|
Mengidentifikasi Adanya Kandungan Mikroplastik Pada Makroalga Jenis Codium fragile di Kabupaten Takalar Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Abstract Hingga saat ini sampah yang paling mendominasi diperairan laut adalah jenis sampah plastik. Sampah plastik diperairan lambat-laun akan terdegradasi membentuk partikel-partikel kecil yang disebut dengan mikroplastik. Mikroplastik telah banyak ditemukan dilingkungan perairan laut khususnya pada organisme ikan, dan kerang, namun informasi terkait keberadaan mikroplastik pada makroalga masih sangat terbatas padahal beberapa dari jenis makroalga dapat dikonsumsi secara langsung tanpa melalui proses pengolahan. Pada ekosistem perairan makroalga berperan sebagai produsen primer yang dapat berinteraksi secara langsung dengan berbagai biota laut untuk membentuk sebuah rantai makanan. Salah satu makrolga yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat adalah jenis Codium fragile. Apabila makrolaga C fragile terkontaminasi dengan mikroplastik dan tertelan oleh organisme lain, mikroplastik dapat berpindah serta terakumulasi antar organisme di tingkat trofik yang berbeda dalam jaring makanan. Jika hal ini terus berlanjut dapat menimbulkan dampak yang lebih serius karena berimplikasi pada manusia yang menduduki posisi puncak tingkat tropik pada hampir semua rantai makanan dalam ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan keberadaan mikroplastik pada makroalga jenis C.fragile yang sering dikonsumsi oleh masyarakat di perairan Kabupaten Takalar, serta mengidentifikasi karakteristik mikroplastik meliputi warna, ukuran dan bentuk. Makroalga yang akan diamati di ekstraksi terlebih dahulu menggunakan Kalium Hidroksida (KOH) 10% dan pengamatan karakteristik mikroplastik (MP) dilakukan menggunakan bantuan mikroskop. Keywords: Mikroplastik (MP), Makroalga, Kabupaten Takalar Topic: Pencemaran dan Ekotoksikologi Laut (National) |
| ISMF 2022 Conference | Conference Management System |