SIM8 2022
Conference Management System
Main Site
Submission Guide
Register
Login
User List | Statistics
Abstract List | Statistics
Poster List
Paper List
Reviewer List
Presentation Video
Online Q&A Forum
Access Mode
Ifory System
:: Abstract ::

<< back

TINJAUAN DESAIN INKLUSIF SEBAGAI BAGIAN DARI PENDEKATAN PLACEMAKING DI NEGARA-NEGARA ASIA
Alia Nadhirah (a*), Popi Puspitasari (b), Khotijah Lahji (b)

a) Jurusan Arsitektur, Universitas Trisakti
Jl. Kyai Tapa No. 1, Jakarta Barat 11440, Indonesia
*ftsp[at]trisakti.ac.id
b) Jurusan Arsitektur, Universitas Trisakti
Jl. Kyai Tapa No. 1, Jakarta Barat 11440, Indonesia
c) Jurusan Arsitektur, Universitas Trisakti
Jl. Kyai Tapa No. 1, Jakarta Barat 11440, Indonesia


Abstract

Dalam merancang, perlu mempertimbangkan penggunanya tanpa terkecuali. Hal ini dapat dicapai melalui prinsip inklusif dalam placemaking, yang memiliki elemen dasar- memberikan pilihan, mengakui keragaman, dan membuat ruang untuk perbedaan. Namun hingga kini prinsip Inklusif belum menjadi norma, sebagian fasilitas inklusif belum ramah pengguna, serta pemahaman dan undang-undang terkait desain inklusif sangat terbatas, umumnya pada disabilitas, tanpa membahas aspek keragaman lainnya. Khususnya di Asia Tenggara, merupakan kawasan yang sulit menciptakan inklusivitas serta aksesibilitas, mengingat benua Asia memiliki populasi, budaya, dan perilaku yang unik sehingga sulit untuk dirancang. Untuk itu tulisan ini dibuat untuk memahami kembali aspek inklusif dan fenomenanya di benua Asia, menggunakan metoda tinjauan literatur dari 30 artikel dengan kata kunci Inklusif, Asia, dan Placemaking. Melalui tulisan ini ditemukan ragam lain aspek inklusif- usia, dari kelompok orang tua hingga anak, aspek gender, serta disabilitas dan kesehatan yang dipengaruhi determinan sosial dan ekonomi. Serta indikator kota inklusif- partisipasi dan upaya pemenuhan hak difabel, terjaminya aksesibilitas, dan adanya sikap inklusif warganya. Temuan juga menunjukkan pentingnya partisipasi desain melalui 4 langkah- Inovasi, Kolaborasi, Emansipasi, dan Motivasi. Serta pentingnya peningkatan peran mekanisme koordinasi regional dalam Inovasi untuk Pembangunan Inklusif (IID) di benua Asia, melalui promosi platform IID, mendorong keterlibatan Asia Tenggara dalam hal tersebut, serta memanfaatkan NGO.

Keywords: Inklusif- Placemaking- Asia- Arsitektur

Topic: Penerapan Konsep Desain pada Rancangan Lingkungan Terbangun

Plain Format | Corresponding Author (Alia Nadhirah)

Share Link

Share your abstract link to your social media or profile page

SIM8 2022 - Conference Management System

Powered By Konfrenzi Ultimate 1.832M-Build6 © 2007-2026 All Rights Reserved