|
:: Abstract List ::

Page 1 (data 1 to 30 of 128) | Displayed ini 30 data/page 1 2 3 4 5 NEXT >>
| 1 |
Bidang Relevan Lainnya |
ABS-9 |
|
Pupuk Organik KoHeA+MF: Inovasi Pemanfaatan Sumber Daya Lokal untuk Pemberdayaan Petani Penangkar Benih Cabai Varietas Unggul Lokal Trisia Wulantika,S.P., M.P., Ir. Yun Sondang, M.P, Dr. Wiwik Hardaningsih, S.P., M.P
Program Studi Teknologi Benih, Jurusan Budidaya Tanaman, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh
Abstract
Penguatan kapasitas petani penangkar benih cabai dalam pengelolaan input pertanian yang ramah lingkungan merupakan langkah penting untuk mendukung kemandirian dan keberlanjutan usaha tani. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemberdayaan petani melalui pelatihan pembuatan pupuk organik berbahan dasar kotoran hewan ayam dengan bioaktivator MOL Bonggol Pisang, yang dikenal sebagai pupuk organik KoHeA+MF. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus 2025 bersama Kelompok Tani Pincuran Tujuah, Jorong Parumpung, Nagari Koto Baru Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi pembuatan pupuk, serta praktik langsung oleh petani. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani terkait pemanfaatan sumber daya lokal dalam pembuatan pupuk organik. Selain itu, petani memperoleh pemahaman tentang manfaat pupuk organik KoHeA+MF dalam meningkatkan kesuburan tanah, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, serta mendukung prinsip pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan petani berbasis inovasi lokal yang aplikatif dan berdaya guna dalam mendukung produktivitas benih cabai varietas unggul lokal.
Keywords: pengabdian masyarakat, pupuk organik, KoHeA+MF, MOL Bonggol Pisang, benih cabai, pertanian berkelanjutan
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Trisia Wulantika)
|
| 2 |
Bidang Relevan Lainnya |
ABS-10 |
|
PEMBERDAYAAN PENGETAHUAN LINGKUNGAN SISWA TERKAIT KONSERVASI AIR Henita Rahmayanti, Irah Kasirah, Nurzengky Ibrahim, Winoto Hadi, Nur Azisah, Feryl Ilyasa, Irsyaad Hafizd, Muhamad Sowwam, Fanny Aulia Nuraini, Rizki Hamdallah Habel
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan memiliki tema terkait dengan konservasi air. Mitra dari kegiatan ini adalah SMP Al Ashriyyah Nurul Iman, terletak di Jl. Nurul Iman No. 11 Desa Waru, Kecamatan Parung, Kab Bogor. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberdayakan pengetahuan siswa terkait upaya konservasi air. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode seminar dalam pembekalan materi kepada peserta dan metode praktik lapangan dalam pembuatan biopori. Hasil dari kegiatan ini berjalan dengan baik dan peserta terlihat antusias dalam menjalani kegiatan yang sudah dilaksanakan di lokasi mitra. Hasil pre-test dan post-test yang sudah diukur rata-ratanya menunjukkan bahwa terdapat kenaikan skor pengetahuan siswa setelah mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa terdapat peningkatan pengetahuan siswa terkait konservasi air setelah diberikan materi dan praktik di lapangan terkait konservasi air.
Keywords: Air, Pengabdian, Siswa, Konservasi, Lingkungan
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Henita Rahmayanti)
|
| 3 |
Bidang Relevan Lainnya |
ABS-14 |
|
Integration of Microbes and Vermicompost as an Economic Solution for Farmers and Livestock Keepers in Biomass Waste Managemen Agni Ayudha Mahanani1, Riska Mayangsari2, Khatifah3
Univeristas Sulawesi Barat
Abstract
This community service research aims to enhance compost production from organic materials in Desa Onang, Kabupaten Majene, through the use of mikrobat and earthworms (vermicompost) to produce organic fertilizer and value-added products. The methods applied included socialization, education, training, mentoring, as well as monitoring and evaluation. Results showed an increase in participants^ knowledge from 25% to 75% after socialization and an improvement in skills in producing compost, biofertilizer, biopesticides, feed additives, and pellet feed up to 85%. The use of Mikrobat and vermicompost effectively accelerated the decomposition of organic materials into high-quality mature compost with neutral pH, crumbly texture, pleasant odor, and high nutrient content. This technology reduced fertilization costs by up to 60% and provided additional economic value. The program contributed to community empowerment and the sustainable management of organic materials
Keywords: Please Just TCompost production- mikrobat- vermicompost- community empowermentry to Submit This Sample Abstract
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Agni Ayudha Mahanani Mahanani)
|
| 4 |
Bidang Relevan Lainnya |
ABS-20 |
|
INOVASI BAKSO IKAN NILA DAN MEDIA INTEGRATING CARD UNTUK OPTIMALISASI PENCEGAHAN STUNTING DI DESA TAMANGAPA KAB. PANGKEP. Ayu Puspitasari, Wudi Darul Putra, Rezki Aulia Yusuf, Didit Fachri Rifai, Muhammad Yahya, Rizma Juwita, Fika Pinrakati, Annisa Atuz Zahra
1,3,5,6,7,8Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Univesitas Muslim Indonesia, Indonesia
2Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Tekinik, Univesitas Muslim Indonesia, Indonesia
4Program Studi Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Makassar Bongaya, Indonesia
Abstract
Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis yang berdampak pada tumbuh kembang anak, khususnya di wilayah pesisir. Desa Tamangapa Kecamatan Ma^rang Kabupaten Pangkep merupakan salah satu daerah dengan angka kejadian stunting yang cukup tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dialkukan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan gizi keluarga, mendorong konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani serta memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya pola asuh pemenuhan gizi seimbang. Metode yang digunakan meliputi edukasi gizi, pelatihan pengolahan inovasi ikan menjadi bakso, pelatihan menggunakan metode alat ukur, serta pendampingan masyarakat dalam pemanfaatan sumber daya lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan konsumsi ikan dimasyarakat dan penurunan kasus stunting dari 59 menjadi 35. Temuan ini mengindikasikan bahwa intervensi berbasis potensi lokal dapat menjadi srategi efektif dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di Wilayah pesisir.
Kata Kunci: Stunting- Gizi- Konsumsi Ikan- Bakso- Pesisir
Keywords: Stunting- Gizi- Konsumsi Ikan- Bakso- Pesisir
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Ayu Puspitasari)
|
| 5 |
Bidang Relevan Lainnya |
ABS-23 |
|
Digital Storynomics Training for Promoting the Green Tourism Action Plan in Sukaharja Village, Bogor Regency Wibowo, Setiawan (a*), Hasan, Rinie Octaviany (b), Darmawan, Daddy (c)
a) Library and Information, State University of Jakarta
Jalan Rawamangun Muka Raya No.11, Jakarta Timur, DKI Jakarta 13220, Indonesia
*setiawan_wibowo[at]unj.ac.id
b) Travel Agency Business, State University of Jakarta
Jalan Rawamangun Muka Raya No.11, Jakarta Timur, DKI Jakarta 13220, Indonesia
c) Community Education, State University of Jakarta
Jalan Rawamangun Muka Raya No.11, Jakarta Timur, DKI Jakarta 13220, Indonesia
Abstract
Sukaharja Village, Sukamakmur Subdistrict, Bogor Regency, possesses abundant natural potential that can be developed as a green tourism destination. However, this potential has not been optimally managed due to the community^s low digital literacy-particularly among the Tourism Awareness Group (Pokdarwis)-in promoting the village^s assets, as well as weak sustainable tourism management. This community service initiative aims to empower the community through Digital Storynomics training, a marketing approach based on digital storytelling, to promote the Green Tourism Action Plan. The implementation method includes stages of socialization, intensive training, mentoring, and evaluation. The training covers the creation of digital content (photos, videos, and compelling narratives) using technological devices, the development of marketing strategies on social media platforms (Instagram, TikTok, YouTube), and the formulation of environmentally friendly tourism business plans. The results demonstrate a significant improvement in partners^ ability to create digital promotional content and design measurable marketing strategies. Outputs such as promotional videos, digital posters, scientific articles, and mass media publications have been successfully produced, ultimately expected to sustainably increase tourist visits and community income. This activity aligns with the Sustainable Development Goals (SDGs), specifically focusing on Goal 8 (Decent Work and Economic Growth) and Goal 15 (Life on Land).
Keywords: digital storynomics- green tourism- action plan- tourism village
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Setiawan Wibowo)
|
| 6 |
Bidang Relevan Lainnya |
ABS-51 |
|
Strategi Penguatan Kapasitas, Kualitas dan Kinerja Petugas Tuberkulosis Untuk Optimalisasi Layanan Pengendalian Tuberkulosis di Puskesmas Kebun Lada Binjai Rahma Aini, Zafira Khairunisa, Saskya Nabila Parinduri, Asya Salsabila, Siti Rahmah Hutabarat, Humairah Medina Liza Lubis
Faculty of Medicine, Health Sciences, Muhammadiyah University of North Sumatra, Indonesia
Abstract
Tuberculosis (TB) remains a significant public health challenge in Indonesia affecting approximately 1 million individuals and resulting in around 134,000 death annualy. Indonesia became a country with the second-highest TB rates globally. In response to this urgent matter, the government has voiced an ambitious objective to eliminate TB by 2030. However, several obstacles must be navigated, including social stigma, insufficient healthcare infrastructure, and a general unawareness regarding the disease and available treatment options.The roles and competencies of TB officers are crucial in enchancing the quality of care, staying abreast of new regulatory policies, and effectively utilizing the TB case recording system.To strengthen their capabilities, face-to-face training sessions were implemented, with the effectiveness of these sessions assessed via pre and pos training tests. After the training, a significant increase in the officers^ understanding of the material has increased. Pre-posttest result shows a generally positive performance among TB officers- nonetheless 6% expressed a need for additional training, 5% called for program support, and 11% encountered difficulties with the case recording system. These finding underscore the necessity for training and support for enchancing performance of TB officers, ultimately contributing to more effective and sustainable TB control efforts
Keywords: Optimization of TB case registration- performance- pre-posttest- TB health worker- Tuberculosis
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Rahma Aini)
|
| 7 |
Bidang Relevan Lainnya |
ABS-61 |
|
Pemberdayaan Desa Jangan Jangan Kabupaten Barru Menuju Mandiri Obat Herbal (Kapsul JaSeKeh) Masriadi, Syahrijuita, Netty, Ramlawati
Universitas Muslim Indonesia
Abstract
Obat tradisional merupakan salah satu pengobatan yang telah lama digunakan sebelum menggunakan obat-obatan moderen. Negara Indonesia terdiri dari berbagai pulau yang memungkinkan terjadinya perbedaan perihal pemanfaatan tanaman dijadikan obat tradisional. Hal ini disebabkan karena pengalaman empiris dan kebudayaan sesuai daerah masing-masing. Langkah awal yang perlu dilakukan yaitu pendampingan dan pelatihan dalam memanfaatkan tumbuhan yang ada di sekitar lingkungan untuk mengobati diri sendiri termasuk pada penderita Diabetes Mellitus (DM) dan Hipertensi (HT) yang mengalami gangguan berkepanjangan. Penderita DM, HT dan Kader Kesehatan dan Kader tani selaku mitra telah kami fasilitasi melalui pemeriksaan, pelatihan produksi pengelolaan Kapsul JaSeKeh, dan evaluasi dalam bentuk home care. Tim membantu menyiapkan bahan dasar dan peralatan yaitu Jahe Serah dan Cengkeh (JaSeKeh) yang aman dan rasa yang enak, melakukan pemeriksaan pada kelompok penderita DM dan HT serta melatih para kelompok mitra dalam memproduksi Kapsul Herbal JaSeKeh, melakukan penyuluhan penyakit DM dan HT, pengolahan tanaman obat herbal, mendampingi penyusunan pembukuan eletronik, dan pemasaran digital. Target khusus dari kegiatan pengabdian adalah penerapan ipteks melalui sosialisasi DM, HT, pengetahuan dan keterampilan membuat Kapsul herbal JaSeKeh serta menerapkan manajemen keuangan dan strategi pemasaran yang sudah diperoleh dalam. Hasil kegiatan yang diperoleh yaitu terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra (100%) dalam pengelolaan tanaman menjadi tanaman herbal. Hal tersebut dapat dilihat dengan adanya produk kapsul JaSeKeh yang yang sudah dipasarkan mencapai 1.000 botol. Selain itu mitra sudah mahir melakukan deteksi dini kejadian DM dan HT dimasyarakat serta sudah mampu menerapkan manajemen keuangan berbasis IT lebih kompleks lagi.
Keywords: Mandiri Herbal, Diabetes Melitus, Hipertensi, Kapsul HerbaL JaSeKeh
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Prof. Masriadi, M.Kes)
|
| 8 |
Bidang Relevan Lainnya |
ABS-69 |
|
PROGRAM EDUKASI PARTISIPATIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN DETEKSI DINI DAN PENCEGAHAN MALARIA DI DAERAH ENDEMIS Humairah Medina Liza Lubis, Ilham Jaya Kesuma, Silvy Claresta Febryandani, Nasha Riaulina, Rega Hamdana, Tamara Marwiyah Sitorus, M. Iqbal Prayoga, M. Rafli Karo Karo, Muhammad Rifandi, Raja Firdaus, Salsalina Dwi Arifin, Khofifah Dwi R. Oktafriani, Dwi Anriani, M. Nabiel Rijzhega, M. Farhan Azura, Rafi Hanif Hasibuan
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Abstract
Malaria merupakan salah satu masalah kesehatan utama masyarakat di daerah endemis Indonesia yang berdampak pada tingginya angka kesakitan, kematian dan menurunkan produktivitas masyarakat. Rendahnya pemahaman tentang deteksi dini gejala serta praktik pencegahan menjadi hambatan dalam upaya eliminasi malaria. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat melalui program edukasi partisipatif yang menekankan pemberdayaan komunitas. Program dilaksanakan di wilayah endemis dengan melibatkan kelompok masyarakat berisiko tinggi. Intervensi berupa penyuluhan terstruktur, diskusi kelompok, serta pelatihan praktis mengenai deteksi dini gejala malaria dan pencegahan berbasis rumah tangga. Evaluasi dilakukan melalui pre-post test dan observasi perilaku. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat mengenai transmisi malaria, kemampuan mengenali gejala dini, serta praktik pencegahan, seperti penggunaan kelambu berinsektisida dan pencarian pengobatan lebih cepat. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran, tetapi juga menumbuhkan kemandirian masyarakat dalam pengendalian malaria. Program edukasi partisipatif ini berpotensi mendukung keberlanjutan upaya eliminasi malaria nasional melalui penguatan peran serta masyarakat.
Keywords: daerah endemis- edukasi partisipatif- deteksi dini- malaria- pencegahan
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Humairah Medina Liza Lubis)
|
| 9 |
Bidang Relevan Lainnya |
ABS-90 |
|
PENYULUHAN KESELAMATAN KEBAKARAN DI SMPN 199 JAKARTA Jafar Amiruddin, Hanif Farhan Yusdi Tanjung, Shifa Rahma Maritza, Sahara Adlia Mulyani, Imam Asyrafi Alfarisi, Muhammad Ridho Alfarizi
Program Studi Rekayasa Keselamatan Kebakaran FT Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Keselamatan kebakaran di lingkungan sekolah merupakan topik penting yang membutuhkan perhatian serius, terutama di wilayah perkotaan seperti Jakarta. Penyuluhan keselamatan kebakaran ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapan siswa/i SMPN 199 Jakarta terhadap risiko kebakaran, termasuk penggunaan media sederhana dan alat pemadam api ringan (APAR) untuk pemadaman api, serta latihan prosedur evakuasi darurat bila terjadi kebakaran. Kegiatan ini dilakukan melalui penyampaian materi, simulasi pemadaman api, latihan prosedur evakuasi darurat, serta pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa mengenai langkah langkah mitigasi kebakaran. Diharapkan, kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian untuk penerapan keselamatan kebakaran di sekolah-sekolah.
Keywords: Risiko Kebakaran, Keselamatan Kebakaran Sekolah, Mitigasi Kebakaran
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (JAFAR AMIRUDDIN)
|
| 10 |
Bidang Relevan Lainnya |
ABS-112 |
|
Pelaksanaan Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran di Lingkungan SMA Plus Putra Melati Kecamatan JonggolSample Abstract Catur Setyawan Kusumohadi, Ja^far Amiruddin, Himawan Hadi Sutrisno, Triyono, Pratomo Setyadi, Fransisca Maria Farida, Ilman Arpi, Waradzi Mustakim
Program Studi Rekayasa Keselamatan Kebakaran, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Kebakaran bukan hanya sebuah musibah semata, melainkan sebuah resiko dari perilaku manusia dalam kehidupannya dan dalam penggunaan peralatan dan teknologi yang tidak sesuai prosedurnya.Hampir di berbagai daerah Kabupaten atau Kota di Indonesia selalu dan sering terjadi kebakaran, baik kebakaran lingkungan permukiman, kebakaran gedung, kebakaran pasar bahkan kebakaran hutan dan lahan.
Untuk dapat menanggulani kebakaran dengan tepat dan cepat, diperlukan kemampuan dan ketrampilan yang memadai. Kegiatan latihan penanggulangan kebakaran menjadi sarana yang penting untuk melatih masyarakat khususnya warga di suatu lingkungan.
Sekolah sebagai sarana pendidikan dapat mengambil peran penting untuk dapat memberikan pengalaman kepada guru dan siswa untuk dapat berperan aktif jika terjadi bencana kebakaran di lingkungan sekitarnya.
Keywords: Tanggap Darurat, Kebakaran, Evakuasi
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Catur Setyawan Kusumohadi)
|
| 11 |
Ekonomi Kreatif |
ABS-27 |
|
Pengembangan Ekonomi Kreatif bagi Siswa melalui Pembuatan Susu berbahan Biji-bijian dalam Pembelajaran Green Chemistry Menggunakan Model C-R-E-A-T-E berbasis DL-ESD-AI Wawan Wahyu, Ali Kusrijadi, Asep Suryatna
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Abstract
Urgensi pengembangan ekonomi kreatif melalui dunia pendidikan semakin meningkat seiring dengan Era Society 5.0 serta tuntutan abad ke-21 yang menekankan keterampilan inovatif, keberlanjutan, dan literasi teknologi. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pembelajaran green chemistry dalam membangun jiwa kewirausahaan siswa melalui proyek pembuatan susu berbahan biji-bijian dengan penerapan model C-R-E-A-T-E (Connecting, Restructuring, Elaborating, Applying, Tasking, Evaluating) berbasis Deep Learning (DL), Education for Sustainable Development (ESD), dan Artificial Intelligence (AI). Penelitian ini menggunakan metode Design-based Research (DbR) yang dilaksanakan dalam empat siklus iteratif. Subjek penelitian adalah 20 siswa SMA di Kota Bandung yang dipilih secara purposive. Instrumen yang digunakan meliputi TCOF (Teaching for Creativity Observation Form) untuk menilai dimensi pedagogi kreatif guru, serta lembar observasi aktivitas dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, dokumentasi produk, dan wawancara. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola kreativitas, pemahaman konsep kimia hijau, dan potensi ekonomi produk yang dibuat oleh siswa sebagai sumber inspirasi pengembangan ekonomi kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi model C-R-E-A-T-E berbasis DL-ESD-AI mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa, mendorong kreativitas multidimensi (ekologis, sosial, dan teknologi), serta menghasilkan produk susu nabati yang layak secara nutrisi dan bernilai jual. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kurikulum berbasis proyek dan pelatihan guru untuk mendukung ekonomi kreatif di lingkungan pendidikan.
Keywords: ekonomi kreatif, green chemistry, Model C-R-E-A-T-E berbasis DL-ESD-AI, susu berbahan biji-bijian
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Wawan Wahyu M.Pd.)
|
| 12 |
Ekonomi Kreatif |
ABS-36 |
|
PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PENGUATAN MUTU PANGAN OLAHAN DAN PEMASARAN DIGITAL DI DESA PASIRNANJUNG, SUMEDANG Setia Budi1),a), Yusmaniar1),b), Yussi Pratiwi1),c), Rasikha Ulhaq1),d), Anisa Hanum1),e), Almira Talitha Hasna1),f), Masykur Falah Naidi1),g), Madinah Fatma1),h), Retno Dewi Kusumaningsih1),i)
Program Studi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta
Jl. R.Mangun Muka Raya No.11, RT.11/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
kimia[at]unj.ac.id
Abstract
Perkembangan era digital telah menjadikan pemasaran online sebagai strategi utama dalam mendukung keberlanjutan usaha, termasuk bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis pangan olahan. Namun, masyarakat di wilayah pedesaan masih menghadapi keterbatasan dalam akses informasi dan penguasaan teknologi digital. Tujuan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) terintegrasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Perumahan Griya Sahla, Desa Pasirnanjung, Sumedang dilaksanakan untuk menjawab tantangan tersebut. Kegiatan dilaksanakan meliputi pelatihan peningkatan mutu produk pangan olahan dan strategi pemasaran digital berbasis marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengolah produk pangan yang berkualitas serta kemampuan memanfaatkan platform digital untuk memperluas pasar. Dampaknya produk lokal menjadi lebih dikenal, meningkatkan daya saing, serta berkontribusi pada peningkatan pendapatan dan perekonomian masyarakat setempat. Program ini sekaligus menunjukan peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal dan transformasi digital.
Keywords: Pengabdian masyarakat- Pemberdayaan ekonomi- Peningkatan mutu pangan- Pemasaran online- Teknologi digital- Marketplace
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Setia Budi)
|
| 13 |
Ekonomi Kreatif |
ABS-48 |
|
PENGUATAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS LAPORAN KEUANGAN BUMDES KALONGAN Amir Mahmud (a), Widya Hary Cahyati (b), Wara Dyah Pita Rengga (c), Lilis Hartati (d), Nurdian Susilowati (a)
(a) Faculty of Economics and Business, Universitas Negeri Semarang
(b) Faculty of Medical, Universitas Negeri Semarang
(c) Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang
(d) Faculty of Agriculture, Universitas Tidar
Abstract
Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi tantangan pengelolaan keuangan yang dihadapi oleh BUMDes Kalongan Jaya Mandiri, yang berpotensi menghambat keberlanjutan bisnisnya. Meskipun BUMDes memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian desa, kompleksitas operasional dari berbagai unit usaha (telur bebek, peternakan kambing, dan pengelolaan sampah) memerlukan sistem pelaporan keuangan yang transparan dan akuntabel. Metode Participatory Rural Appraisal (PRA) digunakan untuk memastikan partisipasi aktif pengelola BUMDes. Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua tahap: pelatihan akuntansi sederhana dan pendampingan intensif. Pelatihan berfokus pada edukasi pencatatan keuangan yang mudah dipahami, sementara pendampingan membantu pengelola menyusun laporan persediaan, kas masuk, kas keluar, dan aset tetap. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan pengelola untuk menyusun laporan keuangan yang terstruktur. Hal ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional dan akuntabilitas, tetapi juga menjadi fondasi untuk pengambilan keputusan yang lebih baik dan peningkatan kepercayaan dari masyarakat dan pemangku kepentingan.
Keywords: akuntabilitas- BUMDes- manajemen- transparansi
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Amir Mahmud)
|
| 14 |
Ekonomi Kreatif |
ABS-52 |
|
PELATIHAN PEMBUATAN BUSSINESS PLAN UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS TATA KELOLA BUMDES DI DESA BULAK INDRAMAYU Adam Zakaria, Gentiga Muhammad Zairin, Dwi Kismayanti Respati, Mauna, Isti Qomariana
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Pelatihan Pembuatan Bussiness Plan Untuk Meningkatkan Efektivitas Tata Kelola untuk BUMDes di Desa Bulak, Indramayu, dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas pengurus BUMDes dalam merancang usaha yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Kegiatan ini diinisiasi oleh SPI UNJ, diawali dengan analisis kebutuhan dan koordinasi dengan pemerintah desa, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan yang terdiri atas tiga sesi: penyusunan proposal bisnis, pengenalan aplikasi pelaporan akuntansi digital, dan pemanfaatan media sosial untuk promosi. Sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan dan mengisi pre-test serta post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta setelah mengikuti pelatihan. Peserta mampu menyusun rencana usaha, menggunakan aplikasi akuntansi untuk mencatat transaksi, serta membuat strategi promosi digital untuk produk BUMDes. Meskipun kegiatan ini hanya dilaksanakan selama satu hari dan belum mencakup pendampingan jangka panjang, pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap kesiapan BUMDes untuk kembali aktif dan berkontribusi terhadap ekonomi desa. Program ini diharapkan dapat direplikasi di desa lain dan menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis kapasitas manajerial BUMDes.
Keywords: Bussiness Plan, SPI, BUMDes, Pelatihan.
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (mauna mauna)
|
| 15 |
Ekonomi Kreatif |
ABS-72 |
|
SIM-PONI SEBAGAI FONDASI SPIRITUALITAS DAN EMPOWERMENT BAGI KEMANDIRIAN UMKM DISABILITAS Aam Amaningsih Jumhur, Ratu Amilia Avianti
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Penyandang disabilitas masih menghadapi berbagai hambatan dalam akses pendidikan, pelatihan, dan peluang wirausaha. Program vokasional disabilitas diperlukan untuk mendorong kemandirian ekonomi, terutama melalui penguatan faktor internal seperti efikasi diri dan spiritualitas. Dalam konteks ini, pendekatan SIM-PONI (Spiritual Integrity Motivation dan Personal Empowerment Disabilitas Mandiri) dikembangkan sebagai strategi untuk memperkuat daya juang, motivasi internal, serta integritas spiritual. Pendekatan ini diharapkan menjadi fondasi setara berdaya bagi UMKM disabilitas yang mandiri dan berdaya saing. Metode yang digunakan tujuan program ini adalah dilaksanakan dalam bentuk Workshop Disabilipreneur. Sebanyak 20 pelaku UMKM disabilitas mengikuti sesi motivasi, penguatan efikasi diri, serta internalisasi nilai spiritual melalui model SIM-PONI. Metode yang digunakan adalah partisipatif, meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan refleksi pengalaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan optimisme, rasa percaya diri, serta kesadaran spiritual peserta dalam mengembangkan usaha. Model SIM-PONI diapresiasi sebagai pendekatan baru yang tidak hanya menekankan aspek teknis, tetapi juga memberikan penguatan psikologis dan spiritual. Kolaborasi multi-pihak, termasuk yayasan, perguruan tinggi, dan komunitas, memperkuat keberlanjutan program dan membuka peluang replikasi di wilayah lain. Kesimpulan Model SIM-PONI terbukti berperan sebagai fondasi penting dalam pemberdayaan UMKM disabilitas. Integrasi spiritualitas dan empowerment mampu membangun kemandirian ekonomi sekaligus mewujudkan prinsip kesetaraan dan keberdayaan. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya perluasan implementasi SIM-PONI dalam program vokasional disabilitas dengan dukungan perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
Keywords: SIM-PONI, Vokasional, Disabilitas, Spiritualitas, Empowerment, UMKM
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Aam Amaningsih Jumhur)
|
| 16 |
Ekonomi Kreatif |
ABS-95 |
|
Empowerment of Housewives through Training in Mango Processing for Unique Souvenirs from Bulak Indramayu VillagePlease Just Try to Submit This Sample Abstract Cucu Cahyana, Guspri Devi Artanti , Annis Kandriasari, Yeni Yulianti
Program Studi Seni Kuliner & Pengolaan Jasa Makanan dan Pendidikan Tata Boga
Abstract
Bulak Village, Jatibarang District, Indramayu, is one of the centers of high-quality mango production- however, its utilization is still limited to the sale of fresh fruit, which is vulnerable to price fluctuations and post-harvest waste. On the other hand, housewives, who play an important role in the family economy, do not yet have optimal skills in entrepreneurship and business opportunities. This community service program aims to empower housewives through training in the production of mango-based souvenir products, such as chips, candied fruit, dodol, jam, syrup, and other applicable products. The implementation methods include socialization, technical training on hygienic food processing, mentoring in digital marketing, strengthening business management, and facilitating product legality. The results of the activity show an improvement in participants^ skills in processing mangoes into value-added products with attractive packaging and higher market potential. In addition, a joint business group (Kelompok Usaha Bersama/KUB) was formed as a collaborative forum for production and marketing. This program not only supports the strengthening of family and village community economies but also contributes to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly gender equality, decent work and economic growth, and sustainable consumption.
The training results showed a 21% increase in participants^ knowledge, as indicated by the increase in the number of correct answers on the final test. Meanwhile, the average satisfaction questionnaire for the community service activities showed that 94.7% of participants were very satisfied.
Keywords: Training, Culinary Souvenirs, Mango, Housewives, Sustainable Culinary BusinessPlease Just Try to Submit This Sample Abstract
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Cucu Cahyana)
|
| 17 |
Ekonomi Kreatif |
ABS-97 |
|
ZERO WASTE CRAFT: MEWUJUDKAN KAMPUNG KREATIF MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH RUMAH TANGGA BAGI KADER PKK JAKARTA TIMUR Durotul Yatimah1- Eliana Sari2- Cecep Kistandi3- Adman4- Muhammad Saffar A.5- Lu^lu Septyan Azzahra6
1,2,3,5,6 Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
4 Universitas Pendidikan Indonesia
Abstract
Household waste is the largest contributor to Indonesia^s waste management system, accounting for 44.37% of the national waste volume (KLHK, 2024). East Jakarta, as a densely populated area, faces similar problems with increasing waste volume and low public participation in waste reduction. The Family Welfare Empowerment Organization (PKK) plays a strategic role as a community change agent, but limited access to training has hindered its contribution. The Zero Waste Craft community service program was conducted at SKB 33 East Jakarta, involving 30 PKK cadres, lecturers, and students from Universitas Negeri Jakarta. The implementation methods included coordination, socialization of the zero waste concept, practical training on waste-based crafts, application of simple technologies, distribution of educational media, and the formation of practice-based communities. Evaluation was conducted through observation, questionnaires, and short interviews. The results showed that 90% of participants successfully produced at least three types of recycled products, such as shopping bags made from sachet plastics, flower vases from used bottles, and tissue holders from newspaper. Furthermore, the program initiated the formation of an environmental awareness cadre community and produced academic outputs, including a scientific article, copyrighted educational poster, and documentation video. The discussion highlights that experiential learning and community empowerment approaches are effective in enhancing skills while building ecological awareness. This program not only strengthened PKK cadres^ capacity but also supported SDGs (Goals 11 and 12) and MBKM policies in higher education. Therefore, Zero Waste Craft has the potential to serve as a replicable model for other urban areas facing similar household waste management problems.
Keywords: zero waste- PKK cadres- community empowerment- creativity- waste management
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Durotul Yatimah)
|
| 18 |
Ekonomi Kreatif |
ABS-102 |
|
PENGUATAN POTENSI EDUWISATA HALAL DAN DAYA SAING PELAKU USAHA MIKRO DI DESA WATES JAYA MELALUI SERTIFIKASI HALAL Sahlan Hasbi, Rifqi Syahlendra, Andri Brawijaya, Imam Abdul Aziz, Adil Muthi Tsani, Alya Amani, Aulia Putri Hidayat, Farra Diba Maulida Malik, Lisda Khoirunisa, Muhammad Najialah, Octaviana Delia Putri, Samsu Karim Sormin, Siti Nurhasani, Umu Saidah Fatimah Zahra
Perbankan Syariah, Universitas Djuanda, Indonesia
Ilmu Komunikasi, Universitas Pamulang, Indonesia
Abstract
Meskipun UMKM sangat penting untuk perekonomian desa, mereka sering menghadapi masalah seperti kurangnya informasi, akses ke pasar, dan permodalan. Untuk mengatasi masalah ini, program pengabdian masyarakat Desa Watesjaya menggunakan dua pendekatan utama: workshop sertifikasi halal dan penerapan skema pembiayaan partisipatif Getuk Tular yang difasilitasi BUMDES. Workshop halal meningkatkan pemahaman UMKM tentang pentingnya legalitas produk, dan 12 dari 15 UMKM yang berpartisipasi langsung mendaftarkan usaha mereka ke sistem SIHALAL. Sebaliknya, skema Getuk Tular, inovasi pembiayaan berbasis gotong royong, menawarkan akses permodalan yang lebih inklusif bagi UMKM. Integrasi kedua program ini menunjukkan bahwa daya saing UMKM tidak hanya ditentukan oleh kualitas dan jaminan produk, tetapi juga keberlanjutan akses modal usaha. Hasilnya, UMKM Desa Watesjaya meningkatkan kepercayaan dan kepercayaan pelanggan melalui sertifikasi halal dan meningkatkan kapasitas permodalan melalui Getuk Tular. Oleh karena itu, dengan menggabungkan metode sertifikasi halal dan program pembiayaan partisipatif berbasis BUMDES, dapat diciptakan ekosistem pemberdayaan UMKM yang berkelanjutan, kompetitif, dan dapat diterapkan di desa lain
Keywords: sertifikasi, halal, eduwisata & UMKM
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Sahlan Hasbi)
|
| 19 |
Ekonomi Kreatif |
ABS-105 |
|
Peningkatan Kapasitas Pemasaran UMKM melalui Kolaborasi PKK dan Pelatihan Pembuatan Konten Digital Shindy Arti, Prasetyo W. Yunanto, Murien Nugraheni, Irma Permata Sari, M. Ridho Kurniawan
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Pelatihan digital marketing menjadi kebutuhan strategis bagi ibu-ibu PKK yang berperan sebagai pelaku usaha maupun pengurus organisasi, mengingat potensi besar media digital dalam meningkatkan daya saing produk dan publikasi kegiatan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Singasari, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, dengan tujuan membekali peserta keterampilan praktis pembuatan konten promosi kreatif menggunakan Canva, CapCut, dan teknik penulisan caption persuasif. Metode pelaksanaan dirancang dalam dua tahap selama dua hari, yaitu pertemuan daring untuk pengenalan konsep dan aplikasi, serta pertemuan luring untuk praktik langsung pembuatan desain visual, video promosi, dan publikasi di media sosial. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan desain, pengeditan video, dan penulisan caption, disertai peningkatan rasa percaya diri peserta dalam memanfaatkan media digital. Dampak positif juga terlihat pada terbentuknya inisiatif kolaborasi antaranggota PKK untuk memproduksi konten bersama dan mempublikasikannya di media sosial. Pelatihan ini membuktikan bahwa kombinasi pendekatan teori dan praktik dapat meningkatkan literasi digital, memperkuat peran PKK sebagai agen pemberdayaan ekonomi keluarga, serta membuka peluang pengembangan strategi pemasaran digital yang lebih kreatif dan berkelanjutan.
Keywords: Digital Marketing- UMKM- Konten Kreatif- Literasi Digital- Pemberdayaan Masyarakat
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Shindy Arti)
|
| 20 |
Ekonomi Kreatif |
ABS-116 |
|
Pemberdayaan Komunitas dan Kewirausahaan Desa: Sebuah Jalan Menuju Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia Widya Parimita, Indah Juniasih, Abdul Rahman Hamid, Triyono4, Vinia Auliya, Yusril Ihza Haryadi
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Program ini dirancang sebagai inisiatif pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas untuk memperkuat kewirausahaan desa melalui pengembangan produk lokal, dengan kapasitas pemasaran sebagai fokus utama. Selama lima tahun, program ini dijalankan secara bertahap untuk membangun kemampuan pemasaran yang adaptif dan kontekstual. Tahapannya meliputi pemetaan potensi produk dan peluang pasar, penyusunan strategi pemasaran, penguatan keterampilan digital, serta perluasan jejaring distribusi dan kemitraan lintas wilayah. Pada tahap akhir, program menekankan pembentukan ekosistem usaha mandiri yang berkelanjutan. Secara metodologis, pendekatan partisipatif diterapkan dengan melibatkan pemangku kepentingan lokal, dosen, dan mahasiswa, sehingga menjembatani peran akademik dan pembangunan komunitas. Temuan awal menunjukkan peningkatan kesadaran segmentasi pasar, penguatan ide wirausaha, serta kesiapan masyarakat dalam memanfaatkan platform digital. Program ini menawarkan model terstruktur yang menghubungkan inovasi lokal dengan integrasi pasar berkelanjutan. Selain mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) dan relevan dengan konteks negara berkembang, inisiatif ini memperkaya literatur mengenai kewirausahaan desa, pemberdayaan komunitas, dan transformasi digital pedesaan.
Keywords: Kewirausahaan Desa- Pemberdayaan Komunitas- Literasi Digital- Sustainable Development Goals (SDGs)- Transformasi Pedesaan
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Widya Parimita, S.E., M.PA.)
|
| 21 |
Ekonomi Kreatif |
ABS-127 |
|
OPTIMALISASI PEMANFAATAN KOMPOSTER SEBAGAI SOLUSI BERKELANJUTAN DALAM PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK MENJADI PUPUK ORGANIK RAMAH LINGKUNGAN Elvi Juliansyah, Rudiansyah, Yunida Haryanti
STIKES Kapuas Raya
Abstract
Keywords: komposter, sampah organik, pupuk organik, biokonversi, pengelolaan sampah berkelanjutan
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Ucu Cahyana)
|
| 22 |
Ekonomi Kreatif |
ABS-128 |
|
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK PANGAN LOKAL BERBASIS BIJI JAWAK (SETARIA ITALICA) UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DAN UPAYA PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT DESA JERORA SATU KABUPATEN SINTANG Sunarti , Uray B. Asnol, Ria Damayanti
STIKes Kapuas Raya
Abstract
Sintang Regency is classified as a disadvantaged area with an extreme poverty status in Indonesia, and is one of the priority regions targeted in the National Action Plan for the Acceleration of Development in Disadvantaged Areas. Jerora Satu Village is one of the 29 villages in Sintang District, Sintang Regency, West Kalimantan. Sintang Regency is one of the regencies that directly borders a neighboring country, namely Malaysia, specifically the Sarawak region. The natural resource potential of Jerora Satu Village includes plantations and horticultural agriculture. One of the leading commodities originating from Jerora Satu Village is jawak (Setaria italica) and sweet corn. Jawak has strong potential as an alternative food crop, considering its nutritional content and its ability to grow in dry-climate areas. The nutritional content of jawak is three to five times higher than that of rice and wheat. The majority of residents rely on the agricultural, plantation, or fisheries sectors for their livelihoods. However, household income remains low due to limited technological support for diversified economic development and restricted access to wider markets. In addition, health problems such as stunting among toddlers have been identified- out of 108 toddlers, 20 (20.37%) were found to be stunted. Based on these issues, the proposed community empowerment program by BEM is titled: ^Community Empowerment Through Diversification of Local Food Products Based on Jawak (Setaria italica) Seeds for Stunting Prevention and Strengthening the Economy of Jerora Satu Village, Sintang Regency.^ The Community Empowerment activities through the Diversification of Local Food Products Based on Jawak (Setaria italica) Seeds have been successfully carried out in Jerora Satu Village, Sintang Regency, by the BEM BERDAMPAK STIKARA team with support from the Directorate of Community Service (DPPM), Directorate General of Higher Education, Science and Technology. The program aims to increase the utilization of local food for stunting prevention while strengthening the household economy in Jerora Satu Village by involving local MSME partners and the Jerora Satu Village PKK group. To support the production process, the implementing team provided six production tools, including a rotary-type grain dryer machine as production support equipment. This machine functions to speed up the drying process of jawak seeds without reducing their nutritional quality, while increasing time and labor efficiency. Equipment provided to MSME partners included a grinder machine, an automatic band sealer, and a vacuum fryer. For the PKK partners, the team provided a grain dryer, a dough-mixing machine for bread, and a noodle-making machine.
Keywords: Underdeveloped Regions- BEM Community Empowerment- Local Food Diversification- Jawak- stunting
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Ucu Cahyana)
|
| 23 |
Ekonomi Kreatif |
ABS-129 |
|
Gerakkan Meja Sehat Melalui Inovasi Pangan Lokal dalam Upaya pencegahan stunting dengan Pemberdayaan Perempuan di Desa Kajang Baru Kabupaten Sintang Lea Masan, Rizki Amartani, Aditiya Sardi
STIKES Kapuas Raya
Abstract
The ^Gerakkan Meja Sehat^ Program is an initiative to increase family nutrition awareness through the utilization of local food as a strategy for stunting prevention. This activity is carried out by involving the active role of women, particularly the PKK partners of Kajang Baru Village and the UMKM Paguyuban of Kajang Baru, who serve as key drivers in promoting healthier eating behaviors within the community.
Kajang Baru Village in Sintang Regency has abundant local food resources such as cassava, salak fruit, sweet potatoes, corn, papaya, moringa leaves, and river fish (tilapia and toman). However, the use of these ingredients in daily family menus remains limited. Through women^s empowerment, this program aims to enhance mothers^ skills in processing local food into healthy, nutritious, diverse, and attractive dishes for toddlers and all family members, while also increasing UMKM creativity to help improve household income.
The implementation methods include nutrition education, demonstrations of local food processing, appropriate-technology training, entrepreneurship training for UMKM Paguyuban Kajang Baru, and assistance to the PKK of Kajang Baru Village in developing ^Meja Sehat^ menus. Appropriate Technology (TTG) equipment such as a grain dryer is used to dry corn, which is then processed using a grinder to produce corn flour as an alternative MP-ASI menu besides rice porridge. The grinder machine is also used to grind mung beans into flour, which supports stunting prevention efforts. For UMKM groups in Kajang Baru, the availability of TTG tools such as cassava slicers has made their work easier and faster, while improving product hygiene through proper packaging using a sealing machine.
The results of the program show an increase in mothers^ knowledge of balanced nutrition, the formation of women^s groups who serve as pioneers of healthy local food, growing creativity in local food processing, and the availability of nutritious UMKM products that are easily accessible to the community. UMKM mothers in Kajang Baru Village are now able to produce larger quantities and have started marketing their products through online marketplaces. Furthermore, families have begun adopting local-food-based diets as an independent effort to prevent stunting.
Overall, the ^Gerakkan Meja Sehat^ program-through local food innovation and women^s empowerment-has proven effective in strengthening household food security, improving women^s economic resilience, and making a significant contribution to stunting prevention efforts in Kajang Baru Village
Keywords: Healthy Table, Local Food, Stunting, Women^s Empowerment, PKK, UMKM
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Ucu Cahyana)
|
| 24 |
Lingkungan dan Pengentasan Kemiskinan |
ABS-2 |
|
Strengthening the Role of Daily Preachers in Fostering Environmentally-Conscious Community Character in Collaboration with the East Jakarta MUI Izzatul Mardhiah, Amaliyah, Khairil Ikhsan Siregar, Iris Agripina Zen, Alifia Defahmi
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
PIslamic teachings encompass principles of environmental stewardship, reflected in sub-disciplines such as ecotheology, ecopesantren, and fiqh bi^ah (environmental jurisprudence). While environmental themes are present in Islamic Religious Education at universities, community-based preachers (dai or ustaz) rarely emphasize environmental awareness in their sermons. This study aimed to enhance the capacity of preachers to promote environmentally conscious values through mentoring and training programs within Islamic study groups (Majlis Taklim).
The program involved academic experts in environmental awareness and was attended by 39 participants, including 22 students from the MUI Ulama Cadre Education program and 17 sub-district representatives. Activities comprised lectures, interactive discussions, and pre-test and post-test questionnaires. Of the 26 respondents who completed the questionnaires, results showed a significant improvement in understanding Islamic teachings on environmental care and a strengthened commitment to integrating environmental messages into da^wah. These findings suggest that targeted preacher training can serve as an effective strategy to promote environmental responsibility within Muslim communities.
Keywords: Environmental awareness- Islamic preaching- Dai training- Fiqh bi^ah- Community empowerment
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Izzatul Mardhiah)
|
| 25 |
Lingkungan dan Pengentasan Kemiskinan |
ABS-87 |
|
Pencapaian Tujuan SDG^s Kapasitas Hidup Sehat dan Sejahtera melalui Pola Hidup Rendah Karbon Ida Hamidah (a*), Lilik Hasanah (b), Nisa Aulia Saputra (a)
(a) Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif - Universitas Pendidikan Indonesia
*idahamidah[at]upi.edu
(b) program Studi Fisika - Universitas Pendidikan Indonesia
Abstract
Pola hidup rendah karbon merupakan salah satu pendekatan yang relevan dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau dalam Bahasa Inggrisnya: Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada tujuan ke-3: kehidupan sehat dan sejahtera, tujuan ke-6: air bersih dan sanitasi layak, tujuan ke-7: energi bersih dan terjangkau, tujuan ke-12: konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, dan tujuan ke-13: penangan perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen yang valid dan andal guna mengukur efektivitas pola hidup rendah karbon sebagai strategi pencapaian SDGs. Pengembangan instrumen penelitian dilakukan melalui beberapa tahap, meliputi studi literatur, wawancara pakar, serta validasi isi dan konstruk. Instrumen ini diharapkan dapat mengukur dimensi utama pola hidup rendah karbon, seperti penggunaan energi terbarukan, pengurangan konsumsi energi, pengelolaan limbah, dan perubahan gaya hidup. Dengan adanya instrumen ini, diharapkan penelitian selanjutnya dapat memperoleh data yang lebih akurat dan sistematis terkait penerapan pola hidup rendah karbon dalam mendukung pencapaian SDGs.
Keywords: sustainable development goals- pola hidup rendah karbon-kesehatan dan lingkungan- jejak karbon- kualitas hidup sehat dan sejahtera
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Ida Hamidah)
|
| 26 |
Lingkungan dan Pengentasan Kemiskinan |
ABS-96 |
|
Pemberdayaan Perempuan Melalui Bisnis Kreatif Wedding Organizer untuk Membangun Kemandirian Ekonomi PKK Desa Ciwaruga Kabupaten Bandung Barat Okke Rosmaladewi, Deti Rostini, Siti Nur
Universitas Islam Nusantara Bandung
Abstract
Abstrak
Pengembangan usaha kreatif berbasis komunitas menjadi salah satu strategi efektif untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Namun, potensi keterampilan ibu-ibu PKK di Desa Ciwaruga Kabupaten Bandung Barat, seperti menjahit, merias, memasak, dan dekorasi, belum sepenuhnya terwadahi dalam bentuk usaha yang terorganisir. Permasalahan ini mendorong perlunya inovasi bisnis kreatif berupa Wedding Organizer (WO) yang memanfaatkan keterampilan lokal sekaligus kearifan budaya Sunda. Metode yang digunakan dalam program ini adalah pendekatan partisipatif melalui pemberdayaan masyarakat. Tahapan meliputi identifikasi potensi SDM dan kearifan lokal, pemetaan infrastruktur serta peluang kerja sama dengan UMKM desa, pelatihan manajemen WO dan pemasaran digital, hingga perancangan model bisnis berbasis kolaborasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa ibu-ibu PKK mampu berkontribusi dalam berbagai layanan WO seperti tata rias, dekorasi, catering, dan penyediaan souvenir khas lokal. Selain itu, jejaring sosial serta pemanfaatan media digital terbukti efektif dalam meningkatkan promosi. Sinergi dengan UMKM lokal memperkuat keberlanjutan usaha dan menciptakan paket layanan pernikahan yang lebih lengkap serta bernuansa budaya. Kesimpulannya, pengembangan WO berbasis pemberdayaan perempuan di Desa Ciwaruga tidak hanya membuka peluang ekonomi baru, tetapi juga memperkuat identitas budaya lokal serta meningkatkan kemandirian keluarga. Model ini berpotensi direplikasi di desa lain sebagai strategi pengembangan ekonomi kreatif berbasis komunitas.
Kata Kunci: Pemberdayaan Perempuan, Wedding Organizer, Kearifan Lokal, Ekonomi Kreatif,
Keywords: Kata Kunci: Pemberdayaan Perempuan, Wedding Organizer, Kearifan Lokal, Ekonomi Kreatif,
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Okke Rosmaladewi)
|
| 27 |
Lingkungan dan Pengentasan Kemiskinan |
ABS-118 |
|
PEMBERDAYAAN PETANI TAMBAK IKAN DI KECAMATAN SINDANG, INDRAMAYU MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN IKAN Budiaman, Alsuhendra, Ridawati
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Kegiatan pengabdian kepada ini dilaksanakan di Desa Babadan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah ikan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Metode yang digunakan adalah diskusi interaktif dan demonstrasi pembuatan produk olahan ikan, yaitu abon, nugget, kerupuk, rolade, dan stik ikan. Kegiatan diikuti oleh 15 orang isteri petani tambak. Sebelum dan setelah pelaksanaan kegiatan dilakukan pengambilan data terkait pengetahuan sasaran tentang ikan dan hasil olahannya. Seluruh sasaran mengikuti kegiatan dengan baik dan tuntas yang ditunjukkan oleh tidak adanya sasaran yang meninggalkan tempat kegiatan serta terlibatnya seluruh sasaran dalam praktik pembuatan produk olahan ikan. Data yang diperoleh memperlihatkan bahwa skor pengetahuan sasaran pada saat pre-test adalah 62,5, sedangkan pada saat post-test, skor tersebut naik menjadi 94,3. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan skor pengetahuan sasaran dengan adanya diskusi interaktif dan demonstrasi pembuatan produk olahan ikan. Hasil evaluasi kegiatan memperlihatkan peserta puas dengan pelaksanaan kegiatan ini, yang ditunjukkan skor rata-rata tingkat kepuasan adalah 4,5 atau puas hingga sangat puas. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Sindang, Indramayu, dinilai sangat berhasil dengan skor rata-rata 4,8 (sangat puas).
Keywords: Petani tambak, Kecamatan Sindang, Indramayu, olahan ikan
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Budiaman Budiaman)
|
| 28 |
Pendidikan |
ABS-5 |
|
Implementasi Media Augmented Reality Terintegrasi Dengan Virtual Reality Untuk Meningkatkan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) Bagi Guru MGMP Kimia MA DKI Jakarta Ucu Cahyana
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan technological pedagogical content knowledge (TPACK) bagi guru kimia di Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) kimia Madrasah Aliyah (MA) Daerah Ibu Kota Jakarta melalui implementasi augmented reality terintegrasi dengan virtual reality. Metode kegiatan yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup Focus Group Discussion (FGD), sesi pelatihan dan workshop, serta evaluasi program. Hasil evaluasi tentang pengetahuan media digital menunjukkan bahwa nilai post-test adalah 85,83 atau terdapat kenaikan nilai sebesar 16,25 point dibandingkan sebelum pelatihan. Sebanyak 93,2% peserta memberikan tanggapan positif terhadap program pelatih ini.. Penilaian TPACK peserta menunjukkan bahwa pada aspek Technological Knowledge (TK) diperoleh skor di atas 75%, pada aspek Content Knowledge (CK) diperoleh skor sebesar 78%, dan pada aspek Pedagogical Knowledge (PK) dperoleh skor di atas 75%. Integrasi ketiga aspek (TK, PK, dan CK) dalam bentuk TPACK diperoleh penilaian maksimal sebesar 85,7%. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan teknologi media digital berbasis AR dan VR sangat relevan dan potensial untuk diterapkan dalam meningkatkan TPACK guru-guru kimia.
Keywords: media digital, virtual reality, augmented reality, TPACK
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Ucu Cahyana)
|
| 29 |
Pendidikan |
ABS-6 |
|
KOLABORASI PERGURUAN TINGGI DAN SEKOLAH: MENGATASI KETERBATASAN PEMBELAJARAN MELALUI PROGRAM PELATIHAN KREATIF DAN INOVATIF Muhamad Fadholi1, Rugaiyah2, Siti Zulaikha3
Program Studi Manajemen Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Jakarta, Jakarta, Indonesia
Abstract
Keterbatasan sumber daya di sekolah dasar seringkali menjadi penghalang dalam penerapan pembelajaran inovatif yang sesuai dengan tuntutan abad ke-21. Artikel ini memaparkan hasil dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mengatasi tantangan tersebut melalui kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan sekolah mitra, SDN Karanganyar 02. Menggunakan metode partisipatif, program bertajuk ^SIAP (Smart, Inspiring, Active, Positive)^ ini diimplementasikan secara sistematis melalui serangkaian kegiatan yang mencakup Focus Group Discussion (FGD), workshop, dan pendampingan intensif. Fokus utama program adalah peningkatan kapasitas guru dan siswa dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran melalui pelatihan pembuatan media ajar interaktif menggunakan aplikasi Canva. Puncak dari program ini adalah penyelenggaraan ^SIAP Creativity Day^ yang menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan karya kreatif mereka. Evaluasi program dilakukan melalui observasi, wawancara, serta survei kepuasan. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan digital guru dan siswa, serta tingginya antusiasme dan motivasi belajar siswa. Selain itu, data survei menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang sangat tinggi (mencapai 100%) terhadap aspek komunikasi, kenyamanan tempat, dan kebermanfaatan program secara keseluruhan. Program ini membuktikan bahwa sinergi antara akademisi dan praktisi pendidikan merupakan solusi efektif untuk memberdayakan sekolah dan dapat menjadi model praktik baik untuk direplikasi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dasar.
Keywords: Kolaborasi, Pembelajaran Inovatif, Peningkatan Kapasitas Guru, Media Pembelajaran Digital.
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Muhamad Fadholi)
|
| 30 |
Pendidikan |
ABS-7 |
|
PENDAMPINGAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN MULTIMEDIA TARI UNTUK PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU TARI MENUJU PENDIDIKAN BERKUALITAS Dwi Kusumawardani, Rizki Taufik Rakhman, Selly Oktarini, Farhan Apriadhi Ghazaly, Fitriana Eka Putri, Siti Alsyamsari Abriyanti
Program Studi Magister Pendidikan Seni, Universitas Negeri Jakarta, Jl. Rawamangun Muka, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta 13220, Indonesia
Abstract
Peningkatan kinerja guru dalam merancang, menggunakan dan mengevalusi media pembelajaran menjadi kebutuhan kritis, karena guru menghadapi peserta didik generasi Z dan Alpha yang harus memiliki literasi digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru tari anggota MGMP Seni Budaya SMA DKI Jakarta sebagai mitra, untuk dapat melakukan penelitian dan pengembangan multimedia di sekolah masing-masing. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pola pendampingan yaitu pelatihan yang tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi dilanjutkan dengan penerapan materi melalui bimbingan langsung. Kegiatan dilaksanakan melalui penyajian materi, diskusi interaktif, pendampingan membuat multimedia, untuk diimplementasikan dan dievalusi di sekolah masing-masing. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai proses dan praktik penelitian dan pengembangan multimedia untuk pembelajaran tari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta pendampingan berpendapat positif terhadap pelaksanaan pengabdian. Temuan kegiatan adalah peserta yang berkomitmen tinggi, bersedia menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan pendampingan, dapat menulis outline hasil penerapan penelitian dan pengembangan multimedia di sekolah masing-masing dengan benar. Implikasi dari kegiatan ini menumbuhkan kesadaran guru tari bahwa multimedia pembelajaran yang telah dibuat dan digunakan, penting untuk dilakukan evaluasi dan refleksi melalui proses penelitian meskipun pada tingkat penelitian sederhana.
Keywords: pendampingan- penelitian dan pengembangani- multimedia- guru tari
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Dwi Kusumawardani)
|
Page 1 (data 1 to 30 of 128) | Displayed ini 30 data/page 1 2 3 4 5 NEXT >>
|