PERBANDINGAN NILAI PEAK GROUND ACCELERATION BERDASARKAN PENDEKATAN DETERMINISTIK PERSAMAAN EMPIRIS UNTUK SESAR CIMANDIRI
Haryanto1,a), Agus Setyo Budi1,b), Aditya Setyo Rahman2,a) , Yoga Dharma Persada2,b)

Universitas Negeri Jakarta


Abstract

Patahan Cimandiri sering disebut sebagai pemicu gempa bumi besar di Jawa Barat. Sesar Cimandiri merupakan sesar geser aktif sepanjang
100 km. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan nilai Peak Ground Acceleration (PGA) yang dihasilkan oleh tiga persamaan empiris
Ground Motion Prediction Equation (GMPE), yaitu Boore (2003), Campbell (2003) dan Chiou-Young dkk. (2008), dengan pendekatan
deterministik. Pendekatan deterministik menggunakan formula sederhana yang mempertimbangkan magnitudo, jarak dan kondisi lokasi. Hasil
perbandingan menunjukkan bahwa nilai PGA yang diprediksi oleh persamaan empiris Boore, Campbell dan Chiou-Young kurang lebih sama,
namun ada beberapa faktor yang membedakan hasil dari ketiga parameter tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa persamaan empiris tersebut
mempertimbangkan faktor-faktor yang lebih kompleks dalam memprediksi PGA, seperti mekanisme sumber gempa, struktur geologi, dan
efek nonlinier. Penelitian ini memberikan informasi penting untuk memahami distribusi PGA pada sesar Cimnadiri. Informasi ini dapat
digunakan untuk memperkuat struktur bangunan dan infrastruktur di masa depan, sehingga dapat meminimalisir risiko kerusakan akibat
gempa.

Keywords: Sesar Cimandiri, PGA, Boore, Campbell, Chiou Young.

Topic: Earth Physics and Space Science

IPS 2024 Conference | Conference Management System