KOMPARASI KONSEP TRI HITA KARANA PADA BANGUNAN PURA AGUNG JAGAT DAN RUMAH TRADISIONAL BALI
Nabilah, Achmad Hadi Prabowo, Punto Wijayanto

Universitas Trisakti


Abstract

Konsep Tri Hita Karana merupakan konsep dasar dalam penataan ruang pada bangunan Bali. Penerapan konsep Tri Hita Karana ini juga menjadi salah satu cara pengimplementasian arsitektur kontekstual pada area Bali. Namun penerapan konsep Tri Hita Kara yang diterapkan berbeda - beda pada tiap bangunan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kriteria yang menjadi dasar dalam menerapkan konsep Tri Hita Karana pada suatu perancangan bangunan. Komparasi yang dilakukan pada beberapa bangunan yang berhubungan dengan kota Bali, antara lain seperti rumah tradisional Bali, bangunan ibadah Bali, dan bangunan hasil karya arsitek Bali. Penelitian ini mengambilan dan pengumpulan data secara kualitatif yang akan dijelaskan secara deskriptif dengan dibantu visualisasi gambar gambar. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa konsep Tri Hita Karana memperhatikan tiga elemen yaitu tuhan, manusia, dan lingkungan. Pengimplementasian terhadap perancangan antara lain menggunakan bentuk yang condong vertikal untuk menunjukan hubungan antara manusia dengan tuhan, penggunaan material beton ekspos dan limbah kayu agar ramah lingkungan menunjukan hubungan manusia dengan lingkungan, disediakan Bale untuk tempat berinteraksi satu sama lain yang menunjukan hubungan sesame manusia, dan lain - lain.

Keywords: Tri Hita Karana, Konsep, Komparasi, Implementasi

Topic: Penerapan Konsep Desain pada Rancangan Lingkungan Terbangun

SIM8 2022 Conference | Conference Management System