|
:: Abstract List ::

Page 2 (data 31 to 44 of 44) | Displayed ini 30 data/page << PREV
1 2
| 31 |
Teknologi Informasi dan Lingkungan Terbangun |
ABS-34 |
|
Analisis Perencanaan Dermaga Pelabuhan Kaledupa Dengan Menggunakan Software SAP2000 I Gusti Ngurah Bagus H. K. (a*), Suwandi Saputro (b)
a) Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Trisakti, Kampus A, Jl. Kyai Tapa No.1, Grogol, Jakarta
*gustibagus698[at]gmail.com
b) Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Trisakti, Kampus A, Jl. Kyai Tapa No.1, Grogol, Jakarta
Abstract
Pelabuhan Kaledupa adalah pelabuhan umum yang berfungsi melayani kegiatan angkutan laut dalam negri dengan jumlah yang terbatas. Dengan pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Wakatobi khususnya di Pulau Kaledupa, maka intensitas oprasional pelabuhan Kaledupa juga terus meningkat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam pengembangan Pelabuhan Kaledupa adalah dengan menganalisis perencanaan dermaga pelabuhan Kaledupa dalam kaitannya dengan peningkatatan kualitas dan evaluasi pada pelabuhan Kaledupa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui beban apa saja yang bekerja pada dermaga yang kemudian dapat dimodelkan perencanaan dermaga pada software SAP2000. Beradasarkan analisis perencanaan dermaga pelabuhan Kaledupa direncanakan memiliki panjang 82 m dan lebar 10 m dengan jenis kapal general cargo berbobot maksimum 1.000 DWT. Hasil pemodelan dermaga pada software SAP2000 dengan tiang pancang baja berdiameter 508 mm dan tebal 14 mm dengan daya dukung hasil analisis SAP2000 sebesar 86,31 ton dan berdasarkan daya dukung tanah pada lokasi BH-02 nilai daya dukung tanah sebesar 158,88 ton pada kedalaman 23 m Degnan kondisi tanah keras atau karang.
Keywords: Pelabuhan, Dermaga, SAP2000
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (I Gusti Ngurah Bagus Harry Kepakisan)
|
| 32 |
Teknologi Informasi dan Lingkungan Terbangun |
ABS-35 |
|
PENGARUH PENAMBAHAN BORAKS TERHADAP WAKTU IKAT BETON GEOPOLIMER BERBASIS FLY ASH TIPE C Septia Wulandari, Liana Herlina
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Trisakti
Abstract
Beton geopolimer adalah beton jenis baru yang sama sekali tidak menggunakan semen sebagai bahan pengikat. Selain untuk menggantikan semen, penggunaan fly ash pada beton dapat mengurangi emisi batubara dari banyak pembangkit listrik tenaga batubara. Namun beton geoplimer memiliki kekurangan yaitu salah satunya mempunyai setting time atau waktu ikat yang cenderung terlalu cepat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan boraks terhadap waktu pengerasan dan kuat tekan beton geopolimer. Dengan penambahan boraks 1%, 3%, 5%, dan 10%. Digunakan perbandingan aktivator Na2SiO3 dan NaOH yaitu 2.5:1 dengan molaritas NaOH 10M. Variasi penambahan boraks pada saat pencampuran meliputi 1%, 3%, 5%, dan 10% dari berat fly ash. Hasil pengujian menunjukkan semakin tinggi kadar boraks yang ditambahkan semakin lama waktu ikat yang terjadi. Waktu ikat akhir terlama dicapai pada beton geopolimer dengan penambahan 10% boraks selama 480 menit.
Keywords: Beton geopolimer, waktu ikat, boraks.
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Septia Wulandari)
|
| 33 |
Teknologi Informasi dan Lingkungan Terbangun |
ABS-36 |
|
Analisis Perencanaan dan Kelayakan Ekonomi Sistem Polder Pada Perumahan Griya Bintara Indah, Kota Bekasi Samsul Hidayat
Program Studi Teknik Sipil, Universitas Trisakti, Kampus A, Grogol, Jakarta
Abstract
Pada perumahan griya bintara indah, wilayahnya lebih rendah dari sekitarnya dan saluran drainase utamanya yang kapasitasnya sudah tidak mampu menampung debit air yang berlebih terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tertentu. Untuk mengatasi ini dilakukan perencanaan sistem polder. Dilakukan pengumpulan data pada lokasi penelitian perihal lokasi, topografi, daerah aliran drainase, tata guna lahan, curah hujan, dan dimensi saluran eksisting. Menganalisis data dilakukan analisis hidrologi, analisis debit banjir rencana, dan analisis hidraulika. Diperoleh 2 alternatif dalam perencanaan yaitu pertama perencanaan sistem polder tanpa perbesar dimensi saluran, lalu alternatif kedua perencanaan sistem polder dengan perbesar dimensi saluran. Berikutnya adalah studi kelayakan ekonomi, dalam tahap ini dilakukan perhitungan rencana anggaran biaya, analisis biaya dampak genangan dan dilakukan metode analisis sensitivitas. Kesimpulan dari penelitian ini 37 ruas saluran eksisting sudah tidak mampu menampung debit banjir kawasan sehingga dilakukanlah perencanaan 2 alternatif ini, untuk alternatif sistem polder dengan perbesar dimensi saluran, saluran eksisting diganti dengan U-ditch 500/500. Lalu untuk kolam retensi memiliki volume sebesar 35481,62 m3. Lalu untuk studi kelayakan ekonomi 2 alternatif tersebut layak direncanakan karena nilai benefit kedua alternatif ini lebih besar sama dengan 1.
Keywords: Sistem Polder, Perbesar Dimensi Saluran, Studi Kelayakan Ekonomi
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Samsul Hidayat)
|
| 34 |
Teknologi Informasi dan Lingkungan Terbangun |
ABS-37 |
|
ANALISIS MODEL DAYA DUKUNG FONDASI DANGKAL MENGGUNAKAN PERKUATAN ANYAMAN BAMBU PADA TANAH LUNAK Farhan Heryo Nugroho dan Dr. Tech Muhammad Zaki, S.T., M.T.
Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Trisakti
Abstract
Jakarta Utara umumnya memiliki karakteristik tanah yang lunak. Konstruksi yang dibangun di atas tanah lunak merupakan suatu masalah besar disebabkan daya dukung yang rendah dari tanah serta penurunan yang besar. Oleh sebab itu diperlukan suatau perkuatan dengan tujuan meningkatkan daya dukung tanah. Pada penelitian ini menggunakan perkuatan anyaman bambu, penggunaan perkuatan ini dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan daya dukung tanah yang digunakan sebagai dasar pondasi dangkal. Variasi kedalaman dan jumlah lapis perkuatan digunakan untuk mendapatkan nilai daya dukung tanah yang maksimum. Variasi kedalaman yang digunakan yaitu 0,25B dan 0,5B dengan variasi 2 (dua) lapis perkuatan. Metode penelitian yang digunakan dalam skala laboratorium. Data yang didapat kemudian dianalisis dengan membandingkan nilai daya dukung tanah tanpa perkuatan dengan menggunakan perkuatan yang dinyatakan dengan Bearing Capacity Ratio (BCR). Hasil penelitian menunjukkan nilai daya dukung terbesar terjadi pada pemodelan jarak perkuatan 0,25B dengan 2 lapis perkuatan sebesar 459,064 kN/m2 sedangkan nilai daya dukung terkecil terjadi pada pemodelan jarak perkuatan 0,5B dengan 1 lapis perkuatan sebesar 321,227 kN/m2 dan peningkatan daya dukung tanah dengan nilai peningkatan sebesar 76,31 %.
Keywords: tanah lunak, fondasi dangkal, daya dukung tanah, penurunan tanah, bearing capacity ratio (BCR).
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Farhan Heryo Nugroho)
|
| 35 |
Teknologi Informasi dan Lingkungan Terbangun |
ABS-38 |
|
PERBANDINGAN EFEKTIFITAS HUBUNGAN KOORDINASI KOMUNIKASI PROYEK KONSTRUKSI SEBELUM PANDEMI DAN SAAT PANDEMI DARI SUDUT PANDANG KONTRAKTOR Rama Adjie Darmawan, Ryan Faza Prasetyo
Universitas Trisakti
Abstract
Manajemen komunikasi proyek adalah suatu upaya dalam menjamin ketepatan waktu, pengumpulan dan pendistribusian informasi dengan penyesuaian zaman. Tingkat keberhasilan suatu proyek ada hubungannya dengan Critical Success Factor (CSF) dan salah satunya adalah komunikasi. Pada tahun 2020 merupakan tahun yang mengubah kehidupan manusia diseluruh dunia karena adanya pandemi COVID-19 dan berdampak pada sektor konstruksi di Indonesia. Kementrian PUPR menerbitkan Instruksi Menteri No. 02/IN/M/2020 tentang protokol pencegahan penyebaran COVID-19 yang memuat mekanisme penyelenggaraan konstruksi yang dilakukan baik oleh pemerintah, pemerintah daerah, BUMN, maupun swasta di masa pandemi (Buletin Konstruksi, 2020). Dalam hal ini pemberlakuan Work Form Home (WFH) diperusahaan kontraktor menjadi salah satu upaya untuk meminimalisir penyebaran virus dan tetap menjalankan perputaran roda ekonomi (Prasetyo, 2022). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada atau tidaknya pengaruh terhadap efektifitas hubungan koordinasi komunikasi dikarenakan pandemi COVID-19 dalam proses konstruksi dan menganalisis apakah ada atau tidaknya perbedaan efektifitas hubungan koordinasi komunikasi sebelum pandemi dan saat pandemi dari sudut pandang kontraktor. Penelitian dilakukan dengan penyebaran kuisioner terhadap stakeholder kontraktor. Pengolahan data penelitian dilakukan menggunakan software excel dan SPSS pada uji validitas, reliabilitas, normalitas dan paired sample T-Test. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan analisis komparatif. Hasil penelitian analisis data didapat adanya perbedaan yang signifikan terhadap efektifitas hubungan koordinasi komunikasi antara kontraktor dengan suplier, owner dan konsultan pengawas sebelum pandemi dengan saat pandemi.
Keywords: Manajemen konstruksi, COVID-19, Hubungan koordinasi proyek konstruksi
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Rama Adjie Darmawan)
|
| 36 |
Teknologi Informasi dan Lingkungan Terbangun |
ABS-39 |
|
STUDI STABILITAS DINDING PENAHAN TANAH PADA PEKERJAAN GALIAN DRIVING SHAFT INLET SUDETAN KALI CILIWUNG Arief Prasetyo
Universitas Trisakti
Abstract
Pembangunan terowongan pada Sudetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT) dianggap dapat menjadi penyelesaian masalah terkait hal banjir di Jakarta. Sebelum melakukan pengeboran terowongan pipa bawah tanah dilakukan konstruksi Driving Shaft yang berfungsi untuk menurunkan mesin Earth Pressure Balance (EPB) untuk membangun jalur terowongan pipa antara Bangunan Driving Shaft hingga Bangunan Arriving Shaft. Pada pekerjaan bangunan konstruksi Driving Shaft Inlet dilakukan penggalian sedalam 14 m dari permukaan tanah asli dengan dinding penahan tanah yang digunakan berupa secant pile. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor keamanan dan deformasi selama pekerjaan galian Driving Shaft Inlet dengan menggunakan pendekatan rumus dan pemodelan program elemen hingga Plaxis V8.6. Hasil dari perhitungan manual yang dilakukan berdasarkan pendekatan rumus didapatkan faktor keamanan terhadap stabilitas guling dan geser, analisis basal heave, dan sand boiling memiliki nilai lebih besar bila dibandingkan dengan syarat izin minimum berdasarkan SNI 8460-2017. Kemudian berdasarkan pemodelan pada Plaxis V8.6, didapatkan deformasi sebesar 25 mm dan faktor keamanan sebesar 4,9. Dari perhitungan manual dengan pendekatan rumus maupun melalui program, dapat disimpulkan bahwa dinding penahan tanah pada pekerjaan galian Driving Shaft Inlet dinilai aman.
Keywords: Dinding Penahan Tanah, Secant Pile, Deformasi
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Arief Prasetyo)
|
| 37 |
Teknologi Informasi dan Lingkungan Terbangun |
ABS-41 |
|
SISTEM MANAJEMEN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROYEK GREEN CONSTRUCTION M Yusuf D Adiwinata, Darmawan Pontan
Universitas Trisakti
Abstract
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Merupakan sistem perlindungan bagi tenaga kerja dan jasa konstruksi untuk meminimalisasi menghindarkan diri dari resiko kerugian moral maupun material, kehilangan jam kerja, maupun kesalmatan manusia dan lingkungan sekitarnya yang nantinya dapat menunjang peningkatan kinerja yang efektif dan efisien. Pedoman Penerapan SMK3 di Indonesia diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor: PER.05/MEN/1996.
Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi (K3 Konstruksi) adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan tenaga kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja pada pekerjaan konstruksi.
Manajemen dalam pelaksanaan konstruksi dilakukan dengan perencanaan dan penjadwalan, yaitu proses yang mencoba meletakkan dasar tujuan dan dasar sasaran termasuk menyiapkan segala sumber daya untuk mencapai tujuan dan sasaran tersebut.
manajemen risiko adalah penerapan beragam kebijakan dan prosedur untuk meminimalisasi peristiwa yang menurunkan kapasitas dan kualitas kerja perusahaan.
Keywords: Manajemen Risiko, SMK3, Keselamatan dan Kesehatan Keja.
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (M Yusuf D Adiwinata)
|
| 38 |
Teknologi Informasi dan Lingkungan Terbangun |
ABS-42 |
|
ANALISIS SIMPANG EMPAT TAK PERAPILL AHMAD YANI - Ir.H.JUANDA,CIKAMPEKst Try to Submit This Sample Abstract Asro Sitohang
Jalan raya adalah suatu faktor yang penting untuk perkembangan transportasi maupun
manusia karena perkembangan jalan dan perkembangan manusia saling berkaitan satu
sama lain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui serta mencari solusi penyebab kemacetan
lalu lintas yang terjadi di Ahmad Yani (Cikampek)
Abstract
Jalan raya adalah suatu faktor yang penting untuk perkembangan transportasi maupun manusia karena perkembangan jalan dan perkembangan manusia saling berkaitan satu sama lain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui serta mencari solusi penyebab kemacetan lalu lintas yang terjadi di Ahmad Yani (Cikampek). Dimana melakukan analisa lalu lintas berdasarkan aspek teknik pada pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia(MKJI,1997) untuk menentukan volume, hambatan samping, tingkat kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan dan rekap pitulasi hasil perhitungan di Jalan Ahmad Yani-Ir.H.Juanda,Cikampek.
Keywords: kemacetan,lalu lintas jalan,volume,hambatan,kapasitas,drajat kejenuhan,tundaan.
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Asro Sitohang)
|
| 39 |
Teknologi Informasi dan Lingkungan Terbangun |
ABS-43 |
|
Identifikasi Fasad Bangunan Pasar Wisata Di Malang Dengan Pendekatan Arsitektur Kontekstual Perdana Raditya Santoso
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan
Jurusan Arsitektur
Universitas Trisakti
Abstract
Arsitektur Kontekstual ialah prinsip dari perancangan yang mengkaitkan bangunan baru dengan karakteristik lingkungan yang ada di sekitarnya. Fasad bangunan merupakan hal penting untuk menarik pengunjung datang ke area pasar wisata di Malang ini. Pemahaman elemen fasad pada kasus ini dilakukan dengan melalui metode deskriptif kualitatif dengan melihat bukaandan warna pada fasad bangunan, sebagai salah satu prinsip arsitektur kontekstual. Hasil studi ini menunjukkan bahwa pendekatan arsitektur konstektual dapat diterapkan dalam mengidentifikasi elemen fasad pada bangunan pasar wisata di Malang, dan juga dari letak wilayah geografisnya. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan untuk hasil studi ini menunjukkan penerapan arsitektur konstektual dalam mengidentifikasi elemen fasad pada bangunan pasar wisata di Malang, Jawa Timur.
Keywords: Arsitektur Kontekstual, Fasad, Pasar Wisata
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Perdana Raditya)
|
| 40 |
Teknologi, Seni dan Lingkungan Terbangun |
ABS-8 |
|
VALUE BASED DECISION BERBASIS KRITERIA TEKNOLOGI YANG RESILIAN TERHADAP KETIDAKPASTIAN EKONOMI GLOBAL Genta Bintang Al Akbar (1*), Raflis (2), Giraldi Fardiaz Kuswanda (3)
1*,2,3) Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Trisakti, Kampus A, Jl. Kyai Tapa No.1, Grogol, Jakarta
Abstract
Pembangunan infrastruktur menjadi hal penting dalam masyarakat saat ini. Hal ini menjadi kendala dengan bertambahnya jumlah penduduk di DKI Jakarta, karena lahan yang terbatas dan belum sebanding dengan pertumbuhan penduduk. Pandemi COVID-19 secara bertahap telah melumpuhkan sistem ekonomi dunia. Saat ini, Indonesia berada di ambang resesi. IMF memperkirakan kondisi ekonomi global akan mengalami penurunan tingkat pertumbuhan hingga -3%. Untuk mengetahui dampak ketidakpastian ekonomi global terhadap proyek konstruksi, diperlukan standar dan strategi alternatif yang paling tepat dari kriteria teknologi yang resilian terhadap ketidakpastian ekonomi global. Dalam penelitian ini terdapat 5 kriteria dan 3 altermatif yang mendasari tujuan dari strategi terbaik dalam aspek teknologi untuk Value Based Decision Making terhadap ketidakpastian ekonomi global. AHP digunakan untuk memeriksa data tingkat kepentingan dengan meminta pendapat dari 10 ahli untuk kriteria dan alternatif. Berdasarkan hasil penyebaran kuesioner kepada para ahli, diketahui bahwa Pembangunan Gedung Perkantoran merupakan alternatif dan kriteria Bahan Bangunan merupakan kriteria yang paling sesuai terhadap ketidakpastian ekonomi.
Keywords: Value Based Decision Making, Aspek Teknologi, Bangunan Komersial, Ketidakpastian Ekonomi Global
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Genta Bintang Al Akbar)
|
| 41 |
Teknologi, Seni dan Lingkungan Terbangun |
ABS-12 |
|
Pengaruh Contraflow Terhadap Derajat Kejenuhan pada Koridor Tomang - Harmoni Jeremy Peter Parulian (1), FX. Trisbiantara (2)
(1,2) Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Trisakti, Kampus A, Jl. Kyai Tapa No. 1, Grogol, Jakarta
Abstract
Tomang merupakan salah satu daerah yang penting di kota DKI Jakarta karena merupakan pintu masuk kota Jakarta dari arah barat. Padatnya aktivitas di kota Jakarta membuat akses masuk kota Jakarta melalui Tomang padat, sehingga dari arah tol Jakarta - Tangerang dibuat manajemen lalu lintas contraflow dari Kebon Jeruk keluar di Harmoni. Penerapan manajemen lalu lintas contraflow ini dibutuhkan evaluasi karena penerapan contraflow sampai Harmoni jalur non tol mengakibatkan terputusnya konektifitas utara - selatan simpang Cideng. Analisis evaluasi ini dilakukan dengan membagi menjadi 5 segmen jalan dari Tomang - Harmoni, survei lapangan dengan metode traffic counting untuk mendapatkan volume tertinggi dalam waktu satu jam, dan survei kodisi lalu lintas untuk mendapatkan kapasitas untuk kemudian mendapat derajat kejenuhan pada tiap segmen. Hasil analisis menyatakan pada segmen Tomang Raya 1, Tomang Raya 2, dan Kyai Caringin contraflow cukup efektif, karena dengan adanya contraflow dapat menurunkan derajat kejenuhan sebesar 28,37%, 23,14%, 21.74% dan 48,98%. Pada segmen jalan Balikpapan kurang efektif, karena tanpa contraflow didapat 0,48 artinya volume kendaraan belum memenuhi kapasitas jalan. Simpang Cideng tidak dapat diaktifkan pada jam contraflow karena dengan simulasi simpang Cideng pada jam contraflow menunjukkan antrean pada lengan barat simpang Cideng (Jl. Kyai Caringin) sebesar 284 m, sedangkan panjang jalan Kyai Caringin hanya sebesar 209 m.
Keywords: Contraflow, Tomang Raya, Simpang Cideng, Derajat Kejenuhan, Evaluasi
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Jeremy Peter Parulian)
|
| 42 |
Teknologi, Seni dan Lingkungan Terbangun |
ABS-14 |
|
Please JABSTRAK Analisis Debit Banjir Rencana Kali Dadap Dengan Menggunakan Program HEC-RAS 5.0.7 Untuk Mengetahui Tinggi Muka Air Banjir (Studi Kasus : Dadap, Kabupaten Tanggerang)ust Try to Submit This Sample Abstract Fahris M Gorotomole, Wahyu Sejati, S.T., M.T.
Universitas Trisakti Program Studi Teknik Sipil, Universitas Trisakti
Abstract
Kali dadap sering mengalami banjir terutama pada bagian muara yang terletak di Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tanggerang. Banjir yang terjadi menyebabkan rusaknya prasarana daerah tersebut serta melumpuhkan aktivitas penduduk terdampak . Perencanaan pengendalian banjir dapat ditangani dengan baik apabila diketahui debit banjir rencana yang akan dilakukan analisis tinggi muka air. Pada penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui Tinggi Muka Air untuk kala ulang tahun 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun pada Sungai Kali Dadap Kecamatan Kosambi Kabupaten Tanggerang dengan menggunakan HEC-RAS 5.0.7.
Pemilihan metode HSS Nakayasu dianggap paling sesuai untuk perhitungan debit banjir rancangan sebab diagram banjir yang didapatkan dari metode ini memberikan gambaran mengenai debit ketika awal hujan, saat banjir, dan berakhir banjir. Berdasarkan dari hasil analisis debit banjir rencana pada Kali Dadap dengan HSS Nakayasu didapatkan debit banjir rencana periode kala ulang 2 tahun = 186.80 m3/det, periode kala ulang 5 tahun = 285.05 m3/det, periode kala ulang 10 tahun = 357.69 m3/det, periode kala ulang 25 tahun 448.27 m3/det, periode kala ulang 50 tahun = 523.41 m3/det , periode kala ulang 100 tahun= 613.21 m3/det.
Selanjutnya akan dilakukan Pemrograman HEC-RAS data pada Kali Dadap untuk mencari tinggi muka air. Hasil yang didapatkan ketinggian banjir maksimum Kali Dadap pada Q2 = 6.52 m, ketinggian banjir maksimum pada Q5 = 8.28 m, ketinggian banjir maksimum Q10 = 9.47 m, ketinggian banjir maksimum Q25 = 10.90 m, ketinggian banjir maksimum Q50 = 12.01 m, dan ketinggian banjir maksimum Q100 = 13.29 m.
Keywords: Kali Dadap- Debit- Banjir- HSS Nakayasu- HEC-RAS
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Fahris M Gorotomole)
|
| 43 |
Teknologi, Seni dan Lingkungan Terbangun |
ABS-25 |
|
PENGARUH SABUT KELAPA DENGAN PRE-TREATMENT NaOH TERHADAP SIFAT MEKANIS MORTAR Intan Anjelli, Ade Okvianti Irlan, Triastuti
Jurusan Teknik Sipil, Universitas Trisakti, Jakarta
Abstract
Mortar merupakan bahan konstruksi yang terdiri dari semen, pasir, air dan jika perlu diberi bahan tambah (admixture) yang diharapkan dapat memperbaiki sifat mekanis mortar. Penggunaan admixture dari bahan kimia memberikan dampak negatif pada lingkungan, oleh karena itu bio-admixture diharapkan mampu mengurangi penggunaan admixture kimia dalam produksi mortar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sabut kelapa dengan pre-treatment NaOH terhadap sifat mekanis pada mortar. Bio-admixture yang digunakan dalam penelitian ini berupa hasil proses karbonisasi dengan metode hidrotermal sabut kelapa. Sabut kelapa terlebih dahulu dilakukan pre-treatment dengan metode perebusan pada larutan NaOH 5% dengan suhu 80 derajat celcius selama 30 menit. Ke mudian dilanjutkan proses karbonisasi dengan metode hidrotermal pada suhu 160 derajat celcius selama 1,2, dan 3 jam menggunakan air sebagai medianya. Penelitian ini menggunakan rasio semen portland komposit, pasir dan air adalah 1:2.75:0.48 (berdasarkan perbandingan berat). Sedangkan kadar hydrochar yang digunakan dalam penelitian ini sebesar 1.5% dari berat semen. Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini antara lain flowabilitas, berat jenis mortar, dan kuat tekan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kuat tekan paling optimum terdapat pada H1.5-3 sebesar 29.67 MPa dengan peningkatan sebesar 27.37% dibandingkan dengan mortar kontrol. Berat jenis terkecil pada H1.5-3 yaitu 1986.04 kg/m3 dan Flowabilitas terbesar pada H1.5-1 sebesar 122.39 mm.
Keywords: Hydrochar, karbonisasi hidrotermal, mortar, sabut kelapa.
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Intan Anjelli)
|
| 44 |
Teknologi, Seni dan Lingkungan Terbangun |
ABS-44 |
|
PENGARUH KUAT CAHAYA TERHADAP KENYAMANAN VISUAL MELALUI PENGATURAN TINGGI BUKAAN TIRAI (Kasus: Ruang C.608-609, FTSP, Universitas Trisakti, Jakarta) Ghina Soraya1, Popi Puspitasari2, Khotijah Lahji3
Universitas Trisakti
Abstract
Kenyamanan visual didalam ruangan dapat tercapai apabila kegiatan, luas ruangan, dan kuat cahaya sesuai dengan standart dan rasa nyaman penggunanya. Mahasiswa yang sedang melakukan proses pembelajaran studio perancangan di lantai 6 ruang 608-609 menunjukkan tidak mengoptimalkan cahaya alamiah yang masuk melalui jendela. Sementara diharapkan dengan menggunakan jendela bertirai mahasiswa dapat mengatur kebutuhan pencahayaan alamiah tersebut sehingga dapat mengurangi penggunaan pencahayaan buatan. Sampai saat ini belum dilakukan pemetaan kontur cahaya alamiah pada ruangan tersebut untuk dimanfaatkan sebagai dasar pengaturan pencahayaan alamiah melalui pengaturan tinggi rendahnya tirai. Metode yang digunakan adalah Metode eksperimental untuk mengetahui rasa nyaman visual pengguna ruang dibantu dengan software dialux kw06-288 untuk menghasilkan kontur kuat cahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kuat cahaya didalam ruangan studio dengan variable pengubah tinggi rendahnya tirai (30 cm, 60 cm, 90 cm dan 120 cm) untuk mendapatkan pada ketinggian berapa tirai jendela yang dipersepsikan nyaman secara visual oleh penggunanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi cahaya alami yang masuk ke dalam ruangan belum merata dan bervariasi. Menurut persyaratan, kuat cahaya untuk ruang studio adalah 500-750 lux, namun hasil pengukuran menunjukkan bahwa pada bukaan tinggi tirai 120 cm tetap jangkauan cahaya ke ruangan dengan kedalaman terjauh 16,8m, sehingga untuk memenuhi nyaman visual dibutuhkan bantuan pencahayaan buatan terutama pada bagian selatan ruang studio 608-609.
Keywords: Kuat Cahaya, Kenyamanan Visual, Tinggi Bukaan Tirai
Share Link
| Plain Format
| Corresponding Author (Ghina Soraya)
|
Page 2 (data 31 to 44 of 44) | Displayed ini 30 data/page << PREV
1 2
|