Pupuk Organik KoHeA+MF: Inovasi Pemanfaatan Sumber Daya Lokal untuk Pemberdayaan Petani Penangkar Benih Cabai Varietas Unggul Lokal Trisia Wulantika,S.P., M.P., Ir. Yun Sondang, M.P, Dr. Wiwik Hardaningsih, S.P., M.P
Program Studi Teknologi Benih, Jurusan Budidaya Tanaman, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh
Abstract
Penguatan kapasitas petani penangkar benih cabai dalam pengelolaan input pertanian yang ramah lingkungan merupakan langkah penting untuk mendukung kemandirian dan keberlanjutan usaha tani. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemberdayaan petani melalui pelatihan pembuatan pupuk organik berbahan dasar kotoran hewan ayam dengan bioaktivator MOL Bonggol Pisang, yang dikenal sebagai pupuk organik KoHeA+MF. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus 2025 bersama Kelompok Tani Pincuran Tujuah, Jorong Parumpung, Nagari Koto Baru Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi pembuatan pupuk, serta praktik langsung oleh petani. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani terkait pemanfaatan sumber daya lokal dalam pembuatan pupuk organik. Selain itu, petani memperoleh pemahaman tentang manfaat pupuk organik KoHeA+MF dalam meningkatkan kesuburan tanah, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, serta mendukung prinsip pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan petani berbasis inovasi lokal yang aplikatif dan berdaya guna dalam mendukung produktivitas benih cabai varietas unggul lokal.