|
Evaluasi Ketinggian Bangunan Di Sekitar Bandar Udara Soekarno-Hatta (Studi Kasus: Lippo Karawaci Tangerang) Universitas Trisakti Abstract Bandar Udara Soekarno-Hatta terletak di Kabupaten Tangerang, Banten. Bandar udara ini melayani penerbangan domestik maupun internasional dan dekat dengan Lippo Karawaci yang berjarak 10,3 km. Mengingat kawasan Lippo Karawaci sedang dilakukannya pembangunan gedung-gedung tinggi, maka diperlukan adanya evaluasi terhadap ketinggian bangunan agar tidak menghambat aktivitas Bandar Udara Soekarno-Hatta. Dalam evaluasi ini menggunakan ketentuan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandar Udara Soekarno-Hatta dan untuk mengetahui ketinggian bangunan yang diizinkan. Untuk ketinggian rencana bangunan sesuai dengan KKOP Bandar Udara Soekarno-Hatta digunakan metode analisis dari aspek legal seperti peraturan keselamatan penerbangan baik dari internasional maupun nasional, yang terkait dengan keselamatan penerbangan seperti KKOP, prosedur penerbangan, dan ketentuan ICAO. Hasil dari penelitian ini bahwa rencana bangunan di Lippo Karawaci berada pada kawasan permukaan horisontal luar terhadap KKOP Bandar Udara Soekarno-Hatta maka dari itu tidak mengharuskan pemberlakuan ketentuan mengenai batas permukaan halangan, dengan demikian tidak mengikat terhadap letak rencana bangunan dan tinggi rencana bangunan sampai dengan 1000 ft / 300 m aman dari perspektif keselamatan penerbangan. Keywords: Bandar Udara Soekarno-Hatta, Lippo Karawaci, Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan, Prosedur Penerbangan, Ketinggian Bangunan Topic: Teknologi Informasi dan Lingkungan Terbangun |
| SIM9 2023 Conference | Conference Management System |