Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Pembuatan Jamu Berkhasiat Memperlancar Peredaran Darah di Desa Pasirnanjung Sumedang Yusmaniar (a), Setia Budi (a), Maria Paristiowati (b), Muhammad Ilham (a), Diska Ariani Silalahi (a), Syifa Nur Muttaqin (a), Noviantika Nurul Nabillah (a), Alysa Hestaviana (a)
a) Program Studi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta, Gedung KH. Hasjim Asjari, Lantai 6, Jl. Rawamangun Muka, Jakarta Timur, 13220, Indonesia
b) Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta, Gedung KH. Hasjim Asjari, Lantai 6, Jl. Rawamangun Muka, Jakarta Timur, 13220, Indonesia
Abstract
Desa Pasirnanjung, Sumedang, yang sedang dikembangkan sebagai Desa Wisata, memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, dimana sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani. Namun, potensi tanaman herbal sebagai produk olahan bernilai ekonomi tinggi belum dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok usaha FORBIS UMKM setempat. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan program pengabdian masyarakat berupa pelatihan pembuatan jamu celup, higienis, dan mudah dipasarkan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknologi pengemasan, workshop desain label, serta pendampingan berkelanjutan yang melibatkan mahasiswa KKN. Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dengan keterampilan kewirausahaan yang terpadu, dari hulu ke hilir, guna menciptakan industri rumahan yang mendukung perekonomian desa dan sejalan dengan pengembangan destinasi wisata. Hasil angket evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 83,33%, dan sebanyak 88,89% tertarik untuk memproduksi dan mempromosikan jamu melalui media online. Selain itu, peserta berhasil mempraktekan teknologi produksi mutakhir dengan memanfaatkan teknologi vakum, sistem penanggalan dan label kemasan yang baik selama pelatihan. Selain itu, Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menjadi katalisator dalam menciptakan peluang ekonomi baru yang berkelanjutan dan meningkatkan nilai tambah hasil pertanian lokal.
Keywords: Jamu Berkhasiat, Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Peredaran Darah, Tanaman Herbal, Workshop Pelatihan