|
Pengaruh Luas Area Pada Grafena Oksida Terhadap Tegangan Keluaran Divais Moisture Electricity Generators (MEG) Universitas Negeri Jakarta Abstract Peningkatan populasi manusia yang terus menerus telah menyebabkan masalah serius di seluruh dunia berdasarkan penggunaan energi yang berdampak negatif terhadap lingkungan. Oleh karena itu, pengembangan teknologi konversi energi baru dan terbarukan banyak dilakukan. Moisture Electricity Generator (MEG) berbasis grafena oksida (GO) dapat mengubah energi uap air menjadi listrik. Teknologi ini telah menarik perhatian para peneliti di berbagai bidang, dengan perkembangan terbaru yang menunjukkan kinerja yang mengesankan. MEG ini dapat menghasilkan tegangan dengan memanfaatkan perbedaan gradien konsentrasi ion H+ dari uap air yang terdifusi di dalam lapisan GO. Penelitian ini dilakukan untuk memfabrikasi MEG menggunakan lapisan grafena oksida (GO) dan mempelajari pengaruh luas area GO terhadap tegangan keluaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah drop casting dengan variasi jumlah tetes GO sebanyak 40 tetes dan dengan variasi luas area GO sebesar 0.2, 0.4 dan 0.6 cm2. Kemudian, tegangan keluaran MEG diukur pada Relative Humidity (RH) 30%, 50%, dan 80%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tegangan keluaran tertinggi sebesar 0.229 V diperoleh pada MEG dengan 40 tetes GO dan luas area sebesar 0.2 cm pada RH 80% Keywords: Moisture Electricity Generators (MEG), Grafena Oksida, Relative Humidity Topic: Material Physics |
| IPS 2024 Conference | Conference Management System |