|
PERUBAHAN BENTUK PENYAJIAN ARJA MUANI AKAH CANGING DI BALI SEBAGAI USAHA UNTUK MEMBUAT DARYA TARIK PENONTON Mahasiswa Pascasarjana Program Doktoral Pengkajian Seni Institut Seni Indonesia Surakarta Abstract Arja Muani Akah Canging adalah sebuah pertunjukan berbentuk dramatari yang dibawakan dengan menari sambil bernyanyi. Arja ini didukung oleh penari laki-lakiyang melakukan peran silang di atas panggung dengan menggunakan rias dan busana menyerupai perempuan. Adapun jumlah penari terdiri dari 5 orang, masing-masing membawakan peran sebagai berikut: 2 orang sebagai peran raja dan ratu, 3 orang berperan sebagai abdi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perubahan bentuk penyajian pada dramatari Arja Muani Akah Canging sebagai Usaha Untuk Menarik Penonton. Penelitian ini menggunakanpendekatan deskriptip kualitatif.Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi pustaka, dan wawancara. Teknik analisis data dilakuakan dengan mereduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Arja Muani Akah Canging merupakan genre baru dari arja tradisional yang telah ada sebelumnya. Perubahan dilakukan terhadap bentuk danisi dari terhadap pertunjukan arja sebelumnya. Pada bentuk dilakukan dengan mengadakan perubahan pada struktur dan elemen-elemen pertunjukannya, sedangkan dari segi isi perubahan dilakukan dengan mengurangi bagian yang bersifat serius dan lebih menonjolkan hiburan dengan menyajikan banyolan/humor. Keywords: Arja Muani, Akah Canging, perubahan, bentuk, penyajian Topic: Dance |
| ISI-ARTS 2020 Conference | Conference Management System |