Identifikasi Ganggang Hijau (Chlorophyta) Genus Halimeda di Perairan Tanjung Buli dan Pulau Gee, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara Wilya Ananda (a), Khairul Amri (b), Supriadi (b), Inayah Yasir(*b)
a) Mahasiswa Program Studi
ilmu Kelautan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin
b) Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, UniversiHasanuddin
*inakhae[at]gmail.com
Abstract
Sebagai pusat pertambangan di Maluku Utara, perairan Halmahera Timur tidak terlepas dari pecemaran akibat dari kegiatan pertambangan yang telah beroperasi sejak tahun 2006 silam. Kegiatan pertambangan dapat menjadi penyebab meningkatnya emisi CO2 yang memungkinkan terjadinya ocean acidification yang dapat berdampak pada organisme berkapur seperti makroalga dari genus Halimeda. Halimeda sendiri memiliki peran sebagai penghasil sedimen karbonat di ekosistem pesisir dan berfungsi sebagai buffer untuk mempertahankan pH perairan. Halimeda memiliki banyak jenis yang tersebar di perairan dangkal. Jenis Halimeda dapat dibedakan dengan melihat struktur morfologi dan anatomi. Struktur morfologi meliputi bentuk holdfast dan bentuk serta ukuran segmen, sedangkan struktur anatomi Halimeda meliputi struktur korteks, bentuk utricle serta bentuk dan diamater peripheral utricle. Identifikasi Halimeda secara morfologi dan anatomi didasarkan pada kunci determinasi spesies Halimeda di Indo-Pasifik oleh Hillis & Collinvaux (1980). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi makroalga dari genus Halimeda yang tersebar di Perairan Tanjung Buli dan Pulau Gee berdasarkan karakteristik morfologi dan anatomi.