|
:: Abstract List ::

Page 4 (data 91 to 120 of 128) | Displayed ini 30 data/page << PREV
1 2 3 4 5 NEXT >>
| 91 |
Sains dan Teknologi |
ABS-56 |
|
Teknologi Tepat Guna sebagai Strategi Pengendalian Risiko Kecelakaan Kerja pada Pengrajin Anyaman Bambu di Sentra Kerajinan Bambu Ponorogo Mohammad Muslih (a), Rindang Diannita (a*), Nuraini (b), Lathiefa Rusli (a), Bambang Setyo Utomo (a), Maya Tsuroya Alfadla (a), Ahmad Maruf Muzaidin Arrosit (a), Dimas Abdillah Azzam (a), Syahdul Iman (a)
a) Universitas Darussalam Gontor, Jalan Raya Siman, Siman, Ponorogo, Indonesia
*rindangdiannita[at]unida.gontor.ac.id
b) Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Jalan Budi Utomo, Siman, Ponorogo, Indonesia
Abstract
Sentra Kerajinan Bambu Deling Studio dan Roemah Bamboe di Kabupaten Ponorogo menghadapi tantangan dalam proses produksi anyaman bambu berupa insiden kecelakaan kerja yang menghambat efisiensi dan produktivitas kerja. Proses produksi pada tahapan mengirat bambu mengakibatkan kecelakaan kerja berupa luka sayat, luka sobek, tergores, tertusuk, terjepit, serta paparan debu bambu yang mengganggu pernapasan. Proses ini dilakukan secara manual menggunakan pisau yang berpotensi terjadi risiko kecelakaan kerja. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan sebagai langkah pengendalian risiko kecelakaan kerja dengan menerapkan penggunaan Teknologi Tepat Guna berupa Mesin Irat Bambu 0,5 Hp. Program kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat antara lain berupa penyuluhan dan pendampingan penggunaan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang aman dengan menerapkan hierarki pengendalian risiko berupa penggunaan alat pelindung diri. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada pemanfaatan aset, kekuatan, potensi yang ada di Sentra Kerajinan Bambu Deling Studio dan Roemah Bamboe. Hasil dari Pengabdian kepada Masyarakat ini berupa penurunan insiden kecelakan kerja dalam kurun waktu dua tahun terakhir setelah penggunaan Teknologi Tepat Guna dan memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja guna mendukung pengembangan industri kerajinan bambu serta untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
Keywords: Kecelakaan Kerja, Kerajinan Bambu, Teknologi Tepat Guna
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Rindang Diannita)
|
| 92 |
Sains dan Teknologi |
ABS-73 |
|
Penguatan Keamanan Pangan dan Kendali Mutu melalui Sensor Kesegaran pada UMKM Bakso Ikan di Kota Serangt Try to Submit This Sample Abstract Yus Rama Denny1,2,3,*, Sulaeman Deni Ramdani 4, Fachruddin Perdana5
1Jurusan Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten.
2Laboratorium Fotovoltaic, Devais Fungsional, dan Kecerdasan Buatan, Center of Excellent, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Cilegon, Banten.
3Pusat Unggulan Ipteks (PUI) Inovasi Pangan Lokal, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten
4Jurusan Pendidikan Vokasional Teknik Mesin, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten.
5Jurusan Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten.
Abstract
Keywords: UMKM, bakso ikan, CPPOB-IRTP, sensor inframerah, freshness indicator, cold chain
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Denny Yus Rama)
|
| 93 |
Sains dan Teknologi |
ABS-92 |
|
Penerapan Sistem Filtrasi Hybrid Zeolit-RO dan Membran RO untuk Pengolahan Air Wudhu Menjadi Air Minum di Sunter Jaya Rafiuddin Syam, Rizky Priambodo, Heri Firmasyah
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Pelaksanaan pengabdian Masyarakat ini untuk menerapkan sistem filtrasi air berkelanjutan berbasis komunitas dengan memanfaatkan teknologi hybrid yang mengintegrasikan media filtrasi zeolit, manganese greensand, dan karbon aktif dengan membran reverse osmosis (RO) dalam housing tabung Fiber Reinforced Plastic (FRP). Sistem ini diimplementasikan di Masjid Al-Mukhlish, Sunter Jaya, Jakarta Utara, untuk mengatasi permasalahan krisis air bersih melalui daur ulang air wudhu. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi kinerja sistem dalam menurunkan kadar Total Dissolved Solids (TDS), logam berat (Fe, Mn, Pb), dan kontaminan mikrobiologis, serta menganalisis aspek keberlanjutan teknis dan sosialnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem filtrasi hybrid ini mencapai efisiensi penghilangan TDS >90% dan logam berat >95%, dengan kualitas air hasil olahan memenuhi standar baku mutu Permenkes No. 492/2010. Penggunaan housing FRP terbukti memberikan keunggulan signifikan dalam ketahanan korosi, kemampuan menahan tekanan operasi tinggi (100-150 psi), dan masa pakai panjang. Implementasi sistem ini tidak hanya menyediakan akses air minum bagi 500 kepala keluarga, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan air berkelanjutan. Temuan penelitian merekomendasikan model ini sebagai solusi terpadu untuk daerah perkotaan dengan keterbatasan infrastruktur air bersih.
Keywords: Please Just Try to Submit This Sample Abstractfiltrasi hybrid, reverse osmosis, fiber reinforced plastic, daur ulang air, pemberdayaan masyarakat.
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Rafiuddin Syam)
|
| 94 |
Sains dan Teknologi |
ABS-93 |
|
Please Just Try to Submit This Sample AbstractPenerapan IPTEK dalam Penyediaan Fasilitas Penerangan Jalan-Umum berbasis Tenaga-Surya di KTH-05 Rumah Kaum Jayakarta Kelurahan Jatinegara Kaum Wisnu Djatmiko- Iwan Sugihartono- Aris Sunawar- Gavriel Rimbo- Rasyid Kusnandar
Program Studi Pendidikan Teknik Elektronika FT-UNJ-
Abstract
Kelompok Tani-Hutan (KTH) 05 merupakan satu dari enam KTH yang terdapat di wilayah RW-03 Kelurahan Jatinegara Kaum Kota Administrasi Jakarta Timur yang menjadi area yang ditanami tanaman buah dan sayuran dengan tujuan untuk meningkatkan literasi mitigasi-bencana dalam pemenuhan kebutuhan-pangan bagi masyarakat di RW-03 Kelurahan Jatinegara Kaum. Area KTH-05 Rumah Kaum Jayakarta yang lokasinya berada di sebelah Barat makam Pangeran Jayakarta belum difasilitasi lampu penerangan, sehingga berdampak terbatasnya kegiatan masyarakat dalam mengelola dan memanfaatkan tanaman-tanaman yang ditanam di lokasi tersebut. Mengacu ke hasil Musrenbang Kelurahan Jatinegara Kaum Jakarta Timur dengan warga RW-03 disepakati masyarakat RW-03 membutuhkan PJU berbasis Tenaga-Surya sebagai sumber penerangan di area KTH-05 Rumah Kaum Jayakarta dengan tujuan untuk meningkatkan produktifitas.
Solusi yang ditawarkan oleh tim pengusul kegiatan P2M adalah dengan melakukan beberapa langkah, yaitu: (1) melakukan survey untuk mendapatkan data-data faktual kebutuhan penerangan di area KTH-05 Rumah Kaum Jayakarta- (2) menentukan spesifikasi sistem PJU Tenaga-Surya yang akan diinstlasikan mengacu kebutuhan mitra- (3) menentukan spesifikasi tiang PJU sesuai dengan spesifikasi system PJU Tenaga-Surya- (4) pengadaan system PJU dan system tiang PJU mengacu ke spesifikasi yang telah divalidasi- (5) pengujian system PJU dan system tiang PJU sebelum diinstalasikan- (6) pemasangan sistem PJU Tenaga-Surya di area KTH-05 Rumah Kaum Jayakarta- (7) melatih anggota KTH-05 Rumah Kaum Jayakarta untuk merawat dan mengoperasikan sistem PJU Tenaga Surya- dan (8) serah-terima sistem PJU Tenaga-Surya ke wakil masyarakat KTH-05 Rumah Kaum Jayakarta.
Target yang akan dicapai oleh tim pengusul kegiatan P2M di area KTH-05 Rumah Kaum Jayakarta adalah: (1) terinstallnya beberapa sistem PJU Tenaga-Surya yang diharapkan dapat meningkatkan produktifitas masyarakat RW-03 yang mengelola dan memanfaatkan KTH-05 Rumah Kaum Jayakarta- (2) peningkatan literasi di bidang pemanfaatan energi-terbarukan- dan (3) tersosialisasi kegiatan P2M di KTH-05 Rumah Kaum Jayakarta di media-elektronik, dan juga di seminar P2M Tingkat Nasional.
Keywords: Penerapan IPTKES, KTH Rumah Kaum Jayakarta, PJU Tenaga Surya.
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Wisnu Djatmiko)
|
| 95 |
Sains dan Teknologi |
ABS-114 |
|
Pemanfaatan Energi Angin Sebagai Listrik Alternatif di Kecamatan Muara Gembong Daryanto, Suyito M, Parjiman, Aris Sunawar
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
The training program on wind energy utilization as an alternative electricity source in Muara Gembong District was conducted to enhance energy literacy and technical skills among coastal communities. This region possesses untapped wind energy potential, while access to conventional electricity remains limited. The study employed a one-group pretest-posttest design to evaluate the effectiveness of the training, which combined theoretical instruction with hands-on practice in installing small-scale wind turbines. Statistical analysis revealed a significant increase in posttest scores compared to pretest results, indicating that the training successfully improved participants^ understanding. These findings suggest that practice-based training can serve as an effective strategy to foster community energy independence.
Keywords: wind energy, community training, small-scale wind turbine, alternative electricity, Muara Gembong, learning evaluation
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (aris sunawar)
|
| 96 |
Sains dan Teknologi |
ABS-120 |
|
Inovasi Pupuk Kering dari Limbah Organik TPI Inengo, Desa Huangobotu Kabupaten Bone Bolango Wila Rumina Nento (a*), Shindy Hamidah Manteu (a), I Made Sudiarta (b)
a) Prodi Teknologi Hasil Perikanan, Universitas Negeri Gorontalo
Jl. Jenderal Sudirman No. 6, Gorontalo 96128, Indonesia
*wila[at]ung.ac.id
b) Prodi Agrotek, Universitas Ichsan Gorontalo
Drs. Achmad Nadjamuddin, Gorontalo 96138, Indonesia
Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan inovasi pengolahan limbah organik dari hasil samping perikanan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Inengo, Desa Huangobotu, Kabupaten Bone Bolango menjadi pupuk kering bernutrisi yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis. Limbah organik yang dihasilkan dari aktivitas pelelangan ikan, seperti tulang, sisik, kulit ikan, dan jeroan, selama ini belum dikelola secara optimal sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan masyarakat sekitar. Melalui pendekatan partisipatif, tim pengabdi melakukan sosialisasi, pelatihan teknis, serta pendampingan kepada kelompok masyarakat Desa Huangobotu dalam hal ini karang taruna tentang proses pengolahan limbah menjadi pupuk kering. Proses produksi dilakukan dengan metode sederhana yang mudah diterapkan, meliputi pengumpulan bahan, pencacahan, fermentasi dengan aktivator mikroba, pengeringan, dan pengemasan produk akhir. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi produk yang bermanfaat serta berpotensi meningkatkan pendapatan melalui penjualan pupuk. Inovasi ini diharapkan menjadi model pengelolaan limbah organik di kawasan pesisir yang berkelanjutan, sekaligus mendukung program pertanian ramah lingkungan di Gorontalo.
Keywords: Llimbah organik- TPI Inengo- Pupuk kering- Pemberdayaan masyarakat- Inovasi lingkungan
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Wila Rumina Nento)
|
| 97 |
Sains dan Teknologi |
ABS-121 |
|
Kompos Digital: Revolusi Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi Rindang Diannita (a*), Mohammad Muslih (a), Yuangga Kurnia Yahya (a), Ahmad Maruf Muzaidin Arrosit (a), Umma Fatayati (a)
a) Universitas Darussalam Gontor, Jalan Raya Siman, Siman, Ponorogo, Indonesia
Abstract
Permasalahan sampah di Indonesia menghadapi tantangan utama dalam pengelolaan sampah khususnya wilayah dengan masyarakat pedesaan yang memegang tradisi membakar sampah. Proses pembakaran sampah menimbulkan masalah lain berupa risiko kebakaran, adanya polusi udara, mengakibatkan penyakit mata, asapnya mengandung zat beracun seperti dioksin, furan, karbon monoksida, serta partikel halus (PM2.5) yang dapat menyebabkan penyakit pernapasan, kanker, gangguan hormone. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan inovasi Kompos Digital sebagai solusi pengolahan sampah berkelanjutan berbasis teknologi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi dan pendampingan penggunaan sistem digital yang terintegrasi dengan sensor Internet of Things (IoT) merupakan konsep dimana perangkat berupa aplikasi mobile Blynk IoT yang memiliki fungsi untuk memantau suhu serta mengetahui kadar kelembapan secara real-time. Selain itu, sebagai sarana edukasi dan monitoring masyarakat dalam proses pengomposan mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengelola sampah secara efisien, serta terciptanya produk kompos berkualitas tinggi yang dapat dimanfaatkan untuk pertanian berupa kompos dan untuk peternakan sebagai pakan ternak. Dengan adanya Kompos Digital, masyarakat tidak hanya mendapatkan manfaat ekonomi melalui pengurangan biaya pupuk, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon dan penciptaan lingkungan yang lebih bersih. Program ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara teknologi serta partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pengelolaan sampah berkelanjutan.
Keywords: Kompos Digital, Sampah, Teknologi IoT, Urban Farming, Pengabdian Masyarakat
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Rindang Diannita)
|
| 98 |
Sosial Humaniora |
ABS-4 |
|
Hadis Populer di Uji Kebenarannya Simulasi & Pelatihan Analisis Hadis Dhaif dan Palsu di-MUI Jakarta TimurTry to Submit This Sample Abstract Khairil I. Siregar, Izzah M, Faza, Mila
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi keagamaan melalui pelatihan dan simulasi analisis hadis lemah dan palsu. Peserta adalah pengurus MUI, tokoh agama, mahasiswa, dan masyarakat umum. Metode pelaksanaan meliputi pemaparan teori, studi kasus hadis populer, dan praktik analisis sanad-matan dengan sumber rujukan cetak maupun digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta untuk mengidentifikasi keautentikan hadis. Kegiatan ini diharapkan berkontribusi pada pengurangan penyebaran hadis lemah atau palsu di ruang publik.
Keywords: hadis populer, hadis dhaif, hadis palsu, literasi keagamaan, pelatihan
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Khairil Ikhsan Siregar)
|
| 99 |
Sosial Humaniora |
ABS-21 |
|
Integrating Local Regulations and Empowering Coastal Women for Tamin Waste Management in Pakam Village, Batu Bara Regency Februati Trimurni (a*), Muhammad Arifin Nasution (b), Dara Aisyah (c), Yovita Sabarina Sitepu (d), Onan Marakali Siregar (e), Wiro Oktavius Ginting (f), Siti Hazzah Nur (g)
a,b,c,f,g) Public Administration Science, Universitas Sumatera Utara, Medan 20155, Indonesia
*februati[at]usu.ac.id
d) Communication Science, Universitas Sumatera Utara, Medan 20155, Indonesia
e) Business Administration Science, Universitas Sumatera Utara, Medan 20155, Indonesia
Abstract
In order to solve environmental challenges and enhance coastal welfare, Pakam Village, Batu Bara Regency, implemented the Community Service Program (PkM) for Fostered Villages from April to November 2025. Unsorted home waste, poor application of the 3Rs, and the buildup and contamination of tamin waste (green mussel shells) are some of the main issues. This program combined training on creative trash utilization for coastal women^s organizations with the creation of a Village Head Regulation (Perkades) on waste management as a local legal tool. According to the program^s findings, the Village Waste Bank operates by reducing waste, encouraging community members to sort, and designating a Coastal Women^s Mobilization Team (TP3) as the main force behind innovation. Products, including organic fertilizer, handicrafts, and calcium powder, are being sold locally as a result of training. The Village Regulation (Perkades) improves interaction with the Regency Waste Bank program and provides a legislative basis for sustainability. It has been demonstrated that this initiative increases the capacity of coastal women, lowers pollution, and creates new business opportunities. These results highlight the value of community empowerment and regulatory coordination as a model for a circular economy based on coastal villages.
Keywords: Community Service- Waste management- Waste Banks- Women^s- Empowerment- Circular Economy
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Februati Trimurni)
|
| 100 |
Sosial Humaniora |
ABS-28 |
|
PENINGKATAN KEAHLIAN PROFESIONAL AUDIT UNTUK BERKARIR SEBAGAI AUDITOR Zaki Baridwan
Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Abstract
Pengabdian Masyarakat tentang Peningkatan keahlian professional audit untuk calon auditor sangat diperlukan, hal ini dikarenakan dalam tiga tahun terakhir banyak para Akuntan Publik terkena sanksi oleh Lembaga Profesi dan Kementerian Keuangan sebagi akibat dari rendahnya kualitas audit yang dilakukan. Dari kondisi ini, para praktisi di Kantor Akuntan Publik membutuhkan calon auditor yang professional yang mengusai standar audit terkini. Pengabdian Masyarakat ini diikuti oleh para calon auditor yang ingin berkarir sebagai auditor di Kantor Akuntan Publik dan dilaksanakan selama dua bulan. Pengabdian Masyarakat dilakukan dengan pendekatan studi kasus yang didesain dari kasus riil. Peserta juga dibekali juga perubahan-perubahan terkini dalam standar audit, kode etik profesi dan sistem manajemen mutu serta prinsip mengenali pengguna jasa (PMPJ). Dalam pengabdian ini dilaksanakan pre-test dan post-test untuk mengetahui penguasaan keahlian para peserta. Hasil post-test menunjukkan peningkatan penguasaan peserta dalam bidang audit sangat signifikan.
Keywords: keahlian audit, akuntan publik, pengabdian profesi. karir auditor
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Zaki Baridwan)
|
| 101 |
Sosial Humaniora |
ABS-29 |
|
Konservasi Cerita Si Pitung Melalui Pelatihan Storytelling Berbasis Kearifan Lokal Siti Gomo Attas, Novi Anoegrajekti, Rizky Wardhani, Ely Rusliawati
Sekolah Pascasarjana, Universitas Negeri Jakarta (Jakarta, Indonesia)
Abstract
Program Pengabdian Kepada Masyarakat Wilayah Binaan Unggulan Universitas (PPM-PWBU) ini bertujuan untuk melestarikan sastra lisan melalui model pelatihan storytelling berbasis cerita rakyat Si Pitung di Kawasan Marunda Pulo, Cilincing, Jakarta Utara. Pengabdian ini bertujuan sebagai upaya konservasi warisan budaya Betawi yang kian tergerus oleh perkembangan zaman. Kegiatan ini melibatkan masyarakat setempat, terutama generasi muda, dalam pelatihan teknik bercerita (storytelling) agar mereka dapat memahami, mengapresiasi dan mewariskan kembali kisah Si Pitung sebagai simbol heroisme, keberanian dan keadilan dalam budaya Betawi. Model Pelatihan storytelling dibagi dalam dua bagian yaitu proses memberi rangsangan para peserta dengan menceritakan sejarah Marunda dan kisah-kisah yang berkembang di sekitar Cagar Budaya si Pitung. Selanjutnya para peserta akan dilatih untuk menuliskan kembali cerita si Pitung yang diingat berdasarkan memori kolektif sebagai warga Marunda yang kental dengan cerita si Pitung. Kemudian para peserta mengkuti lokakarya yang interaktif dengan pendampingan yang intensif serta simulasi pementasan untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam menyampaikan cerita secara menarik dan berkesan. Hasil dari program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian sastra lisan, memperkuat identitas budaya lokal serta mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam mencintai cerita rakyat sebagai kearifan lokal masyarakat pesisir, masyarakat Marunda Pulo.
Keywords: Cerita si Pitung, Kearifan Lokal, Marunda, Konservasi, Storytelling
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Dr. Siti Gomo Attas, M.Hum. Attas)
|
| 102 |
Sosial Humaniora |
ABS-33 |
|
PENINGKATAN DAYA SAING DAN KEBERLANJUTAN USAHA KECIL DI MERUYA SELATAN MELALUI PELATIHAN DIGITAL MARKETING Mirza
Fakultas Ekonomi dan Bisnis/Magister Manajemen, Universitas Mercubuana, Indonesia)
email : mirza[at]mercubuana.ac.id
Abstract
Not many small business owners in South Meruya use Digital Marketing Tools in marketing activities. So it is necessary to conduct Digital Marketing Training to improve the knowledge and skills of small business owners in using several Digital Marketing tools and increase the frequency of use of digital marketing tools by small businesses which ultimately have an impact on increasing sales, market share, competitiveness and business sustainability.
Keywords: Small Business, Digital Marketing, Competitiveness and Business Sustainability
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (MIRZA ZULKIFLI)
|
| 103 |
Sosial Humaniora |
ABS-37 |
|
SOSIALISASI TEKNIS PENGUKURAN KEBUGARAN JASMANI DENGAN APLIKASI SIPGAR PADA MASYARAKAT KECAMATAN PULOGADUNG JAKARTA TIMUR Kuswahyudi, Yasep Setiakarnawijaya, Yuliasih, Iis Indrawati, Khonsa Tsabita, Muhammad Nabil Maulana
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
Abstract
Kegiatan sosialisasi aplikasi SIPGAR ini diberikan untuk memberikan pelayanan dan informasi kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur mengenai tingkat kebugaran jasmani masyarakat yang bersangkutan. Metode yang digunakan adalah metode sosialisasi teknik pengukuran kebugaran jasmani yang akan dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan yang ada. Kegiatan ini berisi tentang teori dan simulasi tes pengukuran kebugaran jasmani melalui aplikasi SIPGAR. Kegiatan ini bermitra dengan I Can Gymnastics Club Jakarta sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini dihadiri oleh orangtua member I Can Gymnastics Club sebanyak 49 orang. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada hari rabu tanggal 23 Juli 2025 di I Can Gymastics Club Jakarta. Karena tidak semua masyarakat mengetahui mengenai pengukuran kebugaran jasmani dengan aplikasi SIPGAR, oleh karena itu sangat perlu diadakan sosialisasi teknis pengukuran kebugaran jasmani dengan aplikasi SIPGAR kepada masyarakat agar pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai pengukuran kebugaran jasmani dapat meningkat, sehingga mereka dapat mengetahui tingkat kebugaran jasmaninya masing-masing dan dapat melaksanakan program latihan fisik ketika sudah mengetahui tingkat kebugaran jasmaninya masing-masing. Pada akhirnya tujuan dari kegiatan ini adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengetahui tingkat kebugaran jasmaninya agar dapat menjadi masyarakat yang sehat, bugar, dan produktif.
Keywords: kebugaran jasmani- aplikasi SIPGAR- tes pengukuran
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Kuswahyudi Kuswahyudi)
|
| 104 |
Sosial Humaniora |
ABS-41 |
|
EDUKASI KESELAMATAN AIR: MITIGASI TENGGELAM MELALUI PEMBELAJARAN RENANG PADA SISWA SEKOLAH DASAR KEPULAUAN SERIBU Heru Miftakhudin, Ferry Yohannes Watimena, Fajar Arie Mangun, Burhan Basyirudin
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Kepulauan Seribu sebagai wilayah kepulauan memiliki risiko tinggi terhadap bahaya tenggelam, khususnya bagi anak-anak usia sekolah dasar yang sering beraktivitas di lingkungan pantai dan laut. Minimnya pengetahuan serta keterampilan dasar tentang keselamatan air menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan air di kawasan tersebut. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan dasar siswa sekolah dasar dalam upaya mitigasi risiko tenggelam.Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan pada Juli melalui pendekatan partisipatif yang meliputi penyusunan modul edukasi keselamatan air, penyampaian materi interaktif mengenai bahaya dan pencegahan kecelakaan di air, serta pelatihan praktik renang dasar di lapangan. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman siswa, serta observasi langsung keterampilan renang dasar.Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa mengenai konsep keselamatan air dan kemampuan melakukan tindakan pencegahan darurat. Siswa juga mampu menguasai keterampilan renang dasar seperti mengapung, bernapas di air, dan bergerak dengan teknik sederhana.Kesimpulan, edukasi keselamatan air melalui pembelajaran renang dasar efektif dalam menekan risiko tenggelam pada anak-anak sekolah dasar di Kepulauan Seribu. Program ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di sekolah-sekolah wilayah pesisir sebagai upaya mitigasi bencana berbasis pendidikan.
Keywords: #edukasi #keselamatan #renang #kepulaunseribu
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Heru Miftakhudin)
|
| 105 |
Sosial Humaniora |
ABS-42 |
|
PELATIHAN OLAHRAGA AIR BADMINTON UNTUK PELATIH BULUTANGKIS DI KEPULAUAN SERIBU Fajar Arie Mangun, Ari Subarkah
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
Abstract
Pelatihan Olahraga Air Badminton Untuk Pelatih Bulutangkis di Kepulauan Seribu akan menjadi istimewa serta menjadi tempat yang sesuai untuk melakukan pelatihan dalam waktu jangka panjang untuk masa yang akan datang AirBadminton menjadi salah satu cabang olahraga tambahan di luar 10 cabang olahraga wajib dalam ANOC World Beach Games 2023 yaitu seperti aquathlon bola tangan pantai sepakbola pantai tenis pantai voli pantai 4x4 polo air pantai gulat pantai karate selancar layang dan renang perairan terbuka 5km Kehadiran AirBadminton ini diharapkan bisa lebih memasyarakatkan bulu tangkis karena bisa dimainkan di berbagai permukaan lapangan Melansir dari BWF AirBadminton dapat dimainkan di lapangan rumput seperti di taman lapangan dengan permukaan keras hingga pantai berpasir BWF pun mengeklaim bahwa olahraga AirBadminton dapat dimainkan oleh semua usia karena fleksibilitas jenis lapangan luar lapangan Secara kesehatan AirBadminton memiliki banyak manfaat mulai dari meningkatkan kemampuan fisik seperti kecepatan ketahanan kekuatan dan kelincahan Begitu juga mencegah stres dan mengurangi risiko miopia atau rabun jauh pada anak anak Selain itu AirBadminton juga membantu mengurangi risiko penyakit seperti tekanan darah tinggi diabetes dan membantu menjaga berat badan AirBadminton sendiri bisa dimainkan 1 vs 1 2 vs 2 double 3 vs 3 triple atau lebih dari itu untuk laga yang bersifat rekreasional Kecuali nomor single satu pemain dalam sebuah tim tak boleh memukul atau mengembalikan bola secara beruntun alias harus saling bergantian Peralatan yang digunakan AirBadminton pun hampir serupa dengan bulu tangkis umumnya yakni net raket dan tentunya shuttlecock yang diberi nama AirShuttle Berbeda dengan kok yang terbuat dari bulu angsa AirShuttle memakai bahan plastik yang didesain agar bisa dimainkan di luar ruangan terutama terakit embusan angin
Keywords: Air Badminton, Coaching, Coaches
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (FAJAR ARIE MANGUN)
|
| 106 |
Sosial Humaniora |
ABS-44 |
|
PELATIHAN PERWASITAN RENANG Ika Novitaria Marani, Heni Widyaningsih, Ari Subarkah
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Perwasitan renang adalah salah satu teknik penjurian agar pertandingan renang yang dilakukan dapat berjalan dengan aman dan lancar. Tugas dan wewenang dari wasit juri renang adalah sebagai pengadil serta memutuskan hasil waktu yang diperoleh oleh atlet pada saat mereka bertanding, hal ini bertujuan untuk memberikan hasil laporan resmi dari pencapaian masing-masing limit waktu renang yang diperoleh oleh atlet tersebut. Wasit memiliki peran yang penting dalam suatu perlombaan renang, karena wasit merupakan ujung tombak untuk mensukseskan perlombaan tersebut. Sebagai seorang wasit harus dapat bersikap netral untuk bisa menerapkan peraturan perlombaan yang berlaku.Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan perwasitan renang. Kegiatan ini perlu dilakukan karena mengingat daerah kota Bekasi memiliki banyak klub renang dan mulai memiliki kalender perlombaan yang banyak sehingga memerlukan wasit dan juri untuk memimpin perlombaan renang. Tempat pelatihan dilakukan di wilayah binaan Universitas yaitu di Kota Bekasi Jawa Barat. Waktu kegiatan dilakukan selama kurang lebih 8 bulan yaitu dimulai dari bulan Maret - September 2025, yang dimulai dari pembuatan proposal, koordinasi terkait pelaksanaan kegiatan, pelaksanaan kegiatan dan pembuatan laporan hingga tagihan luaran yang diperlukan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Gedung aula arena centre Vida, Bekasi. Adapun peserta dari pelatihan ini Adalah para pelatih renang dan guru olahraga Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini adalah metode ceramah dan diskusi saat menyampaikan materi tentang peraturan perlombaan renang. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan tentang peraturan perlombaan renang, sehingga diharapkan para peserta dapat mengaplikasikan saat menjadi wasit dalam perlombaan renang.
Keywords: Pelatihan, Perwasitan, Renang
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Ika Novitaria Marani)
|
| 107 |
Sosial Humaniora |
ABS-46 |
|
Sosialisasi Pola Gizi Seimbang dan Komposisi Tubuh pada Anggota Himpunan Generasi Muda Kabupaten Kaur (HGMKK) Jabodetabek Yasep Setiakarnawijaya (a*), Ela Yuliana (b), Nadya Dwi Oktafiranda (c), Langgeng Safitri (d), Asri Arika Rahman (e)
a-e) Program Studi Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
Abstract
Kurang pengetahuan remaja tentang gizi seimbang, menyababkan penerapan gizi seimbang di masyarakat belum optimal sehingga masih banyak dijumpai berbagai masalah terkait perilaku makan, perilaku hidup bersih dan sehat, serta penyakit-penyakit yang berkaitan dengan gizi kurus dan obesitas. Di DKI Jakarta memiliki prevalensi yang lebih tinggi. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yakni, memberikan sosialisasi tentang pola gizi seimbang dan komposisi tubuh pada Himpunan Generasi Muda Kabupaten Kaur (HGMKK) Jabodetabek. Metode pemecahan masalah menggunakan pendekatan ceramah, dan diikuti oleh peserta sebanyak 20 orang. Hasilnya, terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta tentang pola gizi seimbang dan komposisi tubuh. Hasil pretest dan postest terjadi peningkatan sebesar 60,63%, dengan tingkat kebenaran jawaban pada saat posttest mencapai 90,63%. Kesimpulannya, sosialisai adalah tindakan yang tepat untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman generasi muda terkait dengan pola gizi seimbang dan komposisi tubuh, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan mendorong kepada perubahan perilaku makan dan hidup sehat. Dengan demikian, salah satu dari 17 tujuan program Sustainable Development Goals (SDGs), yakni poin ke-tiga kehidupan sehat dan sejahtera tercapai di masyarakat.
Keywords: gizi seimbang- generasi muda- komposisi tubuh
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Ela Yuliana)
|
| 108 |
Sosial Humaniora |
ABS-47 |
|
Pemberdayaan Paguyuban Thrifting Jawa Barat Melalui Pelatihan Pemasaran Digital dan Pendampingan Strategi Penjualan Online menggunakan Business Intelligence Rahma Wahdiniwaty (a*), Anna Dara Andriana(b), Gentisya Tri Mardiani (b), M. Yani Syafei (a), Geraldi Catur Pamuji (a)
a) Fakultas Pascasarjana, Universitas Komputer Indonesia
Jalan Dipatiukur 112-118, Bandung 40132, Indonesia
*rahma[at]email.unikom.ac.id
b) Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia
Jalan Dipatiukur 112-118, Bandung 40132, Indonesia
Abstract
Paguyuban Thrifting Jawa Barat merupakan komunitas yang berisi para pengusaha penjual barang bekas berkualitas yang beranggotakan 300 pengusaha. Berdasarkan hasil wawancara sekitar 80% anggota paguyuban sudah memanfaatkan media sosial dan platform e-commerce secara hanya saja belum optimal. Para anggota paguyuban thrifting mengalami kesulitan ketika akan menganalisis data penjualan dan menentukan strategi bisnis berbasis teknologi informasi. Program pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuankepada seluruh pelaku usaha thrift melalui pelatihan pemasaran digital serta pendampingan strategi penjualan online dengan memanfaatkan teknologi Business Intelligence (BI). Metode yang dilakukan mencakup lima tahapan yakni sosialisasi, pelatihan pemasaran digital, pelatihan pemanfaatan dashboard BI dan evaluasi hasil. Hasil kegiatan memperlihatkan peningkatan pemahaman peserta terkait pemasaran digital dan kosep Business Intellegence serta manfaat data penjualan untuk pengambilan keputusan bisnis. Penerapan BI membantu para anggota pelatihan dalam mengidentifikasi produk terlaris, hal ini diperlukan untuk memprediksi tren penjualan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing anggota paguyuban dalam menghadapi perkembangan teknologi digital yang terjadi serta mendukung pertumbuhan usaha thrift yang berkelanjutan.
Keywords: Pemberdayaan, Pemasaran Digital, Business Intelligence, Thrifting
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Rahma Wahdiniwaty)
|
| 109 |
Sosial Humaniora |
ABS-50 |
|
IMPLEMENTASI PEACE EDUCATION UNTUK MEMBENTUK KARAKTER POSITIF REMAJA DI SMA YAPPENDA JAKARTA UTARA Mauna, Zarina Akbar, Ernita Zakiah, Ajeng Nurul Shabrina, Fressika Salsabila Riti Putri
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Remaja di SMA Yappenda Jakarta Utara menghadapi tantangan berupa tingginya perilaku agresif dan rendahnya keterampilan resolusi konflik, yang diperparah oleh faktor lingkungan perkotaan dan kondisi keluarga long distance marriage. Pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan program peace education guna meningkatkan karakter positif remaja, khususnya dalam aspek empati, pengelolaan emosi, dan penyelesaian konflik secara damai. Program dilaksanakan melalui tiga tahapan: sosialisasi, pelatihan membangun hubungan sosial yang sehat, komunikasi asertif, penyelesaian masalah secara kreatif dan damai, dan tahap dokumentasi. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test, post-test, dan wawancara terhadap 49 peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari 80,4 (pre-test) menjadi 88 (post-test). Wawancara pasca-pelatihan juga mengindikasikan peningkatan pemahaman terhadap nilai-nilai perdamaian, kemampuan mengelola konflik secara mandiri, serta pola komunikasi yang lebih sehat. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi peace education efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan remaja dalam menyelesaikan konflik secara damai serta membentuk karakter positif.
Keywords: peace education, pendidikan damai, karakter positif, remaja, resolusi konflik, komunikasi asertif
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (mauna mauna)
|
| 110 |
Sosial Humaniora |
ABS-54 |
|
Pendampingan peningkatkan Kesehatan Mental PMI melalui Permainan Aut bound di Korea Selatan. Iwan Setiawan, Samsi Setiadi, Raharjo, Rob Ryansyah Deniro, Dea Raissah Koloni
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan berupa Pendampingan Untuk peningkatkan Kesehatan Mental PMI melalui Permainan Aut bound di Korea Selatan. Pengabdian masyarakat Kaloboratif Internasional bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang Kesehatan mental yang dapat di jaga dengan melakukan aktivitas permainan aut bound bagi tenaga kerja Indonesia di Seoul dan Daejoan. Mitra dalam kegiatan pengabdian pada Masyarakat ini adalah KBRI Seoul dan komunitas Pekerja Migran Indonesia (IMNIDA) di Daejoan.
Keywords: Please Just Try to Submit This Sample Abstract
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Iwan Setiawan)
|
| 111 |
Sosial Humaniora |
ABS-60 |
|
PENGOLAHAN PRODUK KREATIF KEBAHASAAN BERBASIS SINTAKSIS SEBAGAI PROMOSI CAGAR BUDAYA JATINEGARA KAUM Miftahulkhairah Anwar, Nurbiana Dhinie, Helvy Tiana Rosa, Fajar A Nugroho, Renadini Nurfitri, Muhammad Rayhan, Annisa Dhea Nurbaity
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Jatinegara Kaum merupakan salah satu wilayah binaan unggulan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sejak tahun 2022 yang terletak di Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur. Kawasan ini merupakan salah satu kawasan bersejarah di Jakarta karena terdapat beberapa peninggalan benda cagar budaya, yaitu Masjid Assalafiyah, Makam Pangeran Jayakarta, dan Makam Pangeran Sanghyang yang berada dalam satu kawasan. Kesakralan cagar budaya ini membuat kawasan ini dijadikan sebagai tempat wisata rohani. Berdasarkan analisis situasi, ditemukan permasalahan prioritas, yaitu promosi cagar budaya dan literasi informasi yang belum optimal. Bidang promosi cagar budaya dan literasi informasi sangat berkaitan erat karena keduanya membutuhkan aspek kebahasaan sebagai media penguatan. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan aspek kebahasaan sebagai sarana untuk mengedukasi dan mempromosikan keberadaan serta nilai penting Cagar Budaya Jatinegara Kaum. Fokus kajian diarahkan pada pengolahan produk kreatif kebahasaan yang berbasis pada pemanfaatan struktur sintaksis sebagai landasan dalam menciptakan teks yang efektif, komunikatif, dan estetis. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ialah pendekatan interdisipliner dan pemberdayaan sumberdaya lokal untuk mengembangkan produk kreatif. Kegiatan ini menghasilkan sejumlah produk kebahasaan yang tidak hanya memperkuat identitas budaya Jatinegara Kaum, tetapi juga berdampak positif bagi mitra pengabdian.
Keywords: sintaksis, produk kreatif, cagar budaya, Jatinegara Kaum
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Miftahulkhairah Anwar)
|
| 112 |
Sosial Humaniora |
ABS-63 |
|
Penguatan Kampung Pancasila Melalui Seni-Budaya di Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu Komarudin, Ahmad Tarmiji Alkhudri, Agus Wibowo, Marsellisa Nindito
1. Program Studi PPKn, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta
2. Program Studi Pendidikan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta
3. Program Studi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Jakarta
4. Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Perwujudan pembinaan dan pembumian Pancasila dapat dilakukan dengan penerapan nilai-nilai kearifan lokal. Salah satu kearifan lokal yang memiliki nilai tinggi adalah seni budaya. Sejalan dengan upaya pembinaan dan pembumiaan Pancasila ini, maka penting dilakukan Penguatan Kampung Pancasila melalui Seni-Budaya di desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu. Metode pemecahan masalah pada pengabdian masyarakat ini ialah cooperative inquiry dan Focus Group Discussion (FGD). Khalayak sasaran adalah Ketua RT, RW, perwakilan tokoh masyarakat, Pelaku ekonomi lokal, dan perangkat pemerintah desa sebanyak 40 orang. Pelaksanaan kegiatan pengabdian tentang Kampung Pancasila melalui seni-budaya pada bulan Agustus 2025 dan kegiatan utamanya di dilaksanakan pada 8-9 Agustus 2025. Mitra yang terlibat ialah pemerintah desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan: 1). Adanya kemauan dan komitmen yang kuat dari peserta, pemerintah desa, dan pemerintah daerah untuk menghidupkan dan melestarikan potensi lokal, khususnya seni-budaya Bulak sebagai instrumen pembumian nilai-nilai Pancasila. Wujud komitmen tersebut terciptanya kelembagaan Kampung Pancasila melalui seni-budaya Bulak- 2). Memberikan inspirasi dan penguatan kepada masyarakat untuk menginventarisasi potensi seni-budaya Bulak. Hal ini dibuktikan dengan tersusunnya daftar seni-budaya berbasis RT/RW yang bernilai strategis untuk dipromosikan- dan 3). Terbangunnya kesadaran bahwa penguatan seni-budaya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan citra kabupaten Indramayu. penguatan kesadaran ini dapat dilihat dari sebesar 95% peserta berkomitmen untuk mengembangkan Kampung Pancasila menuju destinasi budaya.
Keywords: Kampung Pancasila, Seni-Budaya, Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Ahmad Tarmiji Alkhudri)
|
| 113 |
Sosial Humaniora |
ABS-65 |
|
Suara Perempuan, Narasi Ketangguhan: Studi Sosio Legal atas Penanganan KDRT di Kelurahan Losari Singosari Anindita Purnama Ningtyas, Hanugrah Titi Habsari S., Mohamad Rif^an, Luna Dezeana Ticoalu
Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya
Abstract
Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tetap menjadi persoalan serius di Indonesia, khususnya di wilayah dengan struktur sosial patriarkal dan akses terbatas terhadap layanan perlindungan korban. Kelurahan Losari, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, menunjukkan dinamika sosial-budaya yang berpotensi memperkuat praktik KDRT terhadap perempuan. Penelitian ini bertujuan menyoroti pengalaman perempuan sebagai suara ketangguhan sekaligus menganalisis penanganan KDRT dari perspektif sosio-legal. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), meliputi observasi awal, forum grup diskusi (FGD), survei masyarakat, dan sosialisasi hukum terkait UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan memahami KDRT, namun cenderung mengidentikkan dengan kekerasan fisik, sementara bentuk kekerasan psikologis, seksual, atau ekonomi kurang dikenali. Faktor dominan penyebab KDRT meliputi ketergantungan ekonomi perempuan pada pasangan, budaya patriarki yang mengakar, rendahnya literasi hukum, dan normalisasi kekerasan dalam rumah tangga. Melalui pendekatan partisipatif, perempuan bersama perangkat kelurahan berhasil merumuskan strategi intervensi, antara lain pembentukan kelompok perempuan, modul edukasi hukum keluarga, dan program pemberdayaan ekonomi. Penelitian ini menegaskan pentingnya intervensi yang sensitif terhadap konteks sosial-budaya lokal serta perlunya kolaborasi antara akademisi, masyarakat, dan pemerintah kelurahan dalam menekan praktik KDRT, sekaligus memperkuat narasi ketangguhan perempuan sebagai agen perubahan.
Keywords: Kekerasan dalam rumah tangga- perempuan- sosial-budaya- partisipatif- Desa Losari
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Anindita Purnama Ningtyas)
|
| 114 |
Sosial Humaniora |
ABS-67 |
|
Pengembangan Capacity Building Ulama dalam Prespektif Keterampilan Mengajar Rudi M Barnansyah, Rihlah Nur Aulia, Yusuf Ismail, Ismi, Kamilah
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk Muslim terbesar di dunia, namun juga memiliki keberagaman agama yang signifikan. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika, yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu, menjadi landasan penting dalam menegakkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam konteks ini, pengarusutamaan nilai-nilai keberagamaan yang moderat dan inklusif menjadi sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tantangan saat ini muncul dari berkembangnya paham keagamaan yang ekstrem dan cenderung menghakimi pihak lain secara tidak manusiawi, yang menimbulkan keresahan sosial. Oleh karena itu, diperlukan upaya membangun ekosistem keberagamaan yang sehat dan edukatif.
Salah satu pendekatan yang diambil adalah melalui program capacity building bagi para ulama dalam keterampilan mengajar. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi ulama dalam menyampaikan ajaran agama secara efektif dan relevan dengan tantangan zaman. Materi yang diberikan meliputi penguasaan metodologi pengajaran, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan, pengembangan kurikulum dan materi ajar, manajemen kelas dan interaksi dengan audiens, serta peningkatan soft skills.
Kegiatan ini diselenggarakan pada bulan Juli 2025 dan diikuti oleh 36 peserta yang terdiri dari pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat kecamatan serta mahasiswa Program Pendidikan Dasar Ulama (PDU). Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa para peserta memperoleh pemahaman baru mengenai pentingnya keterampilan mengajar dalam peran mereka sebagai ulama. Mereka menyadari bahwa tugas ulama bukan hanya berdakwah, tetapi juga mencakup peran sebagai pendidik yang harus memiliki kemampuan pedagogis yang mumpuni.
Keywords: Ulama, Capacity Building, Metodologi Pengajaran, Soft Skills, Teaching Skill
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Rudi Muhamad Barnansyah)
|
| 115 |
Sosial Humaniora |
ABS-76 |
|
KONSEP HIDUP JEPANG IKIGAI: MENINGKATKAN KESADARAN DIRI UNTUK HIDUP YANG LEBIH BERMAKNA Eky Kusuma Hapsari(1), Gres Grasia Azmin(2*), Komara Mulya(3), Poppy Rahayu(4), Muhammad Ali Hamdi(5), Nadhira Shafa Humaira(6), Nuha Yus^ad Thalib(7), Anugrah Listanto Fadillah(8), Dea Puspitasari(9), Fildzah Izzuddin Syaifullah(10)
Faculty of Language and Arts, State University of Jakarta
Abstract
Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (P2M) ini dilakukan untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap diri sendiri dan lingkungannya sehingga tujuan dari Sustainable Development Goals (SDGs) terutama poin 1, 2, 3, 4, 8 bisa dicapai dalam skala yang lebih luas dengan mengenalkan konsep dan filosofi hidup Jepang yakni Ikigai dipandang sebagai kerangka reflektif yang mengintegrasikan passion, mission, vocation, dan profession sehingga mampu membantu individu menemukan makna hidup yang mendalam. Bekerja sama dengan TP PKK Kecamatan Pulo Gadung dimana permasalahan utama yang dihadapi masyarakat Pulo Gadung adalah tekanan psikososial, ketidakpastian ekonomi, dan minimnya ruang interaksi sosial lintas generasi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pre-test, seminar, diskusi interaktif, tanya-jawab, serta post-test (sebagai evaluasi). Hasil yang dicapai adalah terjadinya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta terhadap konsep Ikigai, peningkatan dalam kesadaran diri, penataan ulang prioritas hidup, serta semakin tumbuhnya rasa percaya diri dan lebih termotivasi. Temuan ini membuktikan bahwa Ikigai dapat diadaptasi menjadi strategi pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya berdampak pada peningkatan kesehatan psikologis, tetapi juga mendorong partisipasi sosial dan potensi kesejahteraan ekonomi warga. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam penguatan kapasitas masyarakat menuju kehidupan yang lebih bermakna, berdaya, dan berkelanjutan.
Keywords: Jepang- Ikigai- SDGs, Pengabdian pada Masyarakat, UNJ
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Gres Grasia Azmin)
|
| 116 |
Sosial Humaniora |
ABS-78 |
|
Pemanfaatan ChatGPT untuk Membuat Evaluasi Pembelajaran Keterampilan Reseptif Bahasa Prancis bagi Guru MGMP Bahasa Prancis SMK DKI Jakarta Salman Al Farisi, Muhammad Sulthan Fadhillah, Narendre Gagah Bideksa, Fidiatmoko Nugraha, Falisha Dinar Rustandi, Aninda Ayu Humaira
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan berkembang semakin pesat. Pekerjaan yang semula membutuhkan waktu lama dapat diselesaikan hanya dalam sekejap. Dalam bidang pendidikan, bagi beberapa orang, teknologi kecerdasan buatan dapat menjadi ancaman karena banyak pemelajar menggunakannya dengan tidak bijak. Di sisi lain, teknologi ini justru sangat dapat diandalkan untuk pekerjaan yang mendadak dan memerlukan waktu singkat, bahkan saat memiliki banyak pekerjaan lain. Oleh sebab itu, para pembelajar seharusnya melihat kemudahan yang muncul dari kecerdasan buatan dan beradaptasi dengannya. Salah satu kecerdasan buatan yang dapat membantu meringankan pekerjaan guru adalah ChatGPT. ChatGPT merupakan salah satu jenis kecerdasan buatan berbasis web yang memiliki cara kerja robot obrolan. Semua jenis pertanyaan atau permintaan akan dijawab oleh robot ini, termasuk membuat soal-soal ujian keterampilan berbahasa. Membuat soal ujian seringkali menguras banyak energi dan waktu. Dengan hadirnya Chat GPT, pembuatan soal ujian menjadi lebih cepat dan akurat jika disertai dengan prompt yang spesifik. Untuk itu, pengabdian kepada masyarakat kemitraan dunia usaha, pemda, dan instansi pendidikan ini dilakukan. Bentuk pengabdian ini adalah pelatihan pemanfaatan ChatGPT untuk membuat evaluasi pembelajaran keterampilan reseptif dan produktif bahasa Prancis yang akan dilakukan secara luring dengan sesi teori dan praktik, serta penugasan. Peserta pelatihan adalah pembelajar MGMP Bahasa Prancis DKI Jakarta. Mereka akan diminta untuk membuat soal ujian keterampilan berbahasa, baik reseptif maupun produktif, melalui ChatGPT.
Keywords: ChatGPT, Evaluasi Pembelajaran, Akal Imitasi (AI), Keterampilan Berbahasa Prancis, Pelatihan
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Salman Al Farisi)
|
| 117 |
Sosial Humaniora |
ABS-79 |
|
PROGRAM ^SEJIWA^ UNTUK MENINGKATKAN MENTAL HEALTH LITERACY PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN LIMO KOTA DEPOK Ernita Zakiah, Zarina Akbar, Mauna, Nanda Putri Adhiningtyas, Farisa Azzahwa, Keysa Saliha Aryani Budi
Fakultas Psikologi, Unversitas Negeri Jakarta
Abstract
Rendahnya literasi kesehatan mental yang dimiliki oleh masyarakat, termasuk stigma negatif yang diberikan kepada masyarakat diantaranya melihat bahwa gangguan mental adalah sesuatu yang aneh dan penderitanya harus dihindari. Selain itu, masih adanya stigma masyarakat yang buruk tentang gangguan mental dapat membuat penderita terhambat dalam mencari bantuan profesional. Permasalahan ini juga ditemukan pada warga perumahan De Fatmawati di Kecamatan Limo Kota Depok. Komplek perumahan De Fatmawati banyak diisi oleh para pekerja yang tentunya tidak lepas dari stres dan kecemasan akibat beban pekerjaan dan kehidupan urban. Selain itu, tidak jarang warga yang masih menganggap bahwa gangguan mental merupakan sesuatu yang tabu dan memalukan. Akibatnya, mereka menjadi tidak terbuka ketika memiliki masalah terkait kesehatan mental. Maka, hal ini cukup penting untuk dilakukan program psikoedukasi dalam bentuk program ^Sejiwa^ untuk meningkatkan mental health literacy pada masyarakat di kecamatan Limo kota Depok. Program psikoedukasi ini melibatkan sebanyak 22 peserta yang hadir dalam rangkaian kegiatan. Kegiatan ini dilakukan secara luring di pelataran masjid Az-zahra, Kecamatan Limo Kota Depok. Program psikoedukasi ini memberikan pemahaman terkait kesehatan mental, hambatan psikologis, dan pencarian bantuan.
Keywords: Literasi Kesehatan Mental, Stigma, Kesehatan Mental, Limo, Depok
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Ernita Zakiah)
|
| 118 |
Sosial Humaniora |
ABS-83 |
|
Leveraging Educational Pocketbooks and AI-Chatbots to Prevent Human Trafficking and Enhance Digital Literacy among At-Risk Female Migrant Workers in Indramayu Nararia Hutama Putra (a*), Karta Sasmita (a), Henny Herawaty Br D (a), Fitri Khoiriyah Parinduri (a), Intan Dewi Purnama (a), Joko Adisaputra (a), Khusni Mubaroq (a), Adi Susilo (a), Ananda Firly Wiyogi (a)
a) Faculty of Education, Universitas Negeri Jakarta
Rawamangun Muka, Jakarta Timur, Jakarta, Indonesia
*nararia_hp[at]unj.ac.id
Abstract
Indramayu, a region with a significant number of female migrant workers, faces persistent challenges related to human trafficking and low digital literacy among its potential migrant population. Limited awareness of trafficking modus operandi and inadequate digital skills render these women highly vulnerable to exploitation and online fraud. In response, this community service initiative introduced an innovative dual-platform intervention: (1) educational pocketbooks as accessible, easy-to-understand printed guides on safe migration and trafficking prevention, and (2) an AI-powered chatbot offering 24/7 interactive consultation on digital safety, migration rights, and fraud identification. Designed to be practical, portable, and adaptive, this approach bridges the information gap while empowering women with critical knowledge and digital competencies. Implementation results indicate increased awareness of trafficking risks, improved confidence in using digital tools safely, and sustained access to reliable information through an inclusive platform. This initiative not only contributes to reducing trafficking vulnerability but also fosters greater autonomy and resilience for female migrant workers entering the global labor market. The model demonstrates the potential of low-cost, technology-enhanced educational tools in addressing complex socio-technological challenges in marginalized communities.
Keywords: human trafficking prevention, digital literacy, female migrant workers, educational pocketbook, AI-chatbot, community empowerment, Indramayu
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Nararia Hutama Putra)
|
| 119 |
Sosial Humaniora |
ABS-88 |
|
PENINGKATAN WAWASAN LITERASI HALAL BAGI PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) KECAMATAN SAWANGAN KOTA DEPOK Ahmad Marzuq, Andri Ilham, Khotimatun Nafi^ah
Pendidikan Bahasa Arab, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
Abstract
The level of halal literacy among the public is still very low, as they only understand the halal status of a product based on the halal label without understanding the production process. This activity aims to raise awareness about halal certification, improve product competitiveness, support the local economy, and increase compliance with regulations. Additionally, this initiative seeks to increase the number of Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) with in-depth knowledge of halal literacy and awareness of the importance of halal certification, as well as the number of UMKM products obtaining official halal certification from the Halal Product Guarantee Agency (BPJPH). This activity was conducted in collaboration with the Arabic Language Education Program and the Sawangan Sub-District Office of Depok City, held offline, and attended by 44 UMKM practitioners from the SASUMA UMKM Community, 2 speakers, 2 lecturers, and 6 students from the Arabic Language Education Program at the University of Jakarta.
Keywords: halal literacy- entrepreneur- Micro, Small, and Medium-sized Enterprises (MSME)
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Ahmad Marzuq)
|
| 120 |
Sosial Humaniora |
ABS-91 |
|
LITERASI DIGITAL SEBAGAI MEDIA UNTUK MENUMBUHKAN LITERASI EKOLOGI BAGI SISWA SEKOLAH DASAR Dwi Linda Kusuma, Wiratri Anindhita, Nurina Azyyati, Ati Sumiati, Hasnini Hasra
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Literasi ekologi menjadi salah satu aspek penting dalam pendidikan, terutama dalam membentuk kesadaran anak-anak untuk peduli terhadap lingkungan. Dalam era modern ini, perubahan iklim dan kerusakan lingkungan menjadi isu global yang membutuhkan perhatian khusus. Isu tentang lingkungan ini juga tidak sedikit dibahas melalui berbagai media sosial sebagai perantara dalam mengedukasi masyarakat. Salah satu peran media sosial dalam ikut serta mengedukasi masyarakat ini juga dapat kita temui melalui beragam karya digital tentang cerita-cerita yang juga dinikmati anak-anak. Beragama cerita yang difungsikan untuk mengedukasi anak-anak dapat berupa cerita dongeng maupun cerita-cerita fable yang dikemas menggunakan teknologi modern melalui platform media sosial seperti youtube ataupun tiktok. Media sosial tersebut juga berperan sebagai media yang efektif dalam meningkatkan pemahaman anak mengenai lingkungan dengan cara yang menarik dan mudah dipahami. Dalam konteks ini, optimalisasi cerita-cerita anak pada social media seperti tiktok dan youtube juga sebagai sarana literasi ekologi perlu dilakukan melalui dukungan yang melibatkan guru, orang tua, dan masyarakat. Optimalisasi cerita-cerita dalam platform media sosial seperti tiktok dan youtube dalam meningkatkan literasi ekologi merupakan langkah strategis untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Dengan pendekatan yang kreatif dan edukatif, diharapkan anak-anak dapat memahami dan menerapkan nilai-nilai ekologis dalam kehidupan sehari-hari.
Keywords: literasi. Social media, ekologi, digital, siswa
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Dwi Linda Kusuma)
|
Page 4 (data 91 to 120 of 128) | Displayed ini 30 data/page << PREV
1 2 3 4 5 NEXT >>
|