IDENTIFIKASI JEJAK KARBON DIOKSIDA PADA PEKERJAAN TIANG BOR (Studi Kasus : Stadion Indoor Multifungsi GBK) Deffitania Olivia (a*), Bambang E. Yuwono (b)
a) Universitas Trisakti, Jakarta
Jl. Letjen S. Parman No.1, RT.6/RW.16, Grogol, Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11440
b) Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan
Abstract
Pertumbuhan pembangunan proyek konstruksi di Indonesia sangat berkembang pesat. Pada proses pembangunan proyek konstruksi mengakibatkan terjadinya fenomena efek rumah kaca. Emisi karbon merupakan salah satu hasil dari efek rumah kaca pada proses pembangunan proyek konstruksi. Fondasi merupakan salah satu bagian terpenting dalam pembangunan konstruksi yang berfungsi untuk menahan beban dan sebagai penyalur beban dari konstruksi yang berada diatas permukaan tanah. Pada pekerjaan fondasi menggunakan stuktur beton bertulang, struktur beton bertulang merupakan salah satu sumber emisi karbon pada proyek konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar emisi karbon yang dihasilkan pada pekerjaan tiang bor di proyek Stadion Indoor Multifungsi GBK dan dielemen manakah yang menghasilkan emisi karbon terbesar. Hasil dari penelitian ini adalah emisi karbon yang dihasilkan oleh 1 tiang bor diameter 800 mm sebesar 6553,78 kg.CO2 dan pada pekerjaan tiang bor yang menghasilkan emisi karbon yang paling besar adalah konsumsi material atau bahan konstruksi sebesar 6134,40 kg.CO2.
Keywords: Proyek konstruksi- emisi karbon- tiang bor
Topic: Teknologi Informasi dan Lingkungan Terbangun