Implementasi Pendekatan Deep Learning Dalam Pembelajaran Motorik Kasar Anak Usia Dini Di Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta Winda Gunarti
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Istilah Deep Learning menjadi trending topic pasca Mendikdasmen Abdul Mu^ti menyampaikan hal tersebut dalam sebuah dialog singkat. Ibarat sebuah bola salju, istilah deep learning semakin menjadi diskursus di kalangan pengamat dan praktisi pendidikan. Agar tidak terjadi miskonsepsi, pak Mu^ti menyampaikan bahwa deep learning bukanlah sebuah kurikulum, apalagi akan menjadi pengganti kurikulum merdeka, tetapi deep learning merupakan pendekatan pembelajaran yang bisa digunakan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memahami materi pelajaran. Deep learning ditopang oleh tiga pilar, yaitu mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning.
Pendidik PAUD sebagai sosok yang berada di garda terdepan layanan pendidikan anak usia dini, selayaknya harus bisa menjadi sosok yang mampu menjadi ujung tombak dalam mengimplementasikan pendekatan deep learning dalam pembelajaran anak usia dini, termasuk dalam melakukan stimulasi pembelajaran motorik kasar anak usia dini sebagai salah satu aspek perkembangan yang harus distimulasi agar optimal perkembangannya. Ada
Melalui kegiatan Workshop Implementasi Pendekatan Deep Learning Dalam Pembelajaran Motorik Kasar Anak Usia Dini diharapkan para pendidik PAUD dapat meningkatkan kompetensinya dalam merancang program stimulasi perkembangan motorik secara aktif, kreatif dan menyenangkan.
Keywords: Deep Learning- Mindful Learning- Meaningful Learning- Joyful Learning