INOVASI BAKSO IKAN NILA DAN MEDIA INTEGRATING CARD UNTUK OPTIMALISASI PENCEGAHAN STUNTING DI DESA TAMANGAPA KAB. PANGKEP.
Ayu Puspitasari, Wudi Darul Putra, Rezki Aulia Yusuf, Didit Fachri Rifai, Muhammad Yahya, Rizma Juwita, Fika Pinrakati, Annisa Atuz Zahra

1,3,5,6,7,8Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Univesitas Muslim Indonesia, Indonesia
2Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Tekinik, Univesitas Muslim Indonesia, Indonesia
4Program Studi Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Makassar Bongaya, Indonesia


Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis yang berdampak pada tumbuh kembang anak, khususnya di wilayah pesisir. Desa Tamangapa Kecamatan Ma^rang Kabupaten Pangkep merupakan salah satu daerah dengan angka kejadian stunting yang cukup tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dialkukan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan gizi keluarga, mendorong konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani serta memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya pola asuh pemenuhan gizi seimbang. Metode yang digunakan meliputi edukasi gizi, pelatihan pengolahan inovasi ikan menjadi bakso, pelatihan menggunakan metode alat ukur, serta pendampingan masyarakat dalam pemanfaatan sumber daya lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan konsumsi ikan dimasyarakat dan penurunan kasus stunting dari 59 menjadi 35. Temuan ini mengindikasikan bahwa intervensi berbasis potensi lokal dapat menjadi srategi efektif dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di Wilayah pesisir.
Kata Kunci: Stunting- Gizi- Konsumsi Ikan- Bakso- Pesisir

Keywords: Stunting- Gizi- Konsumsi Ikan- Bakso- Pesisir

Topic: Bidang Relevan Lainnya

SNPPM 2025 Conference | Conference Management System