|
Suara Perempuan, Narasi Ketangguhan: Studi Sosio Legal atas Penanganan KDRT di Kelurahan Losari Singosari Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Abstract Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tetap menjadi persoalan serius di Indonesia, khususnya di wilayah dengan struktur sosial patriarkal dan akses terbatas terhadap layanan perlindungan korban. Kelurahan Losari, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, menunjukkan dinamika sosial-budaya yang berpotensi memperkuat praktik KDRT terhadap perempuan. Penelitian ini bertujuan menyoroti pengalaman perempuan sebagai suara ketangguhan sekaligus menganalisis penanganan KDRT dari perspektif sosio-legal. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), meliputi observasi awal, forum grup diskusi (FGD), survei masyarakat, dan sosialisasi hukum terkait UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan memahami KDRT, namun cenderung mengidentikkan dengan kekerasan fisik, sementara bentuk kekerasan psikologis, seksual, atau ekonomi kurang dikenali. Faktor dominan penyebab KDRT meliputi ketergantungan ekonomi perempuan pada pasangan, budaya patriarki yang mengakar, rendahnya literasi hukum, dan normalisasi kekerasan dalam rumah tangga. Melalui pendekatan partisipatif, perempuan bersama perangkat kelurahan berhasil merumuskan strategi intervensi, antara lain pembentukan kelompok perempuan, modul edukasi hukum keluarga, dan program pemberdayaan ekonomi. Penelitian ini menegaskan pentingnya intervensi yang sensitif terhadap konteks sosial-budaya lokal serta perlunya kolaborasi antara akademisi, masyarakat, dan pemerintah kelurahan dalam menekan praktik KDRT, sekaligus memperkuat narasi ketangguhan perempuan sebagai agen perubahan. Keywords: Kekerasan dalam rumah tangga- perempuan- sosial-budaya- partisipatif- Desa Losari Topic: Sosial Humaniora |
| SNPPM 2025 Conference | Conference Management System |