Pengembangan Capacity Building Ulama dalam Prespektif Keterampilan Mengajar Rudi M Barnansyah, Rihlah Nur Aulia, Yusuf Ismail, Ismi, Kamilah
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk Muslim terbesar di dunia, namun juga memiliki keberagaman agama yang signifikan. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika, yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu, menjadi landasan penting dalam menegakkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam konteks ini, pengarusutamaan nilai-nilai keberagamaan yang moderat dan inklusif menjadi sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tantangan saat ini muncul dari berkembangnya paham keagamaan yang ekstrem dan cenderung menghakimi pihak lain secara tidak manusiawi, yang menimbulkan keresahan sosial. Oleh karena itu, diperlukan upaya membangun ekosistem keberagamaan yang sehat dan edukatif.
Salah satu pendekatan yang diambil adalah melalui program capacity building bagi para ulama dalam keterampilan mengajar. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi ulama dalam menyampaikan ajaran agama secara efektif dan relevan dengan tantangan zaman. Materi yang diberikan meliputi penguasaan metodologi pengajaran, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan, pengembangan kurikulum dan materi ajar, manajemen kelas dan interaksi dengan audiens, serta peningkatan soft skills.
Kegiatan ini diselenggarakan pada bulan Juli 2025 dan diikuti oleh 36 peserta yang terdiri dari pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat kecamatan serta mahasiswa Program Pendidikan Dasar Ulama (PDU). Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa para peserta memperoleh pemahaman baru mengenai pentingnya keterampilan mengajar dalam peran mereka sebagai ulama. Mereka menyadari bahwa tugas ulama bukan hanya berdakwah, tetapi juga mencakup peran sebagai pendidik yang harus memiliki kemampuan pedagogis yang mumpuni.