang digunakan dalam pendampingan adalah workshop dengan teknik hybrid yang diikuti 25 orang guru SMA Nurul Iman. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa pemahaman perencanaan penyusunan soal baku mata pelajaran bagi 25 orang guru sebesar 21% paham, 41% ragu-ragu dan 38% tidak paham dengan indikator: (1) Pengertian soal baku, (2) Syarat soal baku, (3) Kisi-kis pengembangan soal baku, (4) Langkah-langkah penyusunan soal baku, (5) Uji validitas & reliabilitasi soal, (6) Tingkat kesukaran butir, (7) Tingkat daya beda soal dan (8) Bentuk & jenis soal. Sedangkan hasil penyusunan soal baku sebanyak 2 set rumpun eksak dan soshum dengan tingkat kesukaran muda, sedang dan sukar diinput pada bank soal apalikasi adaptive test untuk mengukur hasil belajar literasi-numerasi siswa.
Keywords: Soal Baku Mata Pelajaran, Aplikasi Adaptive Test
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Anan Sutisna)
|
| 77 |
Pendidikan |
ABS-122 |
|
PELATIHAN FUTSAL BAGI GURU-GURU PJOK DI DESA BULAK, JATIBARANG BARU, KAB INDRAMAYU Johansyah Lubis1, Andri Irawan2, Astri Ayu Irawan3, Khairul Umam4, Ruth Putri5, Adinda Putri6, Firdaus Salamudin7
1,2Kepelatihan Kecabangan Olahraga, Universitas Negeri Jakarta, 3Penjas Unsika Karawang, 4Badan Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran- 567Mahasiswa Kepelatihan Kecabangan Olahraga, Universitas Negeri Jakarta-
johansyah.sport[at]unj.ac.id
Abstract
Pelatihan Olahraga Futsal menjadi kebutuhkan guru-guru khususnya guru PJOK di desa bulak, jatibarang baru, kab. Indramayu. Kegiatan PkM sejalan dengan program kementrian yang berdampak dan mengusung kurikulum dengan pendekatan pembelajaran mendalam, pelatihan mencakup pengenalan dasar, strategi permainan, serta metode pembelajaran futsal yang efektif di sekolah. Metode pelaksanaan dengan pendekatan dan strategi deep learning, meaningful learning, mindful learning dan joyful learning, untuk pengalaman belajar yang lebih mendalam, relevan dan memotivasi guru-guru. Pelatihan ini diikuti oleh 30 guru dari berbagai jenjang pendidikan yang berusia rata-rata 32,03 tahun Berat badan rata-rata 70,73 kg dengan rata-rata pengalaman mengajar 6,96 tahun. Evaluasi terhadap pelatihan pada materi pelatihan rata-rata sebesar 4,84 atau 96,8%- metode dan penyampaian rata-rata sebesar 4,83 atau 96,6%, fasilitas & sarana rata-rata sebesar 4,55 atau 90,93%- manfaat pelatihan rata-rata sebesar 4,81 atau 96,2%.
Keywords: pelatihan futsal, Guru PJOK, desa bulak.
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Johansyah Lubis)
|
| 78 |
Pendidikan |
ABS-123 |
|
EDUKASI KULINER KHAS TIONGKOK SEBAGAI BAHAN DARI PEMAHAMAN LINTAS BUDAYA (SUB KEGIATAN: MEMBUAT TANGYUAN) 1Icha Fais Nurul Karimah, 2Hudiyekti Prasetyaningtyas, 3Susi Andriani
Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin, Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Program ^Edukasi Kuliner Khas Tiongkok Sebagai Bagian dari Pemahaman Lintas Budaya^ merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memperkenalkan budaya Tiongkok dan meningkatkan pembelajaran bahasa Mandarin melalui pendidikan berbasis kuliner. Kegiatan ini fokus pada pelatihan pembuatan Tangyuan, makanan tradisional Tiongkok, yang tidak hanya memberikan keterampilan memasak tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai budaya. Kegiatan ini melibatkan siswa dan guru dari SMA/SMK di DKI Jakarta dan dibagi menjadi dua sesi: seminar budaya kuliner Tiongkok dan praktik langsung pembuatan Tangyuan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini efektif dalam meningkatkan keterampilan praktis siswa, memperkenalkan mereka pada filosofi budaya Tiongkok, serta meningkatkan minat mereka terhadap bahasa Mandarin. 70% siswa menunjukkan minat yang lebih besar untuk mempelajari bahasa Mandarin setelah mengikuti kegiatan ini, sementara 65% siswa mengaku lebih tertarik untuk mengeksplorasi budaya Tiongkok lebih lanjut. Penggunaan teknologi dalam mempromosikan produk kuliner juga berperan dalam mendukung keterampilan praktis siswa. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan praktis, pemahaman budaya, dan minat siswa terhadap bahasa Mandarin, serta memberikan pengalaman pembelajaran lintas budaya yang aplikatif.
Keywords: Kuliner Tiongkok, Tangyuan, Bahasa Mandarin
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Icha Fais Nurul Karimah)
|
| 79 |
Pendidikan |
ABS-124 |
|
Peningkatan Kompetensi Guru PAUD dalam Mengintegrasikan Media Interaktif untuk Pengembangan Keterampilan Sosial Anak pada Pendidikan Inklusif Hikmah, Sri Kuswantono, Sofia Hartati, M. Adjie Pagestu
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam memanfaatkan media interaktif sebagai sarana pengembangan keterampilan sosial anak usia dini pada konteks pendidikan inklusif. Program dilaksanakan melalui kerja sama dengan HIMPAUDI Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, dalam bentuk pelatihan, pendampingan, serta praktik langsung berbasis experiential learning. Metode pelaksanaan mencakup koordinasi awal, survei kebutuhan, pelatihan tatap muka, praktik pembuatan media interaktif (buku cerita digital, video edukasi, dan aplikasi berbasis Canva), serta tindak lanjut melalui pendampingan daring.
Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang serta mengimplementasikan media interaktif yang adaptif terhadap kebutuhan anak inklusif. Data pre-test dan post-test memperlihatkan adanya lonjakan kompetensi, di mana 70% peserta mencapai nilai sempurna pada tahap akhir. Guru juga mulai menerapkan pembelajaran kreatif berbasis media digital yang responsif terhadap kebutuhan anak berkebutuhan khusus, sehingga mampu menciptakan lingkungan kelas yang lebih ramah, interaktif, dan kolaboratif.
Luaran kegiatan meliputi modul digital interaktif, buku panduan penggunaan media untuk PAUD inklusif, serta publikasi artikel pengabdian. Secara keseluruhan, program ini mendukung tercapainya SDGs No. 4 (Quality Education) dan sejalan dengan indikator kinerja utama perguruan tinggi. Dampak jangka panjang diharapkan berupa terbentuknya ekosistem pembelajaran inklusif berbasis komunitas yang berkelanjutan.
Keywords: Please Just Try to Submit This Sample Abstract
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Hikmah Munawaroh)
|
| 80 |
Pendidikan |
ABS-126 |
|
Pengembangan Desain Ekosistem Kewirausahaan di Desa Bulak Indramayu dengan Melibatkan Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sebagai Penggerak Industri Kreatif Dr. Andy Hadiyanto, M.A., Dr. Terrylina Arvinta Monoarfa, S.E., M.M., Rudi M. Barnansyah, M.Pd.I., Dr. Mutia Delina
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Desa Bulak di Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, memiliki potensi besar dalam pengembangan industri kreatif berbasis komunitas. Namun, keterbatasan kapasitas manajerial, akses pasar, serta pemanfaatan teknologi digital masih menjadi hambatan utama bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai motor penggerak ekonomi desa. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan desain ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan melalui penguatan peran BUMDes sebagai penggerak industri kreatif desa. Kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi, pelatihan manajemen usaha, strategi pemasaran digital, pengelolaan keuangan berbasis teknologi, serta pendampingan intensif dalam penerapan teknologi dan branding produk unggulan desa. Luaran yang ditargetkan mencakup publikasi artikel pada jurnal nasional terindeks SINTA, perolehan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), publikasi di media massa nasional, serta terbentuknya sistem pemasaran digital berbasis komunitas. Hasil implementasi di Pondok Pesantren Nahdlotul Mubtadi^in Al Islamy menunjukkan adanya peningkatan kesiapan literasi digital dan peluang pengembangan ekosistem kewirausahaan pesantren melalui optimalisasi koperasi, peternakan, dan perkebunan. Dengan pendekatan ini, diharapkan Desa Bulak dapat berkembang menjadi desa wisata berbasis industri kreatif yang berdaya saing tinggi, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Keywords: Ekosistem Kewirausahaan, BUMDes, Desa Wisata, Ekonomi Kreatif, Bulak Indramayu
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Andy Hadiyanto)
|
| 81 |
Sains dan Teknologi |
ABS-1 |
|
Meningkatkan Pengetahuan Siswa SMA Di Bidang Logistik Melalui Pelatihan Model Bangkitan Perjalanan Menggunakan MS Excel Tri Mulyono (a*), Intan Puspa Wangi (a), Nur Azisah (a)
a) D4 Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim, Universitas Negeri Jakarta, Jl. Rawamangun Muka, Jakarta 13220 Indonesia
* trimulyono[at]unj.ac.id
Abstract
Logistik merupakan proses pengelolaan barang dan jasa dari pengadaan hingga pengiriman ke pelanggan, tepat waktu, tempat, dan biaya yang efisien, yang tentu memerlukan memerlukan tenaga SDM yang kompeten. Rendahnya kompetensi tenaga logistik, efektivitas penggunaan aplikasi komputer dan teknologi akan menurunkan produktivitas kerja yang pada gilirannya menurunkan kualitas sumber daya manusia.. Melalui kegiatan pengabdian pada masyarakat Wilayah Binaan Fakultas (PPM-WBF) dilakukan pelatihan dan mengenalkan spreadsheet software untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMA/SMK di bidang logistik untuk pemodelan bangkitan perjalanan. Kegiatan PPM-WBF dilakukan di SMA Plus Putra Melati, Jl.Singasari-Cibodas Desa. Singasari Km 5 Kec. Jonggol Kab. Bogor KP.16830, Jawa Barat pada 22 Juli 2025. Metode yang digunakan dalam kegiatan berbentuk penyuluhan dan diskusi serta demonstrasi pemodelan. Evaluasi kegiatan diukur menggunakan instrumen tes pre-post yang terdiri dari 12 pertanyaan pada skala Likert, 1-Sangat Tidak Tahu sampai 4-Sangat Tahu, yang menunjukan: (1) pengetahuan akan fungsi-fungsi MS Excel umum meningkat sebesar 6,98% dari rata-rata 2,33 menjadi 2,50- (2) pengetahuan pemodelan transportasi secara umum meningkat rata-rata sebesar 20,98% dari rata-rata 2,04 menjadi 2,47.
Keywords: Add-ins Excel- Bangkitan perjalanan- Logistik- Pemodelan transportasi
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Tri Mulyono)
|
| 82 |
Sains dan Teknologi |
ABS-3 |
|
Pelatihan Analisis SWOT untuk Peningkatan Kemampuan Wirausaha di Masyarakat Binaan FT UNJ Ratu Amilia Avianti*, Aam Amaningsih Jumhur, Adi Tri Tyassmadi, Fransisca Maria Farida
Universitas Negeri Jakarta
*ratuamilia[at]unj.ac.id
Abstract
Essentially, a SWOT analysis is a strategic planning method for explaining the condition of a business unit so that it runs optimally. SWOT analysis works by identifying and connecting internal and external factors within a business unit, and utilizing them to achieve long-term benefits. To conduct a SWOT analysis, a business owner can identify the four SWOT indicators mentioned above. This is done by asking questions containing SWOT components such as the following: (a) The company^s internal strengths. (b) Weaknesses that could hinder business performance. (c) Opportunities that can be exploited to develop the company. (d) Threats that could potentially harm the company. After identifying the four SWOT indicators, a business owner can then ask further questions regarding: (a) How the company^s strengths can be utilized to gain existing advantages or opportunities. (b) How to overcome weaknesses that could potentially prevent the company from gaining future opportunities. (c) Maximizing the company^s strengths to face external threats. (d) Overcoming weaknesses that threaten the company from within to prevent creating new threats. People need the ability to conduct a SWOT analysis to start a business or evaluate their business.
Keywords: Analisis SWOT, Pelatihan, Binaan FT-UNJ, Wirausaha
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Ratu Amilia Avianti)
|
| 83 |
Sains dan Teknologi |
ABS-8 |
|
ICT-BASED MATHEMATICS LEARNING TRAINING TO IMPROVE THE PROFESSIONAL COMPETENCE OF ELEMENTARY SCHOOL TEACHERS IN GEGERBITUNG DISTRICT, SUKABUMI REGENCY Ratna Widyati(a*), Med Irzal(a), Ibnu Hadi(b), Mulyono(a)
(a) Program Studi Ilmu Komputer
(b) Program Studi Matematika
Fakultas MIPA, Universitas Negeri Jakarta
Jl. Rawamangun Muka, Jakarta Timur 13220, Indonesia
Abstract
Community service activities include training for elementary school teachers in Geger Bitung Subdistrict, Sukabumi Regency. The purpose of the training is to improve the professional competence of elementary school teachers in Information and Communication Technology (ICT)-based mathematics learning. Professional ICT competence is a teacher^s ability to utilize information and communication technology for learning. This competency can strengthen a teacher^s overall competency. Good ICT competencies for teachers include mastering the basics of ICT, deepening knowledge of ICT, creating knowledge with ICT, and sharing knowledge about ICT. The training focuses on how elementary school teachers utilize ICT in mathematics learning. Teachers can utilize ICT to prepare for and/or during learning. With ICT, teachers can add teaching materials and find references about appropriate learning methods for their students. In learning, teachers can deliver materials more easily understood by students with the help of ICT utilization. The learning media delivered is Microsoft Sway, an online presentation application developed by Microsoft, included in the Microsoft 365 product series. Sway is included in the Information and Communication Technology (ICT) category, an interactive presentation application from Microsoft that allows users to create and share various types of content, such as reports, personal stories, and presentations. Sway uses ICT to facilitate the creation and distribution of digital content. It is included in the ICT software category because it is a computer program that runs on an operating system.
Keywords: ICT, Microsoft Sway, Professional Competence, Mathematics Learning
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Ratna Widyati)
|
| 84 |
Sains dan Teknologi |
ABS-12 |
|
SOSIALISASI PENGETAHUAN OPERASIONAL PENANGANAN MUATAN BARANG MELALUI PEMBELAJARAN VR UNTUK SISWA DAN GURU DI SMA PLUS PUTERA MELATI JONGGOL Winoto Hadi, Henita Rahmayanti, Nur Azisah, Fanny Aulia Nuraini, Wini Rossa Dewi, Rizki Hamdallah, Azkiya Nurramadhani
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMA mengenai operasional penanganan muatan barang di pelabuhan melalui teknologi Virtual Reality (VR). Kegiatan dilaksanakan di SMA Plus Putera Melati, Jonggol, Kabupaten Bogor dengan melibatkan 20 siswa dan guru pendamping. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, pelatihan berbasis VR, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman siswa terhadap operasional pelabuhan, khususnya dalam aspek cargodoring, stevedoring, dan receiving. Rata-rata nilai post-test meningkat dibandingkan pre-test, menunjukkan efektivitas pembelajaran berbasis VR. Antusiasme siswa sangat tinggi dengan partisipasi aktif dalam sesi simulasi dan diskusi. Dukungan positif dari pihak sekolah mengindikasikan keberlanjutan program di masa mendatang. Teknologi VR terbukti efektif sebagai media pembelajaran inovatif yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di bidang kepelabuhanan dan logistik maritim.
Keywords: Virtual Reality- Operasional Pelabuhan- Penanganan Muatan- Teknologi Pembelajaran
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Winoto Hadi)
|
| 85 |
Sains dan Teknologi |
ABS-13 |
|
Prompt Engineering AI Bagi Peningkatan Kompetensi Humas Maulina Pia Wulandari (1*), Rizki Bimo Santoso (2), Cinta Manda Roudhotun(3), Safira Aqmarina Putri Isnaini(4), Nurzila Fadilah Putri(5), M. Andy Bagus Izzulhaq(6)
(1*) Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Brawijaya, Indonesia
(2) Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Brawijaya, Indonesia
(3) Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Brawijaya, Indonesia
(4) Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Brawijaya, Indonesia
(5) Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Brawijaya, Indonesia
(6) Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Brawijaya, Indonesia
Abstract
Abstract
The rapid advancement of Artificial Intelligence (AI) presents significant opportunities and formidable challenges for Public Relations (PR) practitioners. This community service initiative aimed to enhance the competency of PR practitioners in the Malang Raya region through a workshop focused on AI prompt engineering. Employing a problem-based learning approach, the workshop, titled ^AI-Powered PR: Mastering Prompt Engineering for Strategic Communication,^ involved 30 participants from the Indonesian Public Relations Association (PERHUMAS), Malang Raya chapter. The program was structured in three phases: preparation, implementation (featuring theoretical instruction and hands-on practice with AI tools), and evaluation using pre-test and post-test questionnaires. The results demonstrated an improvement in participants^ understanding of AI^s role in PR and the importance of ethical considerations. While participants demonstrated enhanced practical skills in formulating effective prompts, they indicated a strong interest in further advanced training sessions. A key finding underscores that while AI is a powerful tool for enhancing efficiency and content production, it cannot supplant essential human elements such as empathy, ethical judgment, and strategic decision-making. The conclusion emphasizes the necessity for ongoing, more extensive training to achieve mastery in prompt engineering and to navigate the ethical complexities inherent in AI adoption within PR practices.
Keywords: Artificial Intelligence- Prompt Engineering- Public Relations- Strategic Communication- Ethics- Practitioner Competency
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Maulina Pia Wulandari)
|
| 86 |
Sains dan Teknologi |
ABS-16 |
|
INTEGRASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA DAN EDUKASI LINGKUNGAN MELALUI SISTEM FILTER AIR DI SMPIT AS SALAM MALANG Putu Hadi Setyarini, Sisca Fajriani, Evi Nur Cahya, Mochammad Roviq, Nuretha Hevy Purwaningtyas
Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia
Abstract
Ketersediaan air bersih di sekolah penting untuk mendukung kesehatan dan kegiatan belajar. SMPIT As-Salam Kota Malang menghadapi masalah kualitas air sumur yang keruh, berbau, serta mengandung logam berat dan bakteri patogen. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan menerapkan filter air buatan berlapis sebagai solusi teknis sekaligus media edukasi lingkungan. Metode yang digunakan bersifat partisipatif melalui lima tahapan: observasi dan uji kualitas air, perancangan filter, pelatihan operasional, implementasi, serta monitoring. Filter air berlapis disusun dari zeolit, pasir silika, karbon aktif dan manganese greensand. Hasil laboratorium menunjukkan penurunan signifikan pada kekeruhan, bau, kandungan Fe dan Mn, serta bakteri Escherichia coli dan Total Coliform, sehingga air memenuhi standar Permenkes No. 2 Tahun 2023. Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan oleh Tim Doktor Mengadi Universitas Brawijaya juga melakukan peningkatan pemahaman guru dan karyawan terkait sanitasi dan keberlanjutan lingkungan. Simpulan menyatakan bahwa filterisasi air berlapis, jika disertai pelatihan dan pendampingan, efektif menyediakan air bersih serta berfungsi sebagai instrumen edukasi berkelanjutan di sekolah.
Keywords: air bersih- filterisasi air berlapis- sekolah- sanitasi- pengabdian masyarakat
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Putu Hadi Setyarini)
|
| 87 |
Sains dan Teknologi |
ABS-18 |
|
PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK DALAM UPAYA MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN DI DESA BULAK INDRAMAYU Just Try to Submit This Sample Abstract Ratna Komala , Tri Handayani Kurniati , Mohamad Isnin Noer, , Diana Vivanti Sigit, Sri Rahayu, Restu Gymnastiar Pasa, Nurul Assyfa Wardana
Universitas Negeri jakarta
Abstract
Household waste is a major contributor to environmental pollution, if not managed properly the existence of waste will have a negative impact on the environment and health. One of the efforts to reduce this problem is to process organic waste into a product with economic and ecological value. The purpose of this activity is to increase public knowledge about how to process organic waste through clean production and especially in making organic compost from household waste. Community service activities were carried out in Bulak Village, Ajibarang District, Indramayu. on July 31, 2025, at 08.00-12.00 The method of the activity is training starting with the presentation of material through presentations and video shows, discussions, demonstrations and direct practice of making compost fertilizer in groups. Before the material is given, participants are given a pre-test and at the end of the activity are given a post-test to find out the increase in knowledge and understanding of participants about the training material. The results of the activity showed that overall, the activities ran successfully and smoothly, the participants^ knowledge increased between 40% to 80%, and was able to increase the participants^ interest in protecting the environment as well as the skills of making compost using household organic waste
Keywords: Clean production- compost- organic waste- pollution
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Ratna Komala)
|
| 88 |
Sains dan Teknologi |
ABS-26 |
|
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Pembuatan Jamu Berkhasiat Memperlancar Peredaran Darah di Desa Pasirnanjung Sumedang Yusmaniar (a), Setia Budi (a), Maria Paristiowati (b), Muhammad Ilham (a), Diska Ariani Silalahi (a), Syifa Nur Muttaqin (a), Noviantika Nurul Nabillah (a), Alysa Hestaviana (a)
a) Program Studi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta, Gedung KH. Hasjim Asjari, Lantai 6, Jl. Rawamangun Muka, Jakarta Timur, 13220, Indonesia
b) Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta, Gedung KH. Hasjim Asjari, Lantai 6, Jl. Rawamangun Muka, Jakarta Timur, 13220, Indonesia
Abstract
Desa Pasirnanjung, Sumedang, yang sedang dikembangkan sebagai Desa Wisata, memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, dimana sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani. Namun, potensi tanaman herbal sebagai produk olahan bernilai ekonomi tinggi belum dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok usaha FORBIS UMKM setempat. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan program pengabdian masyarakat berupa pelatihan pembuatan jamu celup, higienis, dan mudah dipasarkan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknologi pengemasan, workshop desain label, serta pendampingan berkelanjutan yang melibatkan mahasiswa KKN. Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dengan keterampilan kewirausahaan yang terpadu, dari hulu ke hilir, guna menciptakan industri rumahan yang mendukung perekonomian desa dan sejalan dengan pengembangan destinasi wisata. Hasil angket evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 83,33%, dan sebanyak 88,89% tertarik untuk memproduksi dan mempromosikan jamu melalui media online. Selain itu, peserta berhasil mempraktekan teknologi produksi mutakhir dengan memanfaatkan teknologi vakum, sistem penanggalan dan label kemasan yang baik selama pelatihan. Selain itu, Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menjadi katalisator dalam menciptakan peluang ekonomi baru yang berkelanjutan dan meningkatkan nilai tambah hasil pertanian lokal.
Keywords: Jamu Berkhasiat, Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Peredaran Darah, Tanaman Herbal, Workshop Pelatihan
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Muhammad Ilham)
|
| 89 |
Sains dan Teknologi |
ABS-40 |
|
PEMANFAATAN SMARTPHONE DALAM EKSPERIMEN FISIKA BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Syawal Adrian Syah1, Rafi Rizky Rabbani1, Lailatu Syifa Fadilah1, Nayla Ananda Putri Alisati1, Safta Sabrina1, Iwan Sugihartono1, Riser Fahdiran1, Wisnu Djatmiko1, Iffah Hamidah1, Jack Roland Luhukay2
1Universitas Negeri Jakarta dan 2CV Jyotis Cemerlang
Abstract
Pemanfaatan smartphone dalam eksperimen fisika merupakan solusi inovatif untuk mengatasi keterbatasan fasilitas laboratorium yang masih menjadi kendala dalam pembelajaran sains, khususnya fisika di sekolah. Kehadiran smartphone dengan fitur akselerometer, kamera, dan aplikasi pendukung membuka peluang untuk dimanfaatkan sebagai alat eksperimen yang praktis, interaktif, dan mudah diakses. Dalam artikel ini akan dilaporkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul Pemanfaatan Smartphone dalam Eksperimen Fisika bagi Siswa Sekolah Menengah Atas yang dilaksanakan di SMA PKP JIS Jakarta Timur. Kegiatan ini bertujuan memberikan pelatihan kepada siswa dan guru dalam memanfaatkan smartphone sebagai media eksperimen sekaligus meningkatkan pemahaman konsep fisika melalui pendekatan berbasis teknologi. Pelaksanaan dilakukan oleh lima mahasiswa Program Studi Fisika melalui Pengabdian kepada Masyarakat terintegrasi Kuliah Kerja Nyata (PKM-KKN) dengan dukungan mitra industri CV Jyotis Cemerlang. Sebagai luaran, kegiatan ini dipresentasikan dalam seminar nasional pengabdian ber-ISBN/ISSN, dipublikasikan dalam artikel media massa, serta didokumentasikan melalui video kegiatan. Relevansi program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan, sehingga diharapkan mampu mendorong pembelajaran fisika yang inklusif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan era digital.
Keywords: Smartphone- eksperimen fisika- sekolah menengah atas- SDGs- PKM-KKN
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Syawal Adrian Syah)
|
| 90 |
Sains dan Teknologi |
ABS-55 |
|
INOVASI PEMBERDAYAAN PRODUK UNGGULAN DAERAH: SINERGITAS DINAS, TEKNOLOGI TEPAT GUNA DAN MEDIA DIGITAL UNUTK UMKM BATIK BAKARAN Diana Laily Fithri, Diah Ayu Susanti, Rochmad Winarso, Achmad Ridwan
Universitas Muria Kudus
Universitas Muhammadiyah Kudus
Abstract
The community service activities for the superior products of Pati Regency in the second year have been going well by involving synergy between higher education institutions, the Cooperatives and MSMEs Office, and batik business partners. The program started with socialization and access to capital, followed by training in product photography and the provision of a mini studio that produced more attractive batik catalogs. Training in marketing management and website creation also helped partners utilize digital media as a promotional tool. In the implementation phase, appropriate technology (TTG) such as a marketing website, ergonomic colet tables, night boilers, and batik drying rooms successfully improved production efficiency and quality. In addition, management and financial mentoring strengthened the independence of partners in managing their businesses. The websites www.yuliatiwarno.com and www.misihbatik.com are now online showcases that expand market reach, while the product catalog from photography training supports more professional promotion. Overall, these activities can enhance the competitiveness, productivity, and sustainability of Batik Bakaran SMEs, as well as provide a strong foundation for future branding and marketing development.
Keywords: Please Just Try to Submit This Sample Abstract
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Diana Laily Fithri)
|
Page 3 (data 61 to 90 of 128) | Displayed ini 30 data/page << PREV
1 2 3 4 5 NEXT >>
|