PENERAPAN ARSITEKTUR BIOMIMIKRI PADA PERANCANGAN PUSAT KONSERVASI MANGROVE DI KAWASAN TAMAN WISATA ALAM MANGROVE, PIK Bella Darameswari, I.G Oka Sindhu DS, Dwi Rosnarti
Trisakti University
Abstract
Di Indonesia, mangrove menempati wilayah yang sangat luas, meskipun luasnya telah menurun hingga 40 persen selama tiga dekade terakhir. Selain melindungi pantai, mangrove mampu menjaga kualitas perairan di sekitarnya. Saat ini sedang dibangun pulau reklamasi di Teluk Jakarta, yang akan berdampak pada hutan mangrove di sekitarnya. Usulan Pusat Konservasi Mangrove di PIK Mangrove Nature Park yakni akibat dari penurunan tahunan hutan mangrove. Pusat Konservasi Mangrove mencakup fasilitas seperti laboratorium yang membantu operasi penelitian dan fasilitas pariwisata lainnya yang akan menarik mereka yang tertarik untuk belajar lebih banyak tentang pentingnya mangrove bagi lingkungan. Dengan memasukkan metode alami ke dalam desain bangunan, Arsitektur Biomimikri memungkinkan pendekatan arsitektur ini untuk membangun hubungan antara arsitektur dan alam. Melalui gagasan ^fisiologi mangrove^ dan pendekatan arsitektur biomimikri, struktur ini mempunyai ciri arsitektur yang bisa menggairahkan lingkungan mangrove dan ekosistem yang menyediakan makanannya.
Keywords: Mangrove, Konservasi, Arsitektur Biomimikri, Pusat Konservasi Mangrove
Topic: Penerapan Konsep Desain pada Rancangan Lingkungan Terbangun