|
PENGARUH SABUT KELAPA DENGAN PRE-TREATMENT NaOH TERHADAP SIFAT MEKANIS MORTAR Jurusan Teknik Sipil, Universitas Trisakti, Jakarta Abstract Mortar merupakan bahan konstruksi yang terdiri dari semen, pasir, air dan jika perlu diberi bahan tambah (admixture) yang diharapkan dapat memperbaiki sifat mekanis mortar. Penggunaan admixture dari bahan kimia memberikan dampak negatif pada lingkungan, oleh karena itu bio-admixture diharapkan mampu mengurangi penggunaan admixture kimia dalam produksi mortar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sabut kelapa dengan pre-treatment NaOH terhadap sifat mekanis pada mortar. Bio-admixture yang digunakan dalam penelitian ini berupa hasil proses karbonisasi dengan metode hidrotermal sabut kelapa. Sabut kelapa terlebih dahulu dilakukan pre-treatment dengan metode perebusan pada larutan NaOH 5% dengan suhu 80 derajat celcius selama 30 menit. Ke mudian dilanjutkan proses karbonisasi dengan metode hidrotermal pada suhu 160 derajat celcius selama 1,2, dan 3 jam menggunakan air sebagai medianya. Penelitian ini menggunakan rasio semen portland komposit, pasir dan air adalah 1:2.75:0.48 (berdasarkan perbandingan berat). Sedangkan kadar hydrochar yang digunakan dalam penelitian ini sebesar 1.5% dari berat semen. Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini antara lain flowabilitas, berat jenis mortar, dan kuat tekan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kuat tekan paling optimum terdapat pada H1.5-3 sebesar 29.67 MPa dengan peningkatan sebesar 27.37% dibandingkan dengan mortar kontrol. Berat jenis terkecil pada H1.5-3 yaitu 1986.04 kg/m3 dan Flowabilitas terbesar pada H1.5-1 sebesar 122.39 mm. Keywords: Hydrochar, karbonisasi hidrotermal, mortar, sabut kelapa. Topic: Teknologi, Seni dan Lingkungan Terbangun |
| SIM9 2023 Conference | Conference Management System |