|
Narasi Lokal dalam Wayang Golek: Penggalian Folklor Desa Medalsari melalui Pendekatan Sastra Kreatif Ely Rusliawati, Ardia Septi Wijianti, Dr. Saifur Rohman, Sigit Pramono
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Wayang golek sebagai warisan budaya Nusantara menghadapi tantangan serius dalam mempertahankan relevansinya di tengah dominasi budaya populer dan perubahan preferensi generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi folklor lokal Desa Medalsari sebagai sumber naratif dalam pengembangan naskah wayang golek kontemporer. Melalui pendekatan sastra kreatif, penelitian ini berupaya menjembatani kesenjangan antara tradisi dan modernitas dengan menciptakan bentuk pertunjukan yang tetap mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal namun disajikan melalui pendekatan estetika yang lebih relevan bagi audiens masa kini.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan penelitian tindakan partisipatoris yang melibatkan secara aktif dalang, komunitas seni, dan pemangku kepentingan lokal. Proses penelitian terdiri dari tiga tahap utama: (1) eksplorasi dan dokumentasi folklor Desa Medalsari melalui wawancara mendalam dan studi etnografis- (2) transformasi folklor menjadi naskah wayang golek dengan pendekatan sastra kreatif yang mempertimbangkan struktur dramatik dan estetika pertunjukan- serta (3) implementasi dan evaluasi naskah melalui serangkaian pementasan percobaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian folklor lokal ke dalam naskah wayang golek berhasil menciptakan bentuk pertunjukan yang lebih kontekstual dan menarik bagi generasi muda. Naskah baru yang dikembangkan tidak hanya mempertahankan esensi budaya tradisional tetapi juga menyajikan perspektif segar melalui penceritaan yang dinamis dan relevan dengan realitas sosial masyarakat kontemporer. Tingkat partisipasi penonton muda meningkat signifikan sebesar 45% dalam pementasan percobaan, menunjukkan efektivitas pendekatan sastra kreatif dalam revitalisasi wayang golek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa folklor lokal merupakan sumber naratif yang potensial untuk pengembangan wayang golek kontemporer, sekaligus menawarkan model kreatif yang dapat diadaptasi untuk pelestarian seni tradisional lainnya.
Keywords: wayang golek, narasi lokal, folklor, sastra kreatif, Desa Medalsari
Topic: Revitalizing Local Cultures through Interdisciplinary Approaches
|